• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Industri dan Terapan
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • RUBRIK
  • TENTANG KAMI

Mulai 5 Mei, DKI Mulai Gunakan Vaksin Astra Zeneca Dosis Pertama

by Herlin Saddid
30 Desember 2023
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

Kabarindonesia.id — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mulai menggunakan vaksin Astra Zeneca bagi warga yang baru akan divaksin atau mendapatkan dosis pertama pada vaksinasi. Sebelumnya, vaksin Astra Zeneca juga sudah dipakai dalam beberapa minggu terakhir untuk jajaran TNI/Polri di Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, mengungkapkan, DKI Jakarta akan menerima sebanyak 1,5 juta dosis vaksin Astra Zeneca dari Kementerian Kesehatan RI. Saat ini, sebanyak 500.000 dosis vaksin Astra Zeneca sudah diterima oleh Pemprov DKI Jakarta. 

“Mulai 5 Mei, seluruh pelayanan vaksinasi COVID-19 yang dibiayai pemerintah di fasilitas kesehatan di DKI Jakarta, seperti Puskesmas, RS, Klinik, Sentra Vaksin dan di luar gedung Puskesmas menggunakan vaksin Astra Zeneca untuk pemberian dosis pertama. Vaksin Astra Zeneca ini diberikan sebanyak 2 dosis dengan interval 12 minggu,” terangnya pada Media Update Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta, Rabu (5/5).

Untuk sasaran pemberian vaksin Astra Zeneca masih sama sesuai tahapan, yaitu untuk kelompok lansia, pelayan publik, dan warga usia 18 tahun ke atas yang berada di RW padat penduduk sesuai Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 90 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Pemukiman dalam Rangka Penataan Kawasan Pemukiman Terpadu, daerah yang terdapat atau berpotensi terjadinya kasus COVID-19 dengan Variant of Concern (VOC), dan daerah zonasi paling berisiko pada PPKM Mikro.

Lebih lanjut, Widyastuti menjelaskan, jika ada warga yang dosis pertama menggunakan vaksin Sinovac, maka dosis kedua tetap menggunakan Sinovac, karena telah dilakukan penghitungan dan dosis vaksinnya pun telah disediakan. “Namun, untuk warga yang baru mendapat dosis pertama per hari ini, maka akan diberikan Astra Zeneca,” imbuhnya.

Widyastuti menambahkan, Pemprov DKI Jakarta juga melakukan percepatan vaksinasi COVID-19 dengan menjangkau pemukiman padat penduduk sebanyak 445 RW se-DKI Jakarta. “Percepatan terus dilakukan. Saat ini, kapasitas suntik vaksin dosis pertama pun sudah sampai sekitar 76.000 per hari, karena banyaknya kolaborator yang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dan kami juga sudah memberikan pelatihan kepada lebih dari 10.000 vaksinator. Kita mampu karena sentra vaksin kita banyak, ada yang di mal, pasar, hingga Kecamatan. Tapi, perlu diingat, meskipun sudah divaksin, tetap terapkan 5M,” paparnya.

Sementara itu, terkait keamanan penggunaan vaksin Astra Zeneca, dr. Prima Yosephine, MKM, Plt Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, menjelaskan, vaksin tersebut telah mendapatkan WHO Emergency Use Listing (EUL), persetujuan penggunaan darurat dari BPOM, serta MUI. Adapun efektivitas vaksin sampai 77,2 persen setelah pemberian dua dosis.

“Indonesia termasuk salah satu dari 92 negara yang eligible mendapatkan dukungan vaksin COVID-19 dari Covax Facility sebesar 20 persen dari total populasi penduduk. Pada kuartal 1 tahun 2021, Indonesia akan mendapatkan bantuan sebanyak 11,7 juta dosis vaksin Astra Zeneca. Di Indonesia, sebanyak 1 juta dosis Astra Zeneca sudah digunakan,” jelasnya.

Prima juga menyebut, tidak ada perbedaan dalam proses screening kesehatan saat pelaksanaan vaksinasi, baik itu jenis vaksin Sinovac maupun Astra Zeneca. “Kami akan membekali dengan obat jika dibutuhkan yang mana keesokan harinya kondisi tubuh setelah divaksin Astra Zeneca biasanya sudah kembali normal. Belum pernah terlaporkan efek samping/KIPI yang serius. Selain itu, ada kontak yang diberikan bagi warga untuk mengeluhkan jika ada efek samping. Namun, tidak perlu dikhawatirkan, karena tergolong ringan untuk efeknya,” ujarnya.

Terkait Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atas vaksin Astra Zeneca, Ketua Komnas KIPI, Prof. Dr. dr. Hindra Irawan Satari, SpA(K), M.TropPaed, menjelaskan, dari laporan clinical trial fase 1, 2, dan 3, terdapat efek seperti sakit kepala, nyeri sendiri, demam sampai menggigil, lemas, maupun mual. Namun, gejala-gejala tersebut lebih menurun dan hilang ketika bertambah usia. “Usia muda lebih rentan terhadap gejalanya, usia makin lanjut makin hilang gejalanya. Tapi, gejala yang dialami itu tergolong ringan,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, ia menyampaikan, sampai saat ini di Indonesia belum ada laporan kejadian pembekuan darah seperti di Eropa. Frekuensi kejadiannya pun terbilang sangat jarang. “Kami berharap tidak ada laporan tersebut di Indonesia,” imbuhnya.

“Kedua jenis vaksin yang diberikan di Indonesia itu baik. Daya lindungnya sampai sekarang juga masih aman dan dapat digunakan, karena penelitian juga masih terus dilakukan. Jika ada keluhan, segera hubungi nomor kontak yang tertera pada kartu vaksinasi,” pungkasnya.

Herlin Saddid

Next Post
KabarIndonesia.ID

Dua Komoditas Pertanian Ini Akan Jadi Ekspor Unggulan Pasar Dunia

Recommended.

Bukan Sekadar Alami, Ini Alasan Standarisasi Jadi Kunci Khasiat Produk Herbal

Bukan Sekadar Alami, Ini Alasan Standarisasi Jadi Kunci Khasiat Produk Herbal

18 Januari 2026
Ditahan KPK Terkait Dugaan Korupsi, Bupati Pekalongan Berdalih Tak Paham Aturan

KPK Tangkap Bupati Pekalongan dalam OTT di Jawa Tengah

3 Maret 2026

Subscribe.

Trending.

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

24 Juni 2026
Tips Aman Menggunakan Memory ChatGPT untuk Kerja Digital

Benarkah ChatGPT Semakin “Mengenal” Kamu? Begini Cara Kerja Memory, Chat History, dan Privasi Data

24 Juni 2026
AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

26 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Media digital berteknologi AI di Indonesia yang andal dan akurat memberitakan informasi seputar AI untuk membangun ekosistem AI yang sehat.

Follow Us

Rubrik

  • Kecerdasan Artifisial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Manajemen

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Mega Kuningan, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Wilayah Jakarta Selatan

Email: info@kabarindonesia.id

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Review
  • Apple
  • Applications
  • Computers
  • Gaming
  • Gear
    • Audio
    • Camera
    • Smartphone
  • Microsoft
  • Photography
  • Security

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version