• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Presiden Venezuela Bantah Tuduhan Narkoterorisme, Sebut AS Cari Alasan Invasi

by Gusti Ridani
4 Januari 2026
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Presiden Venezuela Nicolas Maduro membantah keras tuduhan narkoterorisme yang dituduhkan kepadanya oleh Amerika Serikat. Ia menilai tudingan tersebut sengaja direkayasa untuk mencari pembenaran atas rencana invasi militer ke Venezuela.

Dua malam sebelum penangkapannya oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Maduro sempat menyampaikan pesan terbuka kepada publik Amerika Serikat. Dalam tur keliling ibu kota Venezuela pada malam Tahun Baru, ia menegaskan sikap damai pemerintahannya.

“Amerika harus tahu bahwa di sini mereka memiliki teman, sebuah negara yang damai, dan pemerintah yang ramah. Pesan kami sangat jelas, Tidak ada perang. Ya, perdamaian,” kata Maduro, dikutip dari The New York Times, Minggu (4/1/2026).

Pernyataan tersebut mencerminkan upaya Maduro dalam beberapa bulan terakhir untuk membangun citra sebagai pemimpin yang mengedepankan perdamaian.

Dalam berbagai demonstrasi di seluruh Venezuela, ia kerap menyanyikan lagu Imagine karya John Lennon, menari mengikuti irama musik techno yang dipadukan dengan slogan perdamaian, hingga menirukan gaya Bobby McFerrin dalam lagu populernya yang mengajak pendengar untuk bersantai.

Meski demikian, Maduro juga kerap menunjukkan sikap tegas terhadap apa yang ia sebut sebagai kekuatan imperialis. Namun, ketika Amerika Serikat mulai mengincarnya, ia mengaku justru menginginkan dialog dan kesepakatan.

“Pemerintah AS mengetahui hal ini karena kami telah memberi tahu banyak pejabat mereka. Jika mereka ingin melakukan percakapan serius tentang perjanjian anti-narkoba, kami siap. Jika mereka menginginkan minyak Venezuela, Venezuela siap menerima investasi AS – seperti dengan Chevron – kapan pun, di mana pun, dan bagaimana pun mereka menginginkannya. Masyarakat di AS harus tahu bahwa jika mereka menginginkan perjanjian pembangunan ekonomi yang komprehensif, Venezuela ada di sini,” kata dia.

Di sisi lain, Trump berulang kali menyebut Maduro sebagai pemimpin kartel narkoba. Pada Sabtu (3/1), jaksa federal AS mendakwa Maduro dan istrinya, Cilia Flores, atas tuduhan terorisme narkoba dan konspirasi untuk mengimpor kokain ke Amerika Serikat.

Maduro menolak tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa pemerintahannya justru aktif memerangi jaringan narkotika lintas negara, khususnya dari Kolombia. Ia mengklaim pasukan Venezuela telah menembak jatuh 431 pesawat penyelundup narkoba yang melintas di wilayah udara negaranya.

Menurut Maduro, tuduhan sebagai pemimpin kartel sengaja diciptakan Washington untuk membenarkan agresi militer terhadap Venezuela.

“Mereka tidak bisa menuduh saya atau Venezuela memiliki senjata pemusnah massal, atau rudal nuklir, atau senjata kimia. Jadi mereka mengarang tuduhan yang pemerintah AS tahu sama palsunya dengan klaim senjata pemusnah massal yang membawa mereka ke dalam perang abadi,” katanya.

Trump juga mengklaim telah berbicara dengan Maduro “beberapa kali,” termasuk dalam waktu dekat. Namun, Maduro membantah adanya komunikasi terbaru tersebut.

Ia menegaskan hanya pernah berbicara sekali dengan Trump, yakni pada 21 November, dalam percakapan telepon selama 10 menit yang disebutnya berlangsung “sangat sopan”.

Pada Sabtu (3/1/2026), Trump mengumumkan penangkapan Maduro dan membawanya ke New York. Maduro dilaporkan ditahan di Pusat Penahanan Metropolitan, Brooklyn.

Maduro dan istrinya sebelumnya dibawa ke sebuah kapal perang, lalu diterbangkan dengan pesawat yang mendarat di Pangkalan Garda Nasional Udara Stewart, New York.

Dalam operasi penangkapan tersebut, Amerika Serikat mengerahkan pasukan elite Delta Force, unit misi khusus militer AS, untuk melancarkan serangan ke Venezuela.

Tags: As vs VenezuelaDonald TrumpPenangkapan Presiden VenezuelaPresiden Amerika Serikat Donald TrumpPresiden AS Donald TrumpPresiden Nicolas MaduroPresiden VenezuelaVenezuela

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Jenazah Diduga Pelatih Valencia CF Ditemukan dalam Pencarian KM Putri Sakinah

Jenazah Diduga Pelatih Valencia CF Ditemukan dalam Pencarian KM Putri Sakinah

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Tim Robotika EPROM PNUP Ikut Kompetisi KRI 2022 di ITS Surabaya

30 Desember 2023
KabarIndonesia.ID

PSBB Transisi, Penjualan Ikan di Pasar Muara Angke Kembali Normal

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version