• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Industri dan Terapan
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • RUBRIK
  • TENTANG KAMI

Dua Orang Tewas Akibat Longsor di Cianjur

by Firman Marlon
5 Desember 2024
Home Berita Pilihan
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Bencana tanah longsor menewaskan dua orang di Desa Talagasari, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Selasa (03/12/2024).

Longsor ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam, menyebabkan tebing di belakang sebuah rumah ambruk dan menimpa penghuni di dalamnya.

Korban jiwa akibat bencana ini adalah Yusma (26) dan Aqila (1), yang ditemukan tewas tertimbun material longsor bersama reruntuhan rumah.

Sementara itu, Hilman (35), seorang penghuni lainnya, berhasil diselamatkan meski mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, TNI, Polri, serta relawan masyarakat setempat segera dikerahkan ke lokasi kejadian setelah menerima laporan. Namun, medan yang sulit, dengan kondisi tanah licin akibat hujan, memperlambat proses evakuasi.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 19.30 WIB dan langsung menuju lokasi. Evakuasi berlangsung hingga dini hari karena kondisi medan yang cukup menantang,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Ahmad Sudrajat.

Menurut Ahmad, tanah longsor tersebut dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir, mengakibatkan kondisi tanah menjadi labil. Selain itu, posisi rumah korban yang berada di kaki tebing juga menjadi faktor risiko.

Selain korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan kerugian material yang cukup besar. Rumah milik keluarga korban hancur total akibat tertimbun longsor. Hingga berita ini diturunkan, pemerintah daerah tengah berupaya mendata jumlah kerugian serta memberikan bantuan darurat kepada keluarga korban.

BPBD juga memperingatkan adanya potensi longsor susulan mengingat curah hujan di wilayah ini masih tinggi. Warga yang tinggal di sekitar tebing dan lereng bukit diimbau untuk tetap waspada, terutama jika hujan deras kembali terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Saat ini, fokus utama kami adalah memberikan bantuan kepada korban dan memastikan tidak ada lagi masyarakat yang terdampak. Kami juga telah memasang peringatan di area rawan longsor,” tambah Ahmad.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di daerah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan. Pihak BNPB meminta warga yang tinggal di sekitar lereng tebing atau bukit untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila intensitas hujan tinggi.

“Kesiapsiagaan menjadi kunci dalam mengurangi risiko bencana. Kami mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap tanda-tanda alam seperti retakan di tanah, pohon yang mulai miring, atau suara gemuruh sebelum longsor terjadi,” ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam keterangan resminya.

Selain itu, BNPB juga meminta pemerintah daerah untuk lebih proaktif dalam memitigasi risiko bencana melalui program-program penguatan lereng, reboisasi, serta sosialisasi kepada masyarakat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa wilayah Jawa Barat, termasuk Cianjur, saat ini tengah memasuki puncak musim hujan. Kondisi ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, terutama di daerah dengan topografi curam dan struktur tanah yang rentan.

Menurut data BMKG, curah hujan di wilayah Cianjur pada beberapa hari terakhir mencapai lebih dari 100 mm per hari, yang tergolong sangat tinggi. Kondisi ini diperparah dengan minimnya vegetasi di beberapa area yang berfungsi sebagai penahan tanah.

“Dengan curah hujan seperti ini, potensi longsor di daerah lereng meningkat signifikan. Kami terus memantau dan mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat dapat bersiap,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Sebagai langkah jangka pendek, pemerintah daerah telah mendirikan posko darurat di sekitar lokasi kejadian untuk menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Selain itu, tim kesehatan juga dikerahkan untuk memberikan layanan medis kepada korban luka dan memantau kondisi warga lainnya.

Di sisi lain, upaya jangka panjang seperti reboisasi, pembuatan terasering, serta penguatan lereng menjadi agenda penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Pemerintah daerah juga diminta untuk mempercepat program relokasi bagi warga yang tinggal di area rawan bencana.

Bencana ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Desa Talagasari. Ungkapan belasungkawa mengalir dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan organisasi sosial.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan solidaritas dalam menghadapi bencana,” ujar Bupati Cianjur Herman Suherman.

Hingga kini, suasana duka masih menyelimuti lokasi kejadian. Warga setempat bersama aparat terus bergotong-royong membersihkan material longsor sambil menanti langkah pemulihan lebih lanjut dari pemerintah.

Tags: Bencana AlamCianjurDua Orang TewasLongsor

Firman Marlon

Next Post
Presiden Tegaskan Biaya Haji 2025 Tetap Berkualitas

Presiden Tegaskan Biaya Haji 2025 Tetap Berkualitas

Recommended.

Politisi senior PPP, Syaifullah Tamliha

Syaifullah Tamliha Soroti Figur dan Sikap PPP terhadap Outsider

17 September 2025
Polri tindaklanjuti laporan Kementan soal produsenn beras nakal

Satgas Pangan Polri Periksa Produsen Beras Terkait Dugaan Praktik Curang

14 Juli 2025

Subscribe.

Trending.

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

24 Juni 2026
AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

26 Juni 2026
Tips Aman Menggunakan Memory ChatGPT untuk Kerja Digital

Benarkah ChatGPT Semakin “Mengenal” Kamu? Begini Cara Kerja Memory, Chat History, dan Privasi Data

24 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • Kecerdasan Artifisial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Review
  • Photography
  • Security

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version