KABARINDONESIA.ID — Timnas Spanyol sukses menjuarai Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium. Gol tunggal Ferran Torres pada babak tambahan waktu memastikan La Furia Roja meraih gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah.
Kemenangan tersebut mengakhiri perjuangan Argentina mempertahankan gelar juara dunia. Meski tampil disiplin sepanjang pertandingan dan mengandalkan ketangguhan Emiliano Martinez di bawah mistar, La Albiceleste akhirnya harus mengakui keunggulan Spanyol setelah bermain hingga perpanjangan waktu.
Spanyol tampil dominan sepanjang laga dengan penguasaan bola yang mencapai 68 persen serta melepaskan 20 tembakan, 11 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, Argentina kesulitan mengembangkan permainan dan hanya mampu mencatatkan dua tembakan tanpa satu pun mengarah ke sasaran.
Spanyol Dominasi Babak Pertama
Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung mengambil inisiatif menyerang dan menguasai jalannya pertandingan.
Peluang pertama hadir saat laga baru berjalan lima menit. Lamine Yamal melepaskan tembakan dari sisi kiri pertahanan Argentina, namun Emiliano Martinez berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Meski mendominasi penguasaan bola, Spanyol kesulitan membongkar rapatnya pertahanan Argentina. Di sisi lain, tim asuhan Lionel Scaloni juga kesulitan keluar dari tekanan sehingga tidak mampu melepaskan satu pun tembakan hingga pertandingan memasuki menit ke-30.
Peluang berikutnya baru lahir pada menit ke-39 melalui Mikel Oyarzabal. Namun upayanya kembali diamankan Emiliano Martinez.
Menjelang turun minum, Argentina mendapat pukulan setelah Lisandro Martinez mengalami cedera dan harus digantikan Nicolas Otamendi. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Argentina Bermain dengan 10 Pemain
Memasuki babak kedua, Argentina memasukkan Leandro Paredes menggantikan Nico Gonzalez untuk menambah keseimbangan permainan.
Namun, jalannya pertandingan tidak banyak berubah. Spanyol tetap menguasai bola, sedangkan Argentina lebih memilih bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Melihat timnya mengalami kebuntuan, pelatih Spanyol melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Ferran Torres dan Pedri pada menit ke-62 menggantikan Mikel Oyarzabal serta Fabian Ruiz.
Masuknya dua pemain tersebut membuat serangan La Furia Roja semakin hidup. Peluang demi peluang terus diciptakan sehingga Emiliano Martinez dipaksa melakukan sejumlah penyelamatan penting.
Drama terjadi pada masa injury time ketika Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan. Argentina pun menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain.
Meski unggul jumlah pemain, Spanyol gagal mencetak gol hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Ferran Torres Pastikan Gelar Dunia Kedua Spanyol
Memasuki babak tambahan waktu, Spanyol langsung meningkatkan intensitas serangan.
Empat menit setelah perpanjangan waktu dimulai, Nico Williams hampir membawa Spanyol unggul. Namun sundulannya kembali digagalkan Emiliano Martinez.
Pendukung Spanyol sempat merayakan gol Nico Williams setelah bola hasil kemelut bersarang di gawang Argentina. Namun, wasit menganulir gol tersebut usai pemeriksaan VAR karena terjadi pelanggaran.
Spanyol akhirnya memecah kebuntuan pada awal babak tambahan waktu kedua.
Berawal dari sundulan Nico Williams yang mengarah ke depan gawang, Ferran Torres berhasil menyambar bola dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan La Furia Roja.
Tertinggal satu gol, Argentina langsung mengubah pendekatan permainan dengan tampil lebih terbuka untuk mengejar ketertinggalan.
Ferran Torres sempat kembali membobol gawang Argentina, tetapi gol tersebut dianulir karena penyerang Spanyol itu lebih dahulu berada dalam posisi offside.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Argentina gagal mencetak gol penyeimbang.
Kemenangan 1-0 memastikan Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia kedua sepanjang sejarah, sekaligus mengakhiri kiprah impresif Argentina yang berstatus juara bertahan.
Statistik Spanyol vs Argentina
- Skor: Spanyol 1-0 Argentina
- Total tembakan: 20-2
- Tembakan tepat sasaran: 11-0
- Penguasaan bola: 68%-32%
- Pelanggaran: 18-23
- Offside: 4-1





