• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Sekda Jabar Ungkap Simulasi untuk Mencapai Target Pertumbuhan Ekonomi 8%

by Firman Marlon
13 Desember 2024
Home Ekonomi
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, baru-baru ini menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah melakukan simulasi guna mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan oleh Kabinet Merah Putih.

Pemerintah pusat menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen pada tahun 2029, dengan sasaran utama mewujudkan Indonesia Emas 2045. Selain itu, target lainnya adalah mengurangi kemiskinan ekstrem menjadi 0 persen pada tahun 2026. Pernyataan ini mencerminkan keseriusan Pemprov Jabar dalam menyukseskan rencana tersebut, namun tantangan besar tetap menghadang.

Herman mengungkapkan bahwa Pemprov Jabar telah menyesuaikan langkah-langkah mereka dengan skenario yang ditetapkan oleh kabinet pusat untuk periode 2025-2029.

Salah satu fokus utamanya adalah penurunan angka kemiskinan ekstrem yang saat ini berada pada angka 6,79 persen, dengan harapan bisa mencapai 0 persen pada tahun 2026. Namun, tantangan terbesar yang dihadapi adalah bahwa tahun 2025 akan menjadi tahun kritis bagi upaya ini.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki beberapa program yang dirancang untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem di daerah mereka, khususnya di perkotaan. Program ini, menurut Herman, melibatkan kolaborasi antara berbagai sektor, baik pemerintah maupun masyarakat.

Salah satu langkah konkret yang direncanakan adalah memindahkan 200 warga miskin ekstrem yang tinggal di daerah rawan, seperti di bawah Jembatan Pasupati, ke tempat yang lebih layak huni, seperti Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa) di Rancaekek dan Solokanjeruk.

Selain itu, para warga yang dipindahkan akan menerima pelatihan guna meningkatkan keterampilan dan kemampuan ekonomi mereka.

Herman menekankan bahwa Pemprov Jabar tidak hanya mengalihkan mereka ke tempat tinggal yang lebih layak, tetapi juga memberikan pelatihan dan fasilitas untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Pendekatan ini dirancang untuk memastikan bahwa para warga yang sebelumnya hidup dalam kondisi ekstrem dapat memperoleh akses ke permodalan dan fasilitas yang mendukung peningkatan ekonomi mereka. Hal ini adalah salah satu upaya strategis yang dianggap dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem di Jabar.

Namun, upaya tersebut juga harus diimbangi dengan strategi yang tepat untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi.

Herman menjelaskan bahwa skenario Pemprov Jabar untuk tahun 2029 adalah mencapai angka pertumbuhan ekonomi sebesar 8,2 persen, meskipun pada kenyataannya hal tersebut dinilai cukup berat.

Berdasarkan data yang ada, laju pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada tahun 2023 tercatat sekitar 5,84 persen, dan untuk mencapai angka 8 persen pada tahun 2029, diperlukan langkah-langkah strategis yang lebih signifikan.

Meskipun demikian, Herman tetap optimistis bahwa dengan dukungan yang tepat, Pemprov Jabar dapat mencapai target tersebut.

Salah satu faktor yang diyakini bisa mendukung pencapaian tersebut adalah tingginya tingkat investasi yang masuk ke Jawa Barat.

Hingga saat ini, Jawa Barat tercatat sebagai salah satu provinsi dengan investasi tertinggi di Indonesia, mencapai Rp210 triliun. Investasi yang terus mengalir ke Jawa Barat menjadi salah satu modal utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang diharapkan.

Selain itu, Pemprov Jabar juga berencana untuk menjaga tingkat konsumsi masyarakat agar tidak mengalami penurunan yang signifikan. Sebab, konsumsi masyarakat merupakan salah satu faktor pendorong utama dalam pertumbuhan ekonomi.

Pemprov Jabar juga menilai pentingnya menjaga ekspor, terutama yang menuju negara-negara seperti Amerika Serikat dan Asia Tenggara, yang menjadi mitra dagang utama bagi Jawa Barat.

Dengan mengoptimalkan potensi ini, diharapkan Jawa Barat dapat tetap berada di jalur yang benar untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ambisius tersebut.

Salah satu strategi lain yang disampaikan oleh Herman adalah penggunaan teknologi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Dalam hal ini, teknologi digital diharapkan dapat digunakan dengan baik untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas berbagai sektor, baik dalam bidang pemerintahan, ekonomi, hingga sosial.

Konsep sosial engineering yang diterapkan bertujuan agar masyarakat dapat bergerak secara kolektif untuk mencapai tujuan bersama, yakni pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Meskipun berbagai langkah telah disiapkan, tidak dapat dipungkiri bahwa tantangan terbesar adalah mengurangi kemiskinan ekstrem yang saat ini masih berada pada angka yang cukup tinggi.

Dengan data yang menunjukkan bahwa sekitar 6,79 persen penduduk Jawa Barat masih hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem, banyak pihak meragukan apakah Jawa Barat dapat memenuhi target ambisius tersebut dalam waktu yang relatif singkat.

Oleh karena itu, Pemprov Jabar harus memastikan bahwa semua program yang telah dirancang dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.

Diperlukan kerjasama antara berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, hingga masyarakat, agar pencapaian tersebut dapat terwujud.

Secara keseluruhan, langkah-langkah yang telah disusun oleh Pemprov Jabar untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi dan pengurangan kemiskinan ekstrem di 2026 adalah upaya yang signifikan.

Namun, keberhasilan ini tidak hanya tergantung pada langkah-langkah pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dan dunia usaha.

Dengan adanya investasi yang terus mengalir dan pemanfaatan teknologi yang semakin maju, Jawa Barat memiliki potensi besar untuk mencapai target tersebut, meskipun tantangan berat masih harus dihadapi.

Pemprov Jabar harus terus berupaya untuk mewujudkan harapan besar ini, demi mencapai Indonesia Emas 2045 dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.

(Sumber: kabarjawa.com)

Tags: EkonomiPemprov JabarSekda

Firman Marlon

Next Post
MyRepublic Perluas Layanan Internet ke 12 Area Baru di Indonesia

MyRepublic Perluas Layanan Internet ke 12 Area Baru di Indonesia

Recommended.

Pemerintah Pastikan Stabilitas Keuangan Nasional, Reformasi Pasar Modal Dipercepat

Pemerintah Pastikan Stabilitas Keuangan Nasional, Reformasi Pasar Modal Dipercepat

1 Februari 2026
KabarIndonesia.ID

Pengurus Gradasi Pemalang Resmi Dilantik

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

23 Oktober 2024
Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

13 Desember 2024
Ibu Rumah Tangga di Bekasi Bisa Punya Penghasilan, Caranya Bikin Onigiri dan Sushi yang Viral

Sandiaga Uno Dorong UMKM Bekasi Lewat Pelatihan Onigiri dan Sushi

9 November 2025
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Akhir Bulan di Angka Rp1.029.000 Per Gram

30 Desember 2023
Presiden Prabowo Lantik Ketua Harian dan Anggota Dewan Energi Nasional

Bahlil Lahadalia Jadi Ketua Harian, Ini Daftar Lengkap Dewan Energi Nasional

28 Januari 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version