• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Memaknai Sejarah Suku Bugis dan Makassar

by Herlin Saddid
30 Desember 2023
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Sejarah berarti proses historis, yang memiliki rangkaian peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa silam dan membentuk suatu sejarah serta menjadi bahan ajaran di masa kini. Sejarah dapat pula berarti penulisan sejarah itu sendiri, yakni penulisan kembali peristiwa-peristiwa masa silam agar dapat dikaji oleh orang-orang yang hidup di masa kini.

 

Seperti halnya Sulawesi Selatan yang menjadi rumah bagi sejumlah suku di Indonesia. Demikian halnya masyarakat Suku Bugis yang tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Bone, Wajo, Soppeng, Sinjai, Bulukumba, Barru, Pare-Pare, Sidrap, Pinrang, dan Luwu, 

 

Sementara itu, Suku Makassar adalah nama Melayu untuk sebuah etnis yang mendiami pesisir selatan Pulau Sulawesi. Lidah Makassar menyebutnya Mangkasara, yang berarti "Mereka yang Bersifat Terbuka" 

 

Abdi Mahesa yang juga merupakan Pemuda Pegiat Sejarah menjelaskan bahwa, orang Bugis Makassar dalam menulis Sejarah, mereka menuliskan sejarah secara objektif dan berbicara apa adanya, sehingga didalam dokumen tertua Bugis, ada namanya Lagaligo, dan didalam dokumen tertua Makassar ada namanya Lontara Mangkasaraka

 

"Dokumen tertua Bugis itu ada namanya lagaligo, dan didalam dokumen tertua Makassar ada namanya lontara mangkasaraka yang dicatat oleh Daeng Pamatte yang pada masa itu menjadi syahbandar kerajaan gowa" Kata Abdi, Jum'at (31/12) saat di temui KabarMakassar.com

 

Sejarah inilah yang melahirkan banyak dinamika, dan melahirkan banyak perjalanan panjang dan penuh dengan darah keringat air mata, yang dimana kerajaan-kerajan saling berselisih, mereka ingin membangun suatu hegemoni secara superior, sehingga menaklukkan kerajaan kecil lainnya

 

"Dalam sejarah pada masa itu, Gowa burkubu dengan Wajo dan Luwu yang notabenenya adalah suku Bugis, dan Bone berkubu dengan kerajaan Binamu dan Bangkala yang notabenenya adalah suku Makassar" ujarnya

 

"Jadi sejarah ini bukan sejarah yang melibatkan konflik antar suku, tetapi melibatkan konflik antar kepentingan politik dan sejarah menjawab semua itu, dan sejaralah yang memberikan kita suatu gambaran secara kronologis yang sangat kronik tentang bagaimana perjalanan hidup nenek moyang kita" Tambah Abdi

 

Sementara itu Suriadi Mappangara yang juga merupakan dosen Ilmu Sejarah di Universitas Hasanuddin (UNHAS), dalam memaknai sejarah ia menjelaskan bahwa sejarah di sulawesi selatan banyak hal yang bisa kita gali dari segi sejarah di Sulsel

 

"Selama ini, banyak melihat bahwa perang itu lebih banyak kepada orang-orang bugis sebenarnya, terutama ketika Arung Palakka mendominasi kekuasaan, tetapi itu kita bisa lihat dari sudut pandang lain sebenarnya, misalnya kita melihat pada mereka-mereka yang kalah pada peperangan'' Kata Suriadi

 

"Itulah yang sebenarnya terjadi ketika Penulisan sejarah eropa itu lebih menekankan pada Belanda sebagai figur utama, akhirnya muncullah sejarawan-sejarawan Indonesia yang mencoba melihat bahwa peristiwa itu bukan semata-mata datang dari orang belanda saja, tetapi pengaruh dari dalam, Bumi Putra juga sebenarnya berperan besar, itu sebenarnya yang bisa kita gali banyak dalam sejarah Sulawesi Selatan" tambahnya

 

lebih lanjut, Suriadi menjelaskan bahwa, untuk belajar sejarah dan membangkitakan kesadaran sejarah sebenarnya bukan cuman bisa di dapatkan dari perguruan tinggi saja, dengan mengunjungi museum kita bisa belajar sejarah

 

"Belajar sejarah bukan harus lewat perguruan tinggi sebenarnya, belajar sejarah dengan mengunjungi objek-objek bersejarah kita juga bisa mengunjungi museum, dari situlah kita banyak mengenal sejarah sebenarnya" tutupnya

Herlin Saddid

Next Post
KabarIndonesia.ID

Awali Tahun 2022, PKPT IPMIL Raya UIM Gelar Dialog Isu Kekerasan Seksual

Recommended.

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Serukan Investigasi Transparan

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Serukan Investigasi Transparan

1 April 2026
KabarIndonesia.ID

Gagas Dialog Islam, Arief Rosyid : Anak Muda Harus Progresif Perjuangkan Api Islam

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

23 Oktober 2024
Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

13 Desember 2024
Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

25 November 2024
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Akhir Bulan di Angka Rp1.029.000 Per Gram

30 Desember 2023
Presiden Prabowo Lantik Ketua Harian dan Anggota Dewan Energi Nasional

Bahlil Lahadalia Jadi Ketua Harian, Ini Daftar Lengkap Dewan Energi Nasional

28 Januari 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version