• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Serapan Anggaran Ditjen Saintek Baru 63 Persen, DPR Pertanyakan Kinerja Kemendiktisaintek

by Gusti Ridani
3 Februari 2026
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Realisasi anggaran Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek) yang masih tertinggal jauh memantik tanda tanya DPR RI.

Di tengah serapan anggaran Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yang nyaris sempurna, kinerja Ditjen Saintek justru dinilai belum sesuai dengan anggaran yang akan diterima pada tahun 2026.

Sorotan itu disampaikan Anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan, dalam rapat kerja Komisi X bersama Mendiktisaintek di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Ia menyebut realisasi anggaran Kemendiktisaintek secara keseluruhan pada tahun 2025 telah mencapai 94,83 persen.

Namun menurut Sofyan, capaian tersebut tidak merata di seluruh unit kerja. “Salah satu unitnya adalah Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi, yang realisasinya baru mencapai 63,72 persen,” kata Sofyan, Selasa (3/2/2026).

Rendahnya serapan anggaran itu menjadi sorotan serius, mengingat Ditjen Saintek justru memperoleh kenaikan anggaran signifikan pada anggaran tahun 2026.

“Tahun 2026 Direktorat Jenderal Sain dan Teknologi mendapat peningkatan anggaran dari 326 miliar menjadi 1.082 miliar. Nah tentu ini adalah pertanyaan kami apakah pembangunan SMA Garuda ini terjadi kemandekan pada tahun 2025,” ujarnya.

Sebagai informasi, pemerintah melalui Kemendiktisaintek pada 2025 resmi meluncurkan Program Sekolah Garuda.

Program ini merupakan inisiatif terpadu yang terdiri atas dua skema, yakni Sekolah Garuda Baru dan Sekolah Garuda Transformasi, yang dirancang untuk meningkatkan kualitas sekaligus pemerataan akses pendidikan di berbagai daerah.

Dalam perencanaannya, sebanyak 20 Sekolah Garuda Baru akan dibangun hingga tahun 2029. Khusus tahun 2025, empat sekolah yang ditargetkan mulai dibangun dan direncanakan beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.

Selain anggaran, Sofyan juga menyoroti target Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi yang ditetapkan Kemendiktisaintek.

Ia menilai target tersebut masih menjadi tantangan besar. Pasalnya, APK pendidikan tinggi pada tahun 2025 baru mencapai 32,89 persen, masih di bawah target 33,94 persen. Sementara itu, target tahun 2026 dipatok di angka 34,92 persen.

“Ini angka yang tidak kecil. Tak usah jauh-jauh Korea Selatan. APK kuliah mereka itu sudah lebih tinggi dari kita,” imbuhnya.

Sofyan menilai peningkatan APK sangat bergantung pada ketersediaan beasiswa, khususnya bagi pelajar dari keluarga tidak mampu.

Oleh karena itu, ia menilai dukungan anggaran untuk KIP Kuliah belum memadai. Bahkan, ia mengaku menerima informasi tentang potensi penurunan kuota penerima beasiswa.

“Yang tadinya 200 ribu tinggal 170 ribu yang baru. Mudah-mudahan nggak jadi Pak Menteri,” lanjutnya.

Ia pun mendorong Mendiktisaintek agar lebih agresif memperjuangkan tambahan anggaran beasiswa kepada Presiden, termasuk dengan memanfaatkan ruang fiskal yang tersedia.

“Masa untuk KIP kuliah yang hanya 15 triliun, tambahlah 5 triliun saja saya kira sudah cukup bisa membuat banyak orang tua tersenyum bahwa anaknya bisa jadi sarjana,” ujarnya.

Tak berhenti di situ, Sofyan juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap perguruan tinggi swasta. Ia mengusulkan agar pemerintah menghadirkan skema bantuan khusus berupa Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Swasta (BOPTS). “(Selain) BOPTN, perlu juga BOPTS,” kata Sofyan.

Tags: Ditjen SaintekKemendiktisaintekKementerian Pendidikan Tinggi

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
DPR Minta Anggaran Daerah Bencana Tak Disamaratakan

DPR Minta Anggaran Daerah Bencana Tak Disamaratakan

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Jokowi Minta TNI-Polri Membantu Bersihkan Puing-puing Akibat Gempa

30 Desember 2023
KabarIndonesia.ID

Rayakan Imlek 2018, Hotel Ini Siapkan paket

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version