• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

MUI Sampaikan Duka atas Wafatnya Ali Khamenei, Serukan Penghentian Serangan ke Iran

by Gusti Ridani
1 Maret 2026
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyusul serangan udara yang dilaporkan terjadi pada akhir Februari 2026. Dalam pernyataan resminya, MUI juga mengutuk serangan terhadap Iran guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.

Sikap tersebut tertuang dalam Tausiyah MUI tentang Eskalasi Serangan Israel-Amerika terhadap Iran melalui surat Nomor: Kep-28/DP-MUI/III/2026 yang ditandatangani Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan pada Ahad (1/3/2026).

“MUI menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei sebagai akibat serangan Israel-Amerika pada (28/2/2026). Kita menyampaikan inna ilaihi raji’un. Sebagai syahada kita doakan semoga menjadi penghuni surga, Aamin,” ungkap Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar menyampaikan Taushiyah tersebut.

Dalam tausiyah itu, MUI mengutuk serangan Israel yang disebut didukung Amerika Serikat karena dinilai bertentangan dengan nilai kemanusiaan serta Pembukaan UUD 1945 yang menegaskan komitmen Indonesia untuk “…ikut melaksanakan dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.”

MUI menyatakan pemahamannya bahwa serangan Iran ke negara teluk merupakan pencapaian atas serangan Amerika dan Israel.

Menurut MUI, balasan serangan tersebut diperbolehkan dan dilindungi hukum internasional karena menyasar pangkalan militer.

Sebaliknya, MUI menilai serangan bom Israel dan Amerika dilaporkan menyasar sekolah dasar di Iran yang menyebabkan sekitar 160 anak wafat.

“Oleh karena itu, untuk menghindari eskalasi yang lebih luas, maka Amerika dan Israel harus menghentikan serangan ke Iran karena serangan ini bertentangan dengan Pasal 2 (4) Deklarasi PBB,” ujar Ketua Umum MUI menyampaikan taushiyah tersebut.

MUI menilai serangan militer Israel dan Amerika terhadap Iran merupakan eskalasi serius yang berpotensi menyeret kawasan Timur Tengah ke konflik terbuka.

“Situasi ini tidak boleh dianggap sebagai kejadian terpisah, melainkan bagian dari konfigurasi geopolitik yang lebih besar. Ini adalah tugas dan tanggung jawab semua negara untuk mewujudkan perdamaian agar dapat memberikan perlindungan maksimal terhadap warga sipil,” tegasnya.

Lebih lanjut, MUI menduga terdapat motif strategi di balik serangan tersebut, yakni menyertakan posisi Iran di kawasan Teluk serta membatasi dukungannya terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

Dalam konteks konflik Israel-Palestina, MUI mendorong negara-negara lain untuk berperan sebagai juru damai guna menghentikan serangan militer yang dinilai berpotensi menjadi instrumen tekanan politik untuk memperkuat dominasi regional Israel atas Palestina.

MUI juga melibatkan peran Amerika Serikat dalam penyelesaian konflik Palestina melalui Board of Peace (BoP) dan menilai efektivitasnya dalam mewujudkan perdamaian yang adil.

“Untuk itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan BoP karena dipandang tidak efektif mewujudkan kemerdekaan sejati di Palestina,” tegas sikap MUI dalam Tausiyah.

Menurut MUI, kondisi yang terjadi justru terlihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan serangan bersama Israel terhadap Iran yang memicu potensi perang regional dengan keterlibatan berbagai kekuatan.

MUI mengajak umat Islam di berbagai negara untuk melaksanakan qunut nazilah dan berdoa memohon perlindungan bagi umat Islam yang mengalami kesulitan atau berpikir.

“MUI mendengarkan PBB dan OKI untuk langkah-langkah maksimal menghentikan perang dan menghormati hukum internasional. MUI berkeyakinan bahwa perang akan mendatangkan kemudhorotan global,” tegas Kiai Anwar.

Sebelumnya, televisi pemerintah Iran mengkonfirmasi bahwa Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia setelah serangan udara Amerika Serikat dan Israel yang menghancurkan Teheran serta sejumlah kota lain pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyatakan serangan tersebut telah menghancurkan kompleks kediaman Khamenei. “Semua indikasi menunjukkan bahwa dia ini tidak lagi bersama kita,” katanya.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menyebut laporan kematian Khamenei diyakini benar, seraya menyatakan sejumlah pemimpin senior Iran ikut terbunuh.

“Sebagian besar pemimpin senior Iran telah meninggal. Orang-orang yang membuat semua keputusan, sebagian besar dari mereka telah tiada,” katanya.

Saat ditanya oleh ABC News mengenai kepemimpinan Iran dan apakah mereka terbunuh dalam serangan udara, Trump mengatakan:

“Banyak yang mati ya. Tapi kita tidak tahu semuanya, tapi banyak yang mati. Itu adalah serangan yang sangat kuat.”

Tags: AS vs IranIran Ayatollah Ali KhameneiKonflik iranMajelis Ulama IndonesiaMUIPerang Iran

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Lima Penerbangan dari Bali ke Timur Tengah Dibatalkan

Imbas Konflik AS-Iran, 5 Penerbangan dari Bali ke Timur Tengah Dibatalkan

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Hingga Besok, Pendaftaran PPPK Guru Kebutuhan Khusus Diperpanjang

30 Desember 2023
Ilustrasi Saham

IHSG Masih dalam Tren Positif Meski Tertekan Jual

20 Juni 2025

Subscribe.

Trending.

Ketua MPR RI Ahmad Muzan

Prabowo Fokus Tata Hukum Nasional, Respons Kasus Suap Hakim Jadi Sorotan

17 April 2025
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Hari Ini di Angka Rp1.020.000

30 Desember 2023
Belum Lapor SPT? Ini Cara Ajukan Perpanjangan hingga 2 Bulan

Menkeu Purbaya Akui Aktivasi Akun Coretax Mandiri Rumit, Minta DJP Perjelas Panduan

1 Januari 2026
BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

29 Januari 2026
Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

25 November 2024
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version