• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Industri dan Terapan
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • RUBRIK
  • TENTANG KAMI

Kronologi Ledakan Pemusnahan Amunisi TNI di Garut

by Firman Marlon
12 Mei 2025
Home Berita Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Brigadir Jenderal Wahyu Yudhayana, Kepala Dinas Penerangan TNI AD, merinci kronologi insiden tragis yang menewaskan 13 jiwa akibat ledakan amunisi tak layak pakai di Garut, Jawa Barat. Kegiatan tersebut dijalankan oleh personel Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) III Peralatan TNI Angkatan Darat.

Proses pemusnahan berlangsung pada Senin, 12 Mei 2025, sekitar pukul 09.30 WIB, di kawasan Desa Sagara, Kecamatan Cibalong. Sebelum pelaksanaan, telah dilakukan inspeksi menyeluruh terhadap personel dan area eksekusi pemusnahan.

“Pada tahap awal, seluruh tahapan pengamanan telah dilalui. Personel serta lokasi peledakan telah diperiksa dan dinyatakan aman,” ujar Brigjen Wahyu dalam pernyataan resminya kepada media.

Eksekusi pemusnahan dimulai di dua lubang sumur yang telah disiapkan secara teknis. Proses penghancuran tahap pertama itu berlangsung lancar dan tanpa insiden.

“Tim penyusun amunisi menyiapkan dua lubang utama untuk proses peledakan. Seluruh petugas pengamanan telah menempati pos masing-masing. Setelah status keamanan dinyatakan hijau, dua peledakan dilaksanakan secara bertahap di masing-masing sumur yang telah diisi amunisi akhir. Semuanya berjalan normal dan terkendali,” jelasnya.

Namun, kehancuran justru terjadi saat tahap lanjutan dimulai sebuah fase yang biasanya dianggap sebagai pelengkap prosedur. Sebuah lubang tambahan, yang ditujukan untuk penghancuran sisa detonator dari peledakan sebelumnya, disiapkan di luar dua sumur utama.

“Lubang ketiga itu memang dipersiapkan khusus untuk mengeliminasi sisa detonator yang tidak terpakai dan telah digunakan dalam penghancuran sebelumnya,” terangnya.

Tragedi bermula saat tim penyusun mulai menata detonator ke dalam lubang ketiga tersebut. Tanpa peringatan, ledakan keras tiba-tiba terjadi dari dalam lubang itu.

“Ketika tim sedang menyusun detonator di dalam lubang ketiga, mendadak terjadi ledakan hebat. Suara menggema, tanah terguncang, dan 13 nyawa melayang dalam sekejap,” ungkap Brigjen Wahyu.

Korban terdiri dari empat personel aktif TNI Angkatan Darat dan sembilan warga sipil yang berada di lokasi kejadian. Seluruhnya meninggal dunia di tempat.

Tags: TNI AD

Firman Marlon

Next Post
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai

Menteri HAM Dukung Langkah Gubernur Jawa Barat Kirim Siswa Nakal ke Barak Militer

Recommended.

TNI Gelar Operasi Terukur dan Profesional Hadapi OPM di Papua

TNI Rebut Markas Kodap VIII OPM di Intan Jaya, 14 Anggota KKB Tewas dalam Operasi

8 November 2025
KabarIndonesia.ID

MotoGP Sirkuit Mandalika Batal Digelar Tahun Ini

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

24 Juni 2026
Tips Aman Menggunakan Memory ChatGPT untuk Kerja Digital

Benarkah ChatGPT Semakin “Mengenal” Kamu? Begini Cara Kerja Memory, Chat History, dan Privasi Data

24 Juni 2026
AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

26 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Media digital berteknologi AI di Indonesia yang andal dan akurat memberitakan informasi seputar AI untuk membangun ekosistem AI yang sehat.

Follow Us

Rubrik

  • Kecerdasan Artifisial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Manajemen

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Mega Kuningan, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Wilayah Jakarta Selatan

Email: info@kabarindonesia.id

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Review
  • Apple
  • Applications
  • Computers
  • Gaming
  • Gear
    • Audio
    • Camera
    • Smartphone
  • Microsoft
  • Photography
  • Security

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version