• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Forum Ekonomi Regional Jawa 2026 Bahas Strategi Penguatan Industri dan Ekosistem Halal

by Gusti Ridani
6 Juni 2026
Home Kabar Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Penguatan industri dan ekosistem halal menjadi salah satu strategi penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah nasional di tengah persiapan implementasi kebijakan wajib halal yang akan berlaku pada Oktober 2026. Komitmen tersebut mengemuka dalam Forum Ekonomi Regional Jawa 2026 yang digelar Kabar Grup Indonesia bersama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di Auditorium UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Mengusung tema “Penguatan Ekosistem Halal untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan”, forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, lembaga keuangan syariah, media, hingga generasi muda untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekonomi syariah nasional.

Forum ini juga menjadi ruang diskusi strategis dalam mempersiapkan implementasi kebijakan wajib halal yang akan diterapkan secara nasional pada Oktober 2026.

Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA hadir sebagai keynote speaker bersama sejumlah narasumber dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, industri halal, lembaga edukasi halal, hingga sektor keuangan syariah.

Penguatan Ekosistem Halal Jadi Prioritas

Dalam paparannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa ekonomi syariah kini berkembang menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Menurutnya, penguatan ekosistem halal tidak hanya berkaitan dengan proses sertifikasi produk semata. Lebih dari itu, pengembangan ekosistem halal mencakup penguatan rantai nilai halal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pengembangan industri halal nasional secara menyeluruh.

Ia menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat ekonomi syariah dunia apabila mampu membangun ekosistem halal yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Indonesia juga harus punya culture right, mengartikulasikan kitab suci Al Quran itu karena Al Quran itu bukan hanya untuk orang Arab tetapi untuk Rahmatan lil alamin,” ujarnya, dikuip Sabtu (6/6/2026).

Nasaruddin menekankan bahwa konsep halal tidak bisa dipisahkan dari aspek kualitas, kebermanfaatan, dan keberkahan yang menyertainya.

“Di dalam Al Quran sebetulnya halal itu tidak hanya berdiri sendiri, tapi selalu harus di ekosistemnya itu tidak seperti yang disampaikan tadi, tetapi ekosistem halal itu Halalan Toyyiban dan Mubarah,” ujarnya.

Persiapan Menuju Wajib Halal 2026

Forum Ekonomi Regional Jawa 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan berbagai sektor menghadapi kebijakan wajib halal yang akan diterapkan secara nasional pada Oktober 2026.

Para peserta forum menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem halal yang kuat, mulai dari proses produksi, distribusi, pembiayaan, edukasi masyarakat, hingga penguatan literasi halal di ruang publik.

Keterlibatan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, media, serta lembaga keuangan syariah dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi industri halal nasional.

Selain mendukung pertumbuhan ekonomi syariah, penguatan ekosistem halal juga diyakini mampu meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global yang terus menunjukkan peningkatan permintaan terhadap produk dan layanan halal.

Melalui forum ini, para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat sinergi untuk membangun industri halal yang lebih kompetitif, inovatif, dan berkelanjutan sebagai bagian dari strategi besar pembangunan ekonomi nasional.

Tags: Ekonomi halalEkonomi Regional Jawa 2026Forum Ekonomi halalKemenag RIKementerian Agama (Kemenag)

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Gubernur DIY Soroti Peran Ekosistem Halal dalam Mendorong Ekonomi Syariah Berkelanjutan

Gubernur DIY Soroti Peran Ekosistem Halal dalam Mendorong Ekonomi Syariah Berkelanjutan

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Gantikan  Indonesia, FIFA Tunjuk Argentina Jadi Host World Cup U-20

30 Desember 2023
KabarIndonesia.ID

Jadwal MotoGP Catalunya 2020

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

23 Oktober 2024
Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

13 Desember 2024
Ibu Rumah Tangga di Bekasi Bisa Punya Penghasilan, Caranya Bikin Onigiri dan Sushi yang Viral

Sandiaga Uno Dorong UMKM Bekasi Lewat Pelatihan Onigiri dan Sushi

9 November 2025
PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
Ancaman Hacker Meningkat, GovTech AI Nasional Didesak Terapkan Sistem Keamanan Zero Trust

Ancaman Hacker Meningkat, GovTech AI Nasional Didesak Terapkan Sistem Keamanan Zero Trust

16 Juli 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version