• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Kadin Indonesia Perlu Semangat Baru

by Herlin Saddid
30 Desember 2023
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.com — Mantan Waketum Kadin Pusat, Annar S. Sampetoding, mengatakan kepada media, secara pribadi, dirinya sangat prihatin dan agak kecewa dengan adanya keputusan mendadak yang menunda Munas Kadin pimpinan Rosan P. Ruslani. Munas Kadin yg semula  direncanakan di Bali 2 – 4 Juni, tiba-tiba diundur  menjadi 30 Juni di Kendari, Sulawesi Tenggara. Annar Sampetoding, -yang sejak 2016 menjabat sebagai Ketua Umun DEIT (Dewan Ekonomi Indonesia Timur) yang menaungi 12 Propinsi potensial SDA di Indonesia Timur,- menyebut, pengunduran jadwal yang mendadak itu menimbulkan reaksi dan protes mayoritas pengurus pusat maupun daerah.

Diceritakan Annar, – pengusaha HPH terbesar di Sulawesi Selatan dan Barat sejak tahun 1960an itu, -bahwa banyak kalangan yang mengatakan, skenario pengunduran jadwal itu dipengaruhi paling tidak oleh tiga faktor. Pertama, adanya  lobby kelompok tertentu yang mempengaruhi Presiden Jokowi,  karena menghendaki figur pilihan mereka yang akan menjadi Ketua Umum yang baru. Di kubu ini ada Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, yang sejak lama sudah berkampenye bersama Menteri Perdagangan Moh. Lutfie. "Duet" menteri itu menjagokan Arsyad Rasyid dari Indika Group.

Faktor kedua, itu adalah suatu langkah drastis bertujuan memotong majunya "dinasti" ARB (Abu Rizal Bakrie) atau Ical,  yaitu putra keduanya, bernama Anindya Bakrie,yang akrab dipanggil Anin, untuk meneruskan tongkat estafet kepemimpin Kadin, menggantikan Rosan P. Roslani. Karena  "dinasti" Ical itu dianggap sudah telanjur dan terlalu lama mengangkangi Kadin, dari Munas ke Munas sejak Ical  terpilih pertama kali tahun 1993-2003 (dua priode). Setelahnya jabatan Ketua Umum dipegang terus oleh figur "orang dekat" Ical. 

Faktor ketiga, cerita Annar,  penundaan ini menunjukkan kegagalan kepemimpinan Rosan menakhodai Kadin. Rosan dianggap telah menghancurkan independensi dan integritas Kadin, karena dia tidak mampu meyakinkan pemerintah supaya Munas Kadin tetap di Bali. Sekarang e menjadi masalah, karena segala sesuatu persiapan tehnisnya telah nyaris rampung. Termasuk buking 250 kamar di Hotel Westin Resort, Nusa Dua, Bali. Pembatalan yang mendadak itu telah menimbulkan kerugian panitia pelaksana puluhan miliaran. 

Sementara itu,  menurut informasi yang diperoleh Annar Sampetoding dari "kaki tangannya" di Kendari, perpindahan acara ke ibukota Provinsi Sulawesi Tengggara, itu karena lobby Bahlil yang kelahiran Buton, salah satu kabupaten penghasil aspal terbesar Indonesia di Sulawesi Tenggara. Annar mengakui, dia menerima banyak keluhan, protes serta caci maki dari pengurus Kadin Pusat maupun Daerah yang ditujukan kepada ulah Bahlil dan Rosan yang telah membuat Kadin terancam perpecahan.
Kata dia, banyak yang mengirim pesan  kepada dirinya. Mereka meminta Rosan dan Bahlil mengundurkan diri. Karena apa? "Karena tindakan keduanya telah menyudutkan posisi Presiden Jokowi yang telah tersebar beritanya di media yang menyebut Jokowi "pemberi perintah" pengunduran acara Munas itu.

"Ini adalah hal sangat buruk, menurut teman-teman pengusaha, karena telah menyeret-nyeret nama Jokowi yang tidak tahu apa-apa", tandas Annar. 

Menurut saya, ke depan, tegasnya,  Kadin harus tampil dengan jiwa dan semangat baru. Pertarungan jabatan Ketua Umum dengan tradisi menghambur-hamburkan uang untuk membeli suara pengurus daerah, harus ditinggalkan!. Cara itu sudah usang. Sudah tidak sesuai dengan 

selera pasar yang bergerak ke arah "New Normal", yaitu mengedepankan pengelolaan potensi ekonomi daerah melalui kemudahan jaringan digital atau aplikasi.

“Inilah saatnya, inilah momentumnya budaya "high cost economy" harus diakhiri. Caranya, dengan tidak lagi membuang-buang dana besar untuk membeli suara daerah. Tapi hasilnya, terbukti Nol besar untuk kemajuan daerah. Inilah saatnya cara lama yang usang itu kita buang, tegas Annar mengajak tokoh – tokoh muda Kadin harus bertekad bulat, bersama mengedepankan budaya yang lebih berkonsentrasi kepada pengembangan potensi ekonomi (SDA- Sumber Daya Alam) daerah yang berlimpah. 
Kesemuanya ada terpendam dalam  perut bumi Indonesia Timur. Bernilai milyaran dolar karena menjadi penopang utama ekonomi global. 
"Mari Ke Timur",  

kata Annar sambil menekankan bahwa, pembaharuan jiwa dan semangat Kadin yang lebih peduli daerah harus lebih dikedepankan. Ke arah itulah seharusnya dukungan dari Presiden Jokowi kita butuhkan, sejalan dengan semangatnya sebagai presiden yang konsisten bertekad memajukan pembangunan di daerah-daerah", ujar Annar menutup keterangannya.

 

(rls)

Herlin Saddid

Next Post
KabarIndonesia.ID

Chelsea Juara Liga Champions Atas Manchester City

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Cek Fakta: Potensi Tersambar Petir Saat Berlindung di Bawah Pohon

30 Desember 2023
KabarIndonesia.ID

Jokowi Tinjau Penataan Kawasan dan Rumah Layak Huni di Permukiman Belawan

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

23 Oktober 2024
Ketua MPR RI Ahmad Muzan

Prabowo Fokus Tata Hukum Nasional, Respons Kasus Suap Hakim Jadi Sorotan

17 April 2025
Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

13 Desember 2024
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Akhir Bulan di Angka Rp1.029.000 Per Gram

30 Desember 2023
Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

25 November 2024
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version