• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Bahlil Bongkar Alasan Terbentuknya BUMN Ekspor

by Gusti Ridani
21 Mei 2026
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Pemerintah resmi membentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus ekspor sebagai langkah strategi memperkuat pengawasan tata niaga komoditas nasional sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor sumber daya alam.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, kebijakan tersebut bertujuan menekan praktik penyimpangan ekspor seperti under-invoicing dan transfer pricing yang selama ini dinilai merugikan negara.

“Tujuan dari kebijakan ini adalah mencegah terjadinya under-invoicing dan transfer pricing yang selama ini terjadi,” ujar Bahlil dalam Acara The 50th IPA Convention & Exhibition (Convex) di ICE BSD, Tangerang, dikutip Kamis (21/5/2026).

Bahlil menjelaskan pembentukan BUMN ekspor merupakan bagian dari pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan pengelolaan sumber daya alam harus digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.

“Kebijakan ini juga merupakan implementasi dari pasal 33 UU 1945. Yang memang harus dilaksanakan negara. Jadi ini bukan barang baru. Tapi selama ini perintah itu belum bisa dijalankan. Oleh Bapak Presiden Prabowo, menganggap ini sebagai bagian terpenting dalam rangka menjalankan UU 1945 pasal 33 secara murni dan konsekuen,” lanjutnya.

Menurut Bahlil, kebijakan ekspor satu pintu nantinya hanya diterapkan pada strategi komoditas di sektor mineral dan batu bara. Sementara minyak dan gas bumi (migas) dipastikan tidak masuk dalam cakupan kebijakan tersebut.

“Saya membawa pesan atas pengetahuan dasar pendalaman dan info tujuan, maka Pak Presiden memutuskan untuk sektor hulu migas PP itu tidak berlaku. Jadi gak ada keraguan, jadi bisnis (migas) seperti biasa,” jelas Bahlil.

Selain tidak masuk dalam skema BUMN ekspor, sektor migas juga tidak diwajibkan menempatkan Devisa Hasil Ekspor (DHE) ke bank-bank Himbara sebagaimana aturan pada sektor lainnya.

“DHE dan hasil ekspor Pak Presiden mengatakan silahkan pakai saja, tak perlu pakai PP. Jadi jangan ada kekhawatiran. Ini menjamin kepastian aturan yang ada di negara kami soal migas,” tegas Bahlil.

Ia menjelaskan penyediaan tersebut diberikan karena sebagian besar produksi migas digunakan untuk kebutuhan domestik, sedangkan penjualan ekspor telah terikat kontrak jangka panjang sejak tahap awal pengembangan proyek.

“Yang lain lagi adalah ini sudah terjadi kesepakatan pada saat sebelum plan of development (POD), negosiasi antara pemerintah dengan pengusahanya,” terangnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan BUMN Khusus Ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI) dalam Rapat Paripurna DPR RI.

Melalui badan baru tersebut, strategi ekspor komoditas seperti batu bara, minyak sawit, dan ferro alloy akan dilakukan melalui satu pintu oleh BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai pengekspor tunggal.

“Kita wajibkan, penjualannya harus dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai pengekspor tunggal. Dalam artian, hasil dari setiap penjualan ekspor akan diteruskan oleh BUMN yang ditunjuk oleh Pemerintah kepada pelaku usaha pengelola kegiatan tersebut. Ini bisa dikatakan sebagai pemasaran, fasilitas pemasaran,” jelasnya.

Presiden menegaskan kebijakan tersebut bertujuan memperkuat pengawasan terhadap ekspor sumber daya alam, sekaligus mencegah praktik kurang bayar, transfer pricing, dan pengungsi devisa hasil ekspor.

“Kebijakan ini akan dapat mengoptimalkan penerimaan pajak dan penerimaan negara atas pengelolaan dan penjualan sumber daya alam kita. Kita tidak mau dibohongi lagi, kita mau tahu berapa kekayaan kita yang dijual,” tegas Presiden.

Prabowo juga menyebut kebijakan serupa telah diterapkan di sejumlah negara seperti Arab Saudi, Qatar, Rusia, Aljazair, Kuwait, Maroko, Ghana, Malaysia, dan Vietnam.

Tags: Bahlil LahadaliaBUMNBUMN EksporMenteri ESDMPrabowo Subianto

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Bahlil Buka Lelang 118 WK Migas, Investor Asing Dipersilakan Masuk

Bahlil Buka Lelang 118 WK Migas, Investor Asing Dipersilakan Masuk

Recommended.

KabarIndonesia.ID

HUT ke-77, Jokowi Kenakan Baju Adat Buton

30 Desember 2023
KabarIndonesia.ID

Liga Champions Atalanta vs Liverpool : Asuhan Juergen Klopp Menang Telak 5-0

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version