• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Sri Mulyani Ingatkan Danantara agar Jadi Katalis, Bukan Hambat Swasta

by Firman Marlon
7 Juli 2025
Home Ekonomi
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, menegaskan pentingnya peran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sebagai penggerak investasi nasional. Ia mengingatkan agar kehadiran lembaga negara tersebut tak justru mematikan peran investor swasta.

“Peranan Danantara akan sangat menentukan apakah investasi kita meningkat, karena Danantara itu state-owned. Kalau dominan tanpa bisa attract investor, maka yang terjadi adalah crowding out,” ujar Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis.

Sebaliknya, lanjut Sri Mulyani, apabila Danantara mampu menarik lebih banyak investasi swasta, peran strategis sebagai katalis pertumbuhan ekonomi dapat benar-benar terwujud.

“Kalau investasi Danantara mampu attract swasta maka Danantara bisa menjadi katalis. Ini penting untuk terus dikomunikasikan. Kami juga terus berdialog dengan tim Danantara,” imbuhnya.

Istilah crowding out sendiri merujuk pada kondisi ketika besarnya investasi pemerintah justru mengurangi ruang partisipasi sektor swasta dalam pembangunan.

Peringatan tersebut disampaikan di tengah melambatnya pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi, yang pada triwulan I 2025 tercatat hanya tumbuh 2,1 persen secara tahunan (year-on-year). Meski ekonomi nasional tetap mencatat pertumbuhan 4,87 persen (yoy) di periode yang sama, Menkeu menilai lemahnya laju investasi menjadi sinyal yang patut diwaspadai.

“Kalau kita ingin ekonomi tumbuh 5 persen, biasanya investasi juga harus tumbuh sekitar 5 persen, karena investasi menjelaskan 28 persen dari PDB kita,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menyampaikan bahwa untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3 persen pada 2026, Indonesia memerlukan total investasi senilai Rp8.297,8 triliun.

“Dari total kebutuhan tersebut, porsi terbesar tetap diharapkan berasal dari swasta sebesar Rp7.467,1 triliun atau sekitar 89,99 persen. Sisanya, investasi BUMN sebesar Rp480,8 triliun atau 5,79 persen, dan investasi pemerintah Rp349,91 triliun atau 4,22 persen,” ujar Rachmat.

Dengan kapasitas fiskal pemerintah yang terbatas, investasi swasta dan BUMN dipandang memegang kunci dalam menopang pertumbuhan ekonomi. Oleh sebab itu, kebijakan investasi akan diarahkan untuk membangun iklim usaha yang kondusif dan mendorong keterlibatan BUMN serta swasta dalam proyek-proyek bernilai tambah tinggi.

“Kami menekankan kembali pentingnya sinkronisasi antara perencanaan dan penganggaran, serta keberpihakan pada investasi produktif, terutama di sektor pertanian, energi, energi terbarukan, manufaktur, dan ekonomi digital,” tutup Menteri PPN.

Tags: Menteri Keuangan

Firman Marlon

Next Post
Ilustrasi - kayu merbau

Direktur PT BCM Jadi Tersangka Kasus Distribusi Kayu Ilegal

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Bileteral dengan Kanselir Olaf Scholz

30 Desember 2023
Presiden Ebrahim Raisi Wafat, Jokowi Sampaikan Duka

Presiden Ebrahim Raisi Wafat, Jokowi Sampaikan Duka

21 Mei 2024

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version