• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Donald Trump Menang Telak, Kembali Jadi Presiden AS Kedua Kalinya

by Firman Marlon
6 November 2024
Home Kabar Pilihan
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Pada Pemilu Presiden Amerika Serikat 2024, Kamala Harris gagal merealisasikan mimpinya untuk menjadi perempuan pertama yang menjabat Presiden AS, mengikuti jejak Hillary Clinton yang mengalami kegagalan serupa pada Pemilu 2016. Sebaliknya, Donald Trump berhasil kembali merebut kursi kepresidenan setelah kalah pada Pemilu 2020.

Hingga pukul 17.30 WIB, berdasarkan perhitungan suara dari Associated Press, Trump telah meraih 277 electoral vote dari 27 negara bagian, melebihi angka minimal 270 electoral vote yang dibutuhkan untuk memenangkan Pemilu. Sementara itu, Harris baru mengumpulkan 224 electoral vote dari 18 negara bagian.

Trump berhasil menguasai hampir seluruh negara bagian yang dikenal sebagai “swing states” atau negara bagian yang hasilnya sering berubah-ubah dalam pemilu. Di antaranya adalah Georgia, North Carolina, Pennsylvania, dan Wisconsin. Trump juga berada di ambang kemenangan di Michigan, Nevada, Arizona, dan Alaska.

Harris, meski masih berpeluang memperoleh tambahan 4 electoral vote dari Maine, diperkirakan hanya akan mengumpulkan total 228 electoral vote. Dengan hasil ini, Trump dipastikan kembali menjadi Presiden Amerika Serikat untuk kedua kalinya, mengikuti jejak Grover Cleveland, yang juga berhasil memenangkan kembali jabatan Presiden setelah kalah dalam pemilu sebelumnya pada tahun 1888.

Trump menjadi presiden AS kedua setelah Cleveland yang berhasil terpilih lagi setelah sebelumnya kehilangan jabatan. Selain Cleveland, ada enam mantan presiden lainnya yang mencoba mencalonkan diri lagi setelah kalah dalam pemilu berikutnya, di antaranya Martin van Buren, Millard Fillmore, Ulysses S. Grant, Theodore Roosevelt, dan Herbert Hoover. Namun, hanya Cleveland dan Trump yang berhasil memenangkan kembali jabatan Presiden setelah kalah sebelumnya.

Meskipun kemenangan Trump mengingatkan pada kemenangan Cleveland, ada perbedaan penting. Kemenangan Trump pada Pemilu 2024 adalah kemenangan yang lebih mutlak. Trump tidak hanya unggul dalam perolehan electoral vote, tetapi juga mengungguli Kamala Harris dalam jumlah suara populer (popular vote). Hingga pukul 17.30 WIB, Trump memperoleh 70,8 juta suara, sementara Harris mendapatkan 65,9 juta suara.

Selain memenangkan kursi kepresidenan, Trump dan Partai Republik juga mencatatkan kemenangan signifikan di parlemen. Partai Republik berhasil meraih mayoritas di Senat, dengan setidaknya 51 kursi di majelis tinggi, yang memastikan mereka menguasai Senat. Di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Partai Republik hanya membutuhkan 18 kursi lagi untuk meraih mayoritas.

Kemenangan ini memberikan Trump prospek yang lebih baik untuk memimpin pemerintahan yang lebih lancar, karena dengan mayoritas di kedua lembaga legislatif, pemerintahannya diperkirakan akan lebih mudah menjalankan agenda tanpa gangguan dari oposisi. Pemilu sela, atau midterm election, yang akan digelar dua tahun lagi, berpotensi mengubah peta politik, meski dengan dominasi Partai Republik, Trump memiliki kesempatan untuk memperkuat posisinya lebih lanjut.

Kinerja Harris dalam Pemilu 2024 tampaknya lebih buruk dibandingkan Hillary Clinton pada Pemilu 2016, meskipun Clinton kalah dalam electoral vote, ia masih berhasil mengumpulkan lebih banyak suara populer dibandingkan Trump. Pada Pemilu 2016, Clinton memperoleh 65,85 juta suara, unggul hampir tiga juta suara dibandingkan Trump yang memperoleh 62,98 juta suara. Namun, hasil tersebut tidak cukup bagi Clinton untuk memenangkan pemilu, karena Trump unggul dalam perolehan electoral vote.

Dengan kemenangan ini, Trump akan memulai masa jabatan keduanya di Gedung Putih pada Januari 2025, dengan tantangan besar yang menanti. Keberhasilan Partai Republik dalam memenangkan kursi di Senat dan DPR memberikan Trump kepercayaan diri bahwa pemerintahannya akan lebih stabil dan efektif. Hal ini tentu memberikan harapan bagi Partai Republik untuk memperkuat dominasi mereka di pemerintahan dalam beberapa tahun ke depan.

Tags: Donald TrumpKemala HarrisPilpres ASPresiden Amerika

Firman Marlon

Next Post
Pemko Pekanbaru Libatkan UMKM dalam Program Makan Bergizi Gratis

Pemko Pekanbaru Libatkan UMKM dalam Program Makan Bergizi Gratis

Recommended.

KabarIndonesia.ID

IHSG Diprediksi Mengalami Pergerakan Akhir Tahun 2019

30 Desember 2023
Harga Emas Dunia Cetak Rekor Tertinggi di Tengah Ketegangan AS–Venezuela

Harga Emas Dunia Cetak Rekor Tertinggi di Tengah Ketegangan AS–Venezuela

23 Desember 2025

Subscribe.

Trending.

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

23 Oktober 2024
Ketua MPR RI Ahmad Muzan

Prabowo Fokus Tata Hukum Nasional, Respons Kasus Suap Hakim Jadi Sorotan

17 April 2025
Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

13 Desember 2024
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Akhir Bulan di Angka Rp1.029.000 Per Gram

30 Desember 2023
Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

25 November 2024
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version