• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Minim Nakes dan Ambulans Tua Jadi Tantangan Layanan Haji 2026

by Gusti Ridani
23 Mei 2026
Home Berita Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Minimnya tenaga kesehatan dan kondisi armada ambulans yang sudah menjadi sorotan dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026. DPR RI menilai pelayanan kesehatan bagi jamaah masih menghadapi tantangan serius, terutama karena sebagian besar jamaah berasal dari kelompok lanjut usia dan berisiko tinggi.

Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI 2026 sekaligus Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, mengungkapkan hal tersebut usai melakukan peninjauan di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah, Sabtu (23/5/2026).

Menurut Nihayatul, jumlah tenaga kesehatan yang tersedia saat ini masih jauh dari kebutuhan ideal untuk melayani lebih dari 200 ribu jemaah haji Indonesia.

“Tenaga kesehatan kita masih sangat kurang karena sekarang jumlahnya masih sekitar 1.200 dengan jumlah jemaah haji kita yang 200.000 sekian.Tentunya ini masih jauh dari cukup,” kata Nihayatul kepada Parlementaria.

Ia menjelaskan kekurangan paling terasa terjadi pada petugas kesehatan kloter. Dari kebutuhan ideal sekitar 1.600 petugas, saat ini baru tersedia sekitar 700 orang.

“Bahkan ada satu kloter yang tidak ada petugas kesehatannya karena visanya tidak keluar,” ujarnya.

Nihayatul menilai kondisi tersebut menjadi tantangan besar karena sebagian besar jemaah Indonesia merupakan lansia dan kelompok risiko tinggi yang membutuhkan pemantauan medis lebih intensif.

Selain itu, kebijakan rumah sakit di Arab Saudi yang mewajibkan satu pasien didampingi satu penjaga turut menambah beban tenaga kesehatan di lapangan.

“Dua orang yang sakit ini harus ada penjaganya satu orang, dan penjaga itu harus petugas,” katanya.

Ia mengatakan Komisi IX DPR RI bersama Timwas Haji akan membahas kebutuhan riil tenaga kesehatan untuk musim haji berikutnya agar pelayanan medis lebih optimal.

“Kita berharap tahun depan idealnya memang seluruh petugas tenaga kesehatan sekitar 1.900-an,” tutur Nihayatul.

Ambulans Dinilai Sudah Tidak Layak

Selain persoalan tenaga kesehatan, DPR juga menyoroti kondisi fasilitas medis dan armada ambulans di KKHI Makkah maupun Madinah yang dinilai membutuhkan pembebanan besar.

Saat melakukan peninjauan, Nihayatul menemukan sejumlah alat kesehatan sudah perlu diremajakan untuk menunjang pelayanan yang lebih baik kepada jemaah.

“Alat-alat kesehatan kita masih perlu untuk diremajakan lagi, baik di KKHI di Makkah maupun di Madinah, sehingga pelayanan kesehatan untuk jemaah semakin baik,” ujar Nihayatul.

Ia juga menyebut sebagian besar ambulans yang digunakan saat ini sudah tua dan memiliki keterbatasan operasional.

“Kami juga mendapatkan masukan terutama untuk ambulans. Karena ambulans-ambulans yang ada ini sudah cukup tua, sehingga untuk operasional sudah sangat terbatas,” kata Nihayatul.

Keterbatasan armada tersebut dinilai berpotensi menghambat penanganan cepat terhadap jemaah yang membutuhkan rujukan medis, terutama menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

DPR Mendorong Evaluasi Total

Dalam kunjungan tersebut, Nihayatul juga sempat menemui sejumlah pasien di KKHI. Ia menyebut sebagian besar pasien yang dirawat telah menunjukkan kondisi membaik dan diperbolehkan pulang.

“Kebanyakan pasien sudah boleh diizinkan pulang dalam kondisi sudah baik,” ujarnya.

Meski begitu, DPR menilai modernisasi alat kesehatan dan penambahan armada ambulans tidak bisa ditunda lagi. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem layanan kesehatan haji juga akan didorong sebagai bahan perbaikan penyelenggaraan haji pada musim berikutnya.

Pelayanan kesehatan dinilai menjadi aspek vital dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia mengingat tingginya jumlah jemaah lansia yang membutuhkan pengawasan dan penanganan medis secara cepat serta optimal.

Tags: DPR RIFasilitas HajiHaji 2026Ibadah HajiJemaah HajiKampung Haji di MakkahLayanan Haji

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
DPR Minta PLN Beri Kompensasi atas Pemadaman di Sumatera

Listrik Sumatera Sempat Lumpuh, PLN Ungkap Penyebab dan Kemajuan Pemulihan

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Jokowi Canangkan Revitalisasi Lapangan Merdeka di Medan

30 Desember 2023
KabarIndonesia.ID

Data Kasus dan Vaksinasi Covid-19 Jakarta Per 16 April 2021

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version