• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Viral Maba Mengaku Non-Biner, Direktur Sejuk Sebut Jangan Ada Diskriminasi

by Herlin Saddid
30 Desember 2023
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Dekan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas), Hamzah Halim menyebut video viral seorang Mahasiswa Baru (Maba) yang mengaku non-biner dan dikeluarkan dari forum berakhir damai.

Ia menyebut orangtua mahasiswa bersangkutan sudah membuat pernyataan permohonan maaf yang ditujukan  kepada pihak fakultas dan universitas serta kedua dosen yang ada di dalam video.

"Saya sudah tiga kali bertemu dengan beliau, dan terakhir tadi dengan orang tuanya, dan beliau sudah sukarela datang membawa surat penyataan permohonan maafnya kepada Unhas, Fakultas Hukum dan kepada kedua Dosen, intinya permohonan maaf sudah ada, dan ini kita anggap selesai" ungkapnya, Senin (22/8).

Hamzah mengatakan orangtua mahasiswa viral tersebut sudah saling memaafkan dengan dua dosen yang ada di dalam video.

"Dosen dengan mahasiswa dan  orangtuanya mereka saling memaafkan dan menyesali perbuatannya, si dosennya mengatakan bahwa saya berharap anda tidak mengulangi lagi  kemudian kedepan kita menjadi lebih baik lagi kedepannya" sambungnya.

Pihaknya mengaku tidak ada sanksi yang bakal diberikan baik kepada mahasiswa maupun dosen yang bersangkutan. 

"Kalau selesai dengan damai kan tidak ada sanksi, semuanya bersepakat dengan secara kekeluargaan, dan mereka bersepakat seperti itu, lalu kenapa kita harus perpanjang" pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (Sejuk), Ahmad Junaidi menyebut tindakan dua dosen yang tampak di dalam video merupakan diskriminasi.

Menurutnya, mahasiswa tersebut tidak boleh didiskriminasi apalagi dengan alasan ia mengaku non-biner.

Apalagi dalam budaya Sulawesi Selatan (Sulsel) mengenal lima gender yakni Calalai, Calabai, Laki-laki, Perempuan dan Bissu.

"Seharusnya dua orang dosen itu tidak boleh melakukan diskriminasi terhadap mahasiswanya itu yah. Diskriminasi yang berdasarkan agama, suku, ras, orientasi seksual apalagi misalnya di Sulawesi Selatan itu kan dari sisi budaya mereka itu kan budaya Sulawesi Selatan itu malah mengenali lima gender kan yah. Harusnya mereka paham sebagai hak dan diskriminasi itu sangat disesalkan" Kata Direktur SEJUK dalam sambungan telepon, Senin (22/08)

lebih lanjut ia menjelaskan bahwa apa yang dilakukan kedua dosen tersebut itu tidak boleh terjadi sebab dalam statuta Unhas sendiri mengatur bahwa dosen tidak boleh melakukan diskriminasi berdasarkan agama, ras, suku, antar golongan, gender hingga orientasi seksual.

"Itu tidak boleh terjadi. Apa yang dilanggar mahasiswa itu kan tidak ada kekerasan, tidak mencuri, justru dosennya itu yang melanggar, Dosen itu kan dilarang mendiskriminasi mahasiswa berdasarkan suku, agama, ras, antar golongan, gender dan orientasi seksual" jelasnya

Meski begitu, Ahmad Junaedi mengapresiasi langkah universitas yang telah meminta maaf atas hal tersebut. Namun, pihaknya berharap tidak ada unsur paksaan dalam  permohonan maaf yang dilakukan mahasiswa tersebut.

"Menurut saya itu sudah bagus. Namun Seharusnya sih dosennya yang harus minta maaf karena melakukan diskriminasi bukan mahasiswanya yang ditekan harus minta maaf." ujarnya

Ia pun menegaskan agar masyarakat terbuka atas perbedaan apalagi mengingat budaya Sulawesi Selatan tentang lima gender sehingga tidak terjadi diskriminasi terhadap siapapun.

"Jadi harusnya masyarakat juga paham yah terutama di Sulawesi Selatan bisa menerima perbedaan gitu yah. orang yang punya pandangan berbeda-beda, masyarakat harus lebih rispek pada budaya misalnya itukan ada lima calabai, calalai, Bissu yang tertinggi itu kan. Mestinya itu terutama dosen itu yah tidak melakukan diskriminasi" pungkasnya.

Herlin Saddid

Next Post
KabarIndonesia.ID

Jokowi Luncurkan Lumbung Pangan dan Taksi Alsintan di Gresik

Recommended.

Kabar Duka: Liam Payne, Mantan Anggota One Direction, Meninggal Dunia di Buenos Aires

Kabar Duka: Liam Payne, Mantan Anggota One Direction, Meninggal Dunia di Buenos Aires

17 Oktober 2024
KabarIndonesia.ID

Dorong Kopi Indonesia Mendunia, SYL Canangkan Tanam Kopi 30 Juta

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

23 Oktober 2024
Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

13 Desember 2024
Ibu Rumah Tangga di Bekasi Bisa Punya Penghasilan, Caranya Bikin Onigiri dan Sushi yang Viral

Sandiaga Uno Dorong UMKM Bekasi Lewat Pelatihan Onigiri dan Sushi

9 November 2025
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Akhir Bulan di Angka Rp1.029.000 Per Gram

30 Desember 2023
Presiden Prabowo Lantik Ketua Harian dan Anggota Dewan Energi Nasional

Bahlil Lahadalia Jadi Ketua Harian, Ini Daftar Lengkap Dewan Energi Nasional

28 Januari 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version