• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Luhut: AI Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia hingga 9 Persen

by Gusti Ridani
24 Juni 2026
Home Kabar AI Industri dan Terapan
Share ke FBShare ke XShare di WA

KABARINDONESIA.ID — Pemerintah mulai mengandalkan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) sebagai motor baru pertumbuhan ekonomi nasional. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menargetkan pemanfaatan AI mampu mendorong laju ekonomi Indonesia hingga 7-9 persen sekaligus membantu keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap) sebelum bonus demografi berakhir pada 2040.

Ketua DEN sekaligus Ketua Tim Koordinasi Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa pendekatan ekonomi konvensional tidak lagi cukup untuk membawa Indonesia menjadi negara maju.

Karena itu, pemerintah mempercepat digitalisasi birokrasi dan integrasi data nasional berbasis AI guna meningkatkan efisiensi fiskal serta memperkuat penerimaan negara.

“Kita harus tumbuh 7, 8 persen, atau 9 persen. Apakah ini bisa dicapai? Sangat doable (bisa dilakukan). Pengungkit pertumbuhan ekonomi ini harus kita mainkan dengan banyak menggunakan AI,” ujar Luhut dalam pemaparannya, dikutip Kamis (18/6/2026).

Menurut Luhut, transformasi digital pemerintah telah memasuki tahap penting. Sejak 1 Juni 2026, seluruh data jaminan sosial dan registrasi nasional berhasil diintegrasikan ke dalam satu sistem berbasis AI yang memungkinkan pengambilan keputusan lebih cepat dan akurat.

Integrasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pengawasan sektor perpajakan. Pemerintah menargetkan pelaku usaha dengan omzet di atas Rp5 miliar agar lebih transparan dalam pelaporan keuangan dan tidak melakukan praktik penghindaran pajak.

Luhut menyebut, melalui sistem digital yang saling terhubung, pemerintah optimistis jumlah wajib pajak dapat meningkat secara signifikan. Jika basis pajak semakin luas, ruang fiskal negara dinilai akan semakin kuat, termasuk membuka peluang penurunan tarif pajak di masa mendatang.

Selain sektor perpajakan, pemerintah juga memperluas pemanfaatan teknologi digital melalui Sistem Informasi Mineral dan Batubara (Simbara). Sistem tersebut kini digunakan untuk mengawasi tata kelola komoditas mineral kritis secara otomatis dan terintegrasi.

Luhut menjelaskan, Simbara bekerja dengan mekanisme penguncian tujuh kriteria ekspor yang tidak dapat diintervensi secara manual. Jika perusahaan belum memenuhi kewajiban pembayaran pajak atau royalti, sistem akan secara otomatis menghentikan proses ekspor.

“Simbara terintegrasi ini membantu penerimaan negara dalam jumlah yang sangat besar sekali. Begitu pula pengadaan belanja pemerintah melalui e-katalog yang kini mencapai 95 persen dari total Rp800 triliun, semua diproses lewat sistem digital,” tambah Luhut.

Pemanfaatan teknologi juga diterapkan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Saat ini, sekitar 95 persen transaksi belanja pemerintah yang mencapai Rp800 triliun telah dilakukan melalui sistem e-katalog digital.

Ia menilai integrasi berbagai sistem digital tersebut akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan birokrasi yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.

Selain menekan kebocoran anggaran, langkah ini juga diyakini mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.

Dengan transformasi digital berskala besar yang sedang dijalankan, pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi tinggi dapat dicapai sekaligus memperkuat posisi Indonesia menuju negara maju dalam dua dekade mendatang.

Tags: AI GovTechDENGovTechLuhut Binsar PandjaitanPertumbuhan EkonomiProyek GovTech

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
AI Mulai Ambil Peran Besar di Pemerintahan, OSS 1.600 Halaman Tuntas dalam 30 Detik

AI Mulai Ambil Peran Besar di Pemerintahan, OSS 1.600 Halaman Tuntas dalam 30 Detik

Recommended.

Gubernur Kalsel Raih Penghargaan “Top Leader on Digital Implementation”

Gubernur Kalsel Raih Penghargaan “Top Leader on Digital Implementation”

12 Desember 2024
Tanggapi Aksi Demo, Menag Ingatkan Mahasiswa Meneladani Akhlak Nabi Saat Menyampaikan Kritik

Tanggapi Aksi Demo, Menag Ingatkan Mahasiswa Meneladani Akhlak Nabi Saat Menyampaikan Kritik

16 Juni 2026

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version