• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Wamen Komdigi Dorong Diplomasi Chip, Mineral Kritis Jadi Kunci Kedaulatan AI Indonesia

by Gusti Ridani
14 Juli 2026
Home Kabar AI Bisnis dan Ekosistem
Share ke FBShare ke XShare di WA

KABARINDONESIA.ID — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria menegaskan Indonesia perlu menjadikan diplomasi chip dan pemanfaatan mineral kritis sebagai instrumen geopolitik digital untuk memperkuat posisi di tengah persaingan global pengembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI).

Menurut Nezar, kekayaan sumber daya mineral strategis yang dimiliki Indonesia harus dimanfaatkan sebagai daya tawar untuk memperoleh akses terhadap komputasi, transfer teknologi, hingga kemitraan manufaktur, sehingga Indonesia tidak hanya menjadi pasar atau pemasok bahan mentah bagi industri teknologi global.

“Indonesia perlu menggunakan mineral kritis untuk menegosiasikan akses yang lebih baik ke komputasi, transfer teknologi, dan kemitraan manufaktur,” tegas Wamen Nezar dalam acara Jakarta Geopolitical Forum, dikutip Senin (13/7/2026).

Nezar menjelaskan Indonesia memiliki modal strategis yang sulit ditandingi banyak negara karena menguasai sejumlah komoditas penting yang menjadi fondasi industri teknologi modern.

“Kami memiliki cadangan nikel terbesar di dunia, yang memberi kami posisi yang kuat dalam rantai pasokan baterai global. Kami adalah produsen kobalt terbesar kedua di dunia, material kunci untuk baterai berkinerja tinggi dan semikonduktor canggih. Selain itu, kami adalah eksportir bijih tembaga terbesar ketiga, mineral penting untuk sistem pengkabelan dan pendinginan pusat data yang menampung infrastruktur AI. Kekayaan mineral ini merupakan keunggulan strategis kami. Hal ini memungkinkan kami untuk melampaui sekadar menjadi konsumen teknologi dan menjadi pemain kunci dalam ekosistem AI global,” jelas Wamen Nezar.

Di tengah meningkatnya rivalitas teknologi antara Amerika Serikat dan Tiongkok, Nezar menilai Indonesia perlu menentukan jalur strategisnya sendiri melalui diplomasi digital yang berorientasi pada kepentingan nasional.

Menurutnya, posisi Indonesia didukung oleh empat kekuatan utama, yakni cadangan mineral kritis, pasar digital terbesar di Asia Tenggara, bonus demografi, serta kapasitas komputasi yang harus diperkuat melalui pengembangan talenta, data, dan industri nasional.

Nezar menekankan bahwa keunggulan suatu negara pada era AI tidak lagi hanya ditentukan oleh siapa yang pertama menciptakan teknologi baru.

Faktor yang lebih menentukan adalah kemampuan membangun ekosistem yang mencakup sumber daya manusia, infrastruktur komputasi, data, serta industri yang mampu mengadopsi AI di berbagai sektor ekonomi.

Sebagai implementasi strategi tersebut, pemerintah memprioritaskan sejumlah agenda utama, mulai dari diplomasi chip, penguatan pasokan energi untuk pusat data, pengembangan talenta AI dan semikonduktor, penguatan kedaulatan data, hingga pengembangan teknologi AI yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik Indonesia.

Nezar menegaskan keberhasilan Indonesia menjadi kekuatan teknologi strategis menuju Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada konsistensi membangun fondasi digital secara berkelanjutan.

“Kekuatan digital pada akhirnya bukan hanya tentang teknologi semata. Ini tentang kemauan politik, kemauan untuk mempertahankan strategi lintas pemerintahan, untuk membangun institusi secara bertahap, dan memutuskan masa depan geopolitik baru Indonesia,” pungkas Wamen Nezar.

Tags: AIAI Indonesiakecerdasan buatanKemkomdigiKomdigiNezar Patria

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
AI Bukan Lagi Sekadar Chatbot, Kenali Perbedaan Chatbot, Copilot dan AI Agen

AI Bukan Lagi Sekadar Chatbot, Kenali Perbedaan Chatbot, Copilot dan AI Agen

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Luis Suarez Antarkan Atletico Juara Liga Spanyol 2021

30 Desember 2023
KabarIndonesia.ID

Mantan Jurnalis yang Jadi Abdi Negara

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version