• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Industri dan Terapan
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • RUBRIK
  • TENTANG KAMI

Mahasiswi di Makassar Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya

by Firman Marlon
2 November 2024
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Makassar digemparkan dengan penemuan seorang mahasiswi berinisial CP (22) yang ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di dalam kamar kosnya.

Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di Jalan Kejayaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Kejadian tragis ini terungkap setelah pihak kepolisian mendapat laporan dari warga setempat pada Rabu (30/10/2024).

Panit Reskrim Polsek Tamalanrea, Ipda Taufik, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan tersebut.

“Kami menerima informasi dari masyarakat setempat bahwa ada kejadian di lokasi, dan segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan,” kata Taufik saat memberikan keterangan kepada awak media di lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, pihak kepolisian mencoba mengintip ke dalam kamar melalui celah jendela. Di sana, mereka melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi tergantung di belakang pintu kamarnya.

“Kami melihat dari celah jendela bahwa korban sudah tidak bernyawa. Diperkirakan korban meninggal karena gantung diri sesuai dengan pengamatan awal kami,” lanjutnya.

Pintu kamar korban kemudian dibuka bersama warga setempat. Jenazah CP langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Meski demikian, hingga saat ini pihak kepolisian belum bisa memastikan berapa lama korban sudah meninggal dunia. “Kami belum dapat mengonfirmasi secara pasti berapa lama korban sudah meninggal, tapi diperkirakan sudah sejak Senin (28/10/2024). Jenazah masih dibawa ke Biddokkes untuk proses otopsi,” terang Taufik.

Meski dugaan awal mengarah pada kasus bunuh diri, pihak kepolisian masih menunggu hasil resmi dari pemeriksaan Biddokkes untuk mengetahui lebih detail penyebab kematian korban.

“Kami masih menunggu hasil otopsi dan akan melakukan pendalaman lebih lanjut terkait ada tidaknya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” tambah Taufik.

Sementara itu, Kapolsek Tamalanrea, Kompol Muhammad Yusuf, menambahkan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya, yang juga tinggal di rumah yang sama.

Yusuf menjelaskan, pada malam sebelumnya, kakak korban, yang baru pulang dari bekerja, tidak menemukan hal yang mencurigakan. Namun, pada keesokan harinya, ia mulai curiga ketika adiknya tidak kunjung keluar dari kamar.

“Pada Rabu (29/10/2024) malam sekitar pukul 22.00 WITA, saksi pulang ke rumah usai bekerja. Pagi harinya, ia tidak melihat adiknya keluar dari kamar seperti biasa. Lalu, saat berada di dapur, saksi mencium bau bangkai yang sangat menyengat,” ujar Yusuf.

Awalnya, kakak korban mengira bau tersebut berasal dari tikus mati, sehingga ia memeriksa area dapur dan belakang rumah.

Namun, setelah tidak menemukan apapun, ia menyadari bahwa bau menyengat tersebut berasal dari kamar adiknya. “Saksi memanggil-manggil nama korban, tetapi tidak ada jawaban. Ketika mencoba membuka pintu, ia kesulitan karena pintu terhalang oleh tubuh korban yang bersandar di belakang pintu,” jelas Yusuf.

Dari celah pintu yang sedikit terbuka, kakak korban melihat darah di lantai, yang kemudian memicunya untuk segera menghubungi kakak sepupunya dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tamalanrea.

“Sekitar pukul 14.00 WITA, petugas gabungan tiba di lokasi dan menemukan jasad korban tergantung di belakang pintu,” tutup Yusuf.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kemungkinan alasan di balik tindakan bunuh diri tersebut.

Namun, berdasarkan keterangan dari keluarga dan teman-teman korban, CP diketahui belakangan ini cenderung lebih tertutup dan jarang berkomunikasi dengan orang lain.

Sementara itu, pihak keluarga korban tampak sangat terpukul dengan kejadian ini. Meski demikian, keluarga telah menyatakan menolak untuk dilakukan autopsi lebih lanjut dan hanya meminta visum luar.

Polisi menghormati keputusan tersebut, namun tetap melanjutkan penyelidikan untuk memastikan tidak ada faktor lain yang berperan dalam kematian korban.

Pihak kepolisian terus mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental di lingkungan sekitar. Taufik juga menekankan pentingnya peran keluarga dan teman-teman dekat dalam mengamati perubahan perilaku yang signifikan pada seseorang.

“Jika ada perubahan perilaku seperti korban yang tiba-tiba lebih tertutup atau tidak berkomunikasi seperti biasa, jangan abaikan. Segera ajak bicara atau libatkan pihak yang bisa memberikan bantuan,” pesannya.

Kasus ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya dukungan psikologis dan mental health awareness di kalangan masyarakat, terutama di kalangan generasi muda yang kerap menghadapi tekanan emosional dan mental yang besar.

Catatan: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

(Sumber: kabarmakassar.com)

Tags: BTPGantung DiriMahasiswiMakassarPenyidikanPolisisulawesi selatan

Firman Marlon

Next Post
Kembali Terpilih, Yo Nguan Cua Tantang Kepemimpinan PSMTI yang Inklusif

Kembali Terpilih, Yo Nguan Cua Tantang Kepemimpinan PSMTI yang Inklusif

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Pandemi Melandai, Jokowi Harap Aktivitas Seni dan Budaya Bangkit

30 Desember 2023
KabarIndonesia.ID

Pimpinan DPR RI Mendukung RUU Ekonomi Syariah yang Berpihak pada UMKM

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

24 Juni 2026
AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

26 Juni 2026
Tips Aman Menggunakan Memory ChatGPT untuk Kerja Digital

Benarkah ChatGPT Semakin “Mengenal” Kamu? Begini Cara Kerja Memory, Chat History, dan Privasi Data

24 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • Kecerdasan Artifisial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Review
  • Photography
  • Security

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version