• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Luhut Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan, Meski Dikecam Akibat Kasus Keracunan Massal

by Firman Marlon
5 Oktober 2025
Home Kabar Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik setelah muncul kasus keracunan massal di sejumlah daerah yang menimpa ribuan siswa. Meski menuai kritik keras, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa program ini tidak akan dihentikan.

“Yang penting prosesnya kita lihat bagus, jalan. Kalau kurang di sana-sini, kita perbaiki,” ujar Luhut dalam konferensi pers usai rapat dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Jumat (3/10/2025), dikutip dari Antara.
“Kita tentu sangat berhati-hati dengan kejadian keracunan kemarin. Tapi proses perbaikan semua sekarang berjalan,” imbuhnya.

Pernyataan Luhut ini menanggapi desakan Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) yang meminta pemerintah menghentikan sementara MBG, dengan alasan program tersebut menyedot anggaran besar dan telah menyebabkan lebih dari 5.000 siswa keracunan.

Namun, Luhut meminta publik untuk tidak terburu-buru menilai negatif program yang baru berjalan sembilan bulan ini. Menurutnya, MBG memiliki manfaat jangka panjang yang signifikan bagi ekonomi nasional, terutama dalam membangun rantai pasok pangan lokal.

“Maksud saya, ini membangun simpul-simpul ekonomi baru,” tegas Luhut.
Ia menambahkan, perbaikan dan evaluasi tengah dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan keamanan dan efektivitas pelaksanaan program.

Luhut juga menekankan pentingnya pelibatan pemerintah daerah (pemda) agar distribusi makanan lebih tepat sasaran. Ia optimistis bahwa dalam tiga bulan ke depan, hasil evaluasi dan perbaikan sistem akan terlihat signifikan.
“Kita lihat tiga bulan ke depan menurut saya pasti akan lebih baik, karena dengan data-data yang ada dan pengecekan di lapangan, kami lakukan pengecekan fisik,” ujarnya.

Sementara itu, AEI menilai pelaksanaan MBG masih jauh dari ideal.
Ekonom Lili Yan Ing menilai program ini sarat misalokasi anggaran dan tidak tepat sasaran. Ia menyarankan agar penerima manfaat MBG diubah dari universal menjadi targeted (tertuju).
“Dengan mengubah penerima MBG dari yang bersifat universal menjadi targeted, pemerintah dapat memperbaiki misalokasi anggaran serta memastikan efektivitas penggunaan dana publik,” ujar Lili.

Senada, ekonom Milda Irhamni menekankan perlunya transparansi dan evaluasi independen agar program tidak menimbulkan konflik kepentingan dan benar-benar menyentuh kelompok yang membutuhkan.

Meski kritik terus berdatangan, sikap tegas Luhut menunjukkan bahwa pemerintah berkomitmen melanjutkan MBG dengan fokus pada perbaikan sistem, peningkatan kualitas distribusi, serta keterlibatan daerah yang lebih luas.

Tags: Ketua Dewan Ekonomi Nasional

Firman Marlon

Next Post
DPR Soroti Mekanisme RUU Perampasan Aset, Minta Batas Kewenangan APH Diperjelas

Ombudsman RI Saran RUU Perampasan Aset Harus Perjelas Kerugian Akibat Korupsi dan Langgar HAM

Recommended.

Kapal Musaffah 2 Meledak di Selat Hormuz, 3 WNI Dilaporkan Hilang

Kapal Musaffah 2 Meledak di Selat Hormuz, 3 WNI Dilaporkan Hilang

9 Maret 2026
Setelah Pertandingan Usai, Supporter Jepang Aksi Bersih di Stadion Gelora Bung Karno

Setelah Pertandingan Usai, Supporter Jepang Aksi Bersih di Stadion Gelora Bung Karno

15 November 2024

Subscribe.

Trending.

Ketua MPR RI Ahmad Muzan

Prabowo Fokus Tata Hukum Nasional, Respons Kasus Suap Hakim Jadi Sorotan

17 April 2025
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Hari Ini di Angka Rp1.020.000

30 Desember 2023
Belum Lapor SPT? Ini Cara Ajukan Perpanjangan hingga 2 Bulan

Menkeu Purbaya Akui Aktivasi Akun Coretax Mandiri Rumit, Minta DJP Perjelas Panduan

1 Januari 2026
BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

29 Januari 2026
Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

25 November 2024
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version