• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Penonaktifan PBI BPJS Picu Gejolak, Menkeu Purbaya Minta Reformasi Manajemen JKN

by Gusti Ridani
9 Februari 2026
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Penonaktifan segmen BPJS Kesehatan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) memicu kegaduhan di tengah masyarakat. Merespons hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan perlunya pembenahan yang serius dalam pengelolaan dan operasional Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar lebih tertib, manusiawi, dan tepat sasaran.

Purbaya menekankan bahwa kebijakan penonaktifan peserta PBI BPJS bukan karena pengurangan anggaran. Ia memastikan dana yang dikeluarkan pemerintah untuk program tersebut tetap sama.

Menurut Purbaya, penonaktifan dilakukan untuk meningkatkan kualitas tata kelola JKN, terutama agar perlindungan benar-benar diberikan kepada masyarakat miskin dan tidak mampu.

Namun, ia mengingatkan agar langkah tersebut tidak dilakukan secara serampangan hingga menimbulkan keresahan masyarakat.

“Jangan sampai yang sakit, tiba-tiba begitu mau cuci darah, tiba-tiba nggak bisa, kan itu kayaknya kita konyol, padahal uang yang saya keluarin sama. Saya rugi di situ, uang keluar, image jelek jadinya, pemerintah rugi dalam hal ini,” kata Purbaya kepada Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, dalam rapat konsultasi pimpinan Komisi DPR RI terkait jaminan sosial, Senin (9/2/2026).

Ia menambahkan, kegaduhan justru merugikan pemerintah karena tidak adanya efisiensi anggaran yang dihasilkan dari kebijakan tersebut.

“Kalau itu membuat uang yang saya keluarkan untuk Anda lebih kecil, saya mendukung ribut dikit bukan apa, tetapi ini kan sama, uang yang dikeluarkan sama, ribut lagi. Saya rugi banyak pak, ke depan tolong dibetulin,” tegasnya.

Purbaya mengusulkan agar penonaktifan kepesertaan PBI JK tidak langsung berlaku. Ia menyarankan adanya masa transisi selama dua hingga tiga bulan yang dibarengi dengan sosialisasi intensif kepada masyarakat.

Menurutnya, ketika seseorang tidak lagi masuk dalam daftar PBI JK, pemerintah seharusnya lebih dulu memberi penjelasan agar yang bersangkutan bisa mengambil langkah lanjutan.

Dalam masa transisi tersebut, peserta juga dapat mengajukan sanggahan apabila merasa masih memenuhi kriteria sebagai masyarakat miskin atau rentan.

Lebih jauh lagi, Purbaya meminta penentuan jumlah peserta PBI JK dilakukan secara hati-hati dan terukur, dengan tetap mengedepankan target sasaran, kemudahan akses layanan kesehatan, serta masuknya program JKN.

“Jadi permasalahan kita adalah masalah operasional, masalah manajemen dan masalah sosialisasi yang harus bisa dibereskan secepatnya,” ucap Purbaya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada Februari 2026, jumlah peserta PBI JK yang diaktifkan mencapai 11 juta orang.

Menurutnya, angka tersebut terlalu besar dan menjadi pemicu kegaduhan. Ia menyarankan agar penghapusan dilakukan secara bertahap setiap bulan agar tidak menimbulkan kejutan di masyarakat.

Tags: Aktivasi BPJS KesehatanBPJS KesehatanBPJS PBIMenkeu PurbayaMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi SadewaPeserta BPJS KesehatanPurbaya Yudhi Sadewa'

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Kemenkes Larang RS Tolak Pasien BPJS Nonaktif Sementara, Berlaku Maksimal 3 Bulan

Ironi BPJS PBI: Negara Bayar Rp48,7 Triliun, Warga Rentan Justru Tak Terdaftar

Recommended.

Komisi III Sepakati Usulan Anggaran 2025 Jaksa Agung Rp 27,87 Triliun

Komisi III Sepakati Usulan Anggaran 2025 Jaksa Agung Rp 27,87 Triliun

4 September 2024
KabarIndonesia.ID

Fasilitas Literasi Dimanfaatkan untuk Dorong Minat Baca

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Ketua MPR RI Ahmad Muzan

Prabowo Fokus Tata Hukum Nasional, Respons Kasus Suap Hakim Jadi Sorotan

17 April 2025
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Hari Ini di Angka Rp1.020.000

30 Desember 2023
Belum Lapor SPT? Ini Cara Ajukan Perpanjangan hingga 2 Bulan

Menkeu Purbaya Akui Aktivasi Akun Coretax Mandiri Rumit, Minta DJP Perjelas Panduan

1 Januari 2026
BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

29 Januari 2026
Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

25 November 2024
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version