• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Pertamina Catat Pendapatan US$ 62,5 Miliar Hingga 2024

by Firman Marlon
5 Desember 2024
Home Ekonomi Bisnis
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — PT Pertamina mencatatkan pendapatan mencapai US$ 62,5 miliar atau sekitar Rp 997 triliun dengan asumsi kurs hari ini Rp 19.551 per dolar AS hingga Oktober 2024. Selain itu, BUMN energi ini juga berhasil membukukan laba bersih yang signifikan, yaitu sebesar US$ 2,66 miliar atau sekitar Rp 4,22 triliun.

Capaian ini menunjukkan bahwa meskipun Pertamina menghadapi berbagai dinamika pasar yang fluktuatif, perusahaan tetap dapat mempertahankan performa keuangannya yang solid.

Wakil Direktur Utama Pertamina, Wiko Migantoro, menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari upaya maksimal perusahaan dalam menjalankan strategi bisnis yang adaptif terhadap perubahan pasar global.

Menurut Wiko, kinerja keuangan Pertamina mencatat fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir, salah satunya akibat perubahan harga komoditas dunia yang sangat mempengaruhi hasil operasional mereka.

Pada tahun 2022, Pertamina mencatatkan laba bersih sebesar US$ 3,81 miliar dengan pendapatan mencapai US$ 84 miliar. Namun, pada tahun berikutnya, perusahaan mengalami penurunan pendapatan menjadi US$ 75,8 miliar meskipun laba bersih meningkat menjadi US$ 4,4 miliar.

Penurunan pendapatan pada tahun 2023 sebagian besar disebabkan oleh koreksi harga komoditas global yang lebih rendah.

Namun, Wiko menjelaskan bahwa meskipun ada penurunan pendapatan, Pertamina mampu memaksimalkan keuntungan dengan cara mengoptimalkan sektor hilir yang lebih menguntungkan.

“Revenue menurun ini karena didominasi oleh harga komoditi dunia, sehingga kita bisa memaksimalkan posisi-posisi di downstream lebih profitable.

Sementara di hulu memang terkoreksi karena harga minyak dunia juga menurun,” kata Wiko dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Selasa (03/12), yang dilansir oleh Antara (04/12).

Selain itu, Wiko juga menyampaikan bahwa sektor bisnis Pertamina pada tahun 2024 menghadapi tantangan yang tidak ringan, terutama di sektor midstream, seperti kilang.

Menurutnya, kilang-kilang di berbagai negara saat ini menghadapi kesulitan untuk menjaga kelangsungan operasionalnya.

Di tengah tantangan tersebut, Wiko menegaskan bahwa Pertamina terus berupaya menjaga stabilitas bisnis melalui berbagai strategi efisiensi dan investasi yang dijalankan perusahaan.

“Kami tetap berupaya menjaga stabilitas bisnis dengan berbagai langkah efisiensi, termasuk alokasi investasi yang tepat untuk mendukung proyek-proyek strategis,” jelasnya.

Pada tahun 2024, Pertamina telah mengalokasikan investasi sebesar US$ 4,7 miliar untuk mendukung berbagai proyek strategis yang fokus pada sektor hulu. Prioritas utama investasi ini adalah untuk meningkatkan produksi minyak, yang merupakan salah satu pilar utama dalam keberlanjutan bisnis Pertamina.

Dengan berfokus pada peningkatan produksi hulu, Pertamina bertujuan untuk memperkuat cadangan energi dan memastikan ketersediaan energi yang stabil bagi Indonesia.

Selain itu, Pertamina juga berhasil melakukan optimalisasi biaya dengan mencatatkan efisiensi sebesar US$ 780 juta sepanjang 2024.

Efisiensi ini diperoleh melalui berbagai inisiatif, seperti penghematan biaya, pengelolaan anggaran yang lebih efektif, serta penciptaan pendapatan tambahan dari kegiatan bisnis lainnya.

“Tentu saja sebagai semangat dari holding-subholding, kita terus melakukan efisiensi. Di mana di tahun 2024 ini, kita sudah membukukan cost optimization sebesar US$780 juta dari kegiatan cost saving, cost affordance, dan revenue generators,” kata Wiko.

Efisiensi yang tercapai ini juga mencerminkan upaya Pertamina dalam mengelola sumber daya secara lebih bijaksana dan meningkatkan kinerja operasional di tengah tekanan pasar global yang fluktuatif.

Melalui berbagai strategi tersebut, Pertamina tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga terus berinovasi untuk menciptakan pendapatan baru yang berkontribusi terhadap kinerja keuangan perusahaan.

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa meskipun harga komoditas dunia mengalami penurunan, Pertamina tetap mampu menjaga keberlanjutan bisnisnya melalui pendekatan yang lebih strategis dan adaptif terhadap situasi yang ada.

Selain itu, perusahaan juga terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi operasional guna memitigasi dampak fluktuasi harga komoditas yang dapat mempengaruhi kinerja keuangan mereka di masa depan.

Sebagai bagian dari rencana jangka panjangnya, Pertamina berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pengelolaan energi, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan energi nasional tetapi juga untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi Indonesia.

Dengan berbagai langkah strategis ini, Pertamina berharap dapat terus memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia, bahkan dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian.

(Sumber: kabarkalimantan.id)

Tags: Kilang PertaminaLaba BersihPengelolaan EnergiPertamina

Firman Marlon

Next Post
Waspadai Klaim BBM Gratis MyPertamina di Media Sosial

Waspadai Klaim BBM Gratis MyPertamina di Media Sosial

Recommended.

Prabowo Sentil Perizinan Lambat: Malaysia 2 Minggu, Kita Bisa 2 Tahun

Retret Kabinet, Presiden Prabowo Soroti Kendala Teknis Program MBG

7 Januari 2026
KabarIndonesia.ID

9 Film Adaptasi Buku Yang Akan Menghiasi Perfilman 2018

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

23 Oktober 2024
Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

13 Desember 2024
Ibu Rumah Tangga di Bekasi Bisa Punya Penghasilan, Caranya Bikin Onigiri dan Sushi yang Viral

Sandiaga Uno Dorong UMKM Bekasi Lewat Pelatihan Onigiri dan Sushi

9 November 2025
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Akhir Bulan di Angka Rp1.029.000 Per Gram

30 Desember 2023
Presiden Prabowo Lantik Ketua Harian dan Anggota Dewan Energi Nasional

Bahlil Lahadalia Jadi Ketua Harian, Ini Daftar Lengkap Dewan Energi Nasional

28 Januari 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version