• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Korupsi di PT Timah: Kerja Sama dengan 5 Smelter Berdampak Kerugian Rp 1,35 Triliun

by Firman Marlon
4 September 2024
Home Kabar Pilihan
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Crazy Rich PIK Helena Lim, mantan Direktur Utama PT Timah Mochtar Riza Pahlevi Tabrani, eks Direktur Keuangan PT Timah Emil Ermindra, serta Direktur PT Stanindo Inti Perkasa (SIP) MB Gunawan kembali menghadapi sidang kasus dugaan korupsi tata niaga timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk periode 2015-2022.

Pada sidang kasus korupsi timah hari ini, Vina Eliani, Direktur Keuangan PT Timah Tbk, mengungkapkan bahwa perusahaan mengalami kerugian finansial setelah menjalin kerja sama dengan lima smelter. Kerugian tersebut disebabkan oleh penurunan harga bijih timah dan tingginya beban bunga pinjaman.

“Berdasarkan data yang kami miliki, harga bijih timah memang menurun pada tahun 2019 dan 2020. Di sisi lain, kami menghadapi beban bunga yang cukup tinggi pada dua tahun tersebut,” jelas Vina di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) PN Jakarta Pusat, Rabu, 4 September 2024.

Vina melaporkan bahwa PT Timah mengalami kerugian sebesar Rp 611 miliar pada 2019 dan Rp 340 miliar pada 2020, sehingga total kerugian mencapai Rp 951 miliar. Selain itu, pada 2023, PT Timah kembali mengalami kerugian sebesar Rp 400 miliar. Dengan demikian, total kerugian selama tiga tahun kerja sama dengan smelter mencapai Rp 1,35 triliun.

Lebih lanjut, Vina mengungkapkan bahwa setelah mengakhiri kerja sama dengan kelima smelter—yaitu PT Refined Bangka Tin (RBT), CV Venus Inti Perkasa, PT Sariwiguna Binasentosa, PT Stanindo Inti Perkasa (SIP), dan PT Tinindo Internusa—perusahaan mencatat laba sebesar Rp 1,3 triliun pada 2021 dan Rp 1 triliun pada 2022. Sebelum kerja sama tersebut, PT Timah juga meraih keuntungan sebesar Rp 132 miliar pada 2018.

“Setelah perjanjian kerja sama dihentikan, PT Timah mencatat laba,” kata Vina.

Vina menjelaskan bahwa selama periode kerugian, perusahaan menghadapi penurunan harga bijih timah meskipun volume produksi dan persediaan meningkat, serta beban bunga pinjaman yang tinggi akibat pinjaman untuk operasional.

Kerja sama dengan lima smelter melibatkan pembagian jatah lima persen dari kuota ekspor bijih timah dan sewa peralatan pengolahan untuk pengolahan timah.

Kejaksaan Agung telah menetapkan 22 tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata niaga timah di wilayah IUP PT Timah Tbk untuk periode 2015 hingga 2022. Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menghitung kerugian negara mencapai Rp 300 triliun, meningkat dari estimasi awal kerugian negara sebesar Rp 271 triliun.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, menyatakan bahwa pihaknya telah meminta BPKP untuk mengaudit kasus tersebut, dan hasil audit menunjukkan bahwa kerugian negara mencapai Rp 300,003 triliun. Kerugian ini terdiri dari kerugian kerja sama PT Timah Tbk dengan smelter swasta sebesar Rp 2,285 triliun, kerugian atas pembayaran bijih timah kepada PT Timah sebesar Rp 26,649 triliun, dan kerugian lingkungan sebesar Rp 271,1 triliun.

Penghitungan kerugian ekologis dilakukan oleh Guru Besar Fakultas Kehutanan IPB, Bambang Hero Saharjo, melalui analisis citra satelit dari 2015 hingga 2022. Izin usaha pertambangan (IUP) mencakup hampir 350 ribu hektare di tujuh kabupaten di Provinsi Bangka Belitung.

Bambang Hero Saharjo menyatakan bahwa ia dan rekan-rekannya di IPB melakukan kajian mengenai kerugian akibat penambangan timah ilegal di Bangka Belitung melalui citra satelit dan pemeriksaan lapangan. “Kami terkejut, ada ratusan perusahaan yang terlibat dalam kasus ini,” ujarnya, seperti dikutip dari majalah Tempo edisi 28 April 2024.

Tags: pidana korupsi

Firman Marlon

Next Post
Pendaftaran CPNS 2024 Mungkin Diperpanjang, BKN Tanggapi Masalah E-Meterai

Pendaftaran CPNS 2024 Mungkin Diperpanjang, BKN Tanggapi Masalah E-Meterai

Recommended.

Tahun Baru Imlek, Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta Menjamu Anak-Anak Panti Asuhan

Tahun Baru Imlek, Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta Menjamu Anak-Anak Panti Asuhan

30 Januari 2025
Pendaki Syafiq Ridhan Ali Ditemukan Meninggal Setelah Hilang di Gunung Slamet

Pendaki Syafiq Ridhan Ali Ditemukan Meninggal Setelah Hilang di Gunung Slamet

14 Januari 2026

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version