• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Kemendiktisaintek dan LPDP Luncurkan Program Bestari Saintek untuk Wujudkan Ekosistem Inovasi Nasional

by Firman Marlon
8 November 2025
Home Kabar Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) meluncurkan Program Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (Bestari Saintek). Program ini diinisiasi oleh Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi sebagai kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha dan industri, serta masyarakat dalam membangun ekosistem inovasi nasional yang partisipatif dan berdampak langsung.

Program Bestari Saintek menjadi bagian dari payung besar Sinergi Kreasi Masyarakat dan Akademisi untuk Sains Teknologi Nusantara (Semesta), yang berlandaskan lima pilar utama: kolaborasi multipihak, berbasis masalah nyata, co-creation, iterasi berkelanjutan, dan dampak ekonomi terukur.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap hasil riset tidak berhenti di jurnal, tetapi hadir dalam bentuk inovasi yang bisa dipegang, digunakan, dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Dengan kesabaran dan ketekunan, kekuatan akademik akan melahirkan champion masa depan,” ujar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto.

Menurut Brian, Indonesia tengah menghadapi paradoks inovasi. Produktivitas riset nasional meningkat, begitu pula posisi Indonesia dalam Global Innovation Index, namun dampak nyata riset di masyarakat masih terbatas. Di sisi lain, kepercayaan publik terhadap ilmuwan Indonesia justru sangat tinggi, yakni 3,84 dari skala 5 menurut Nature Human Behaviour (2025), melampaui rata-rata global.

“Kepercayaan publik ini adalah modal sosial besar untuk memperkuat hubungan antara sains dan masyarakat. Bestari Saintek hadir untuk menjembatani kepercayaan itu menjadi kolaborasi nyata,” tambahnya.

Peluncuran dan sosialisasi Bestari Saintek turut dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi, pelaku industri, UMKM, serta kelompok masyarakat. Melalui konsep living lab atau “laboratorium hidup”, semua pihak memiliki peran sejajar dalam mengembangkan solusi inovatif yang relevan secara akademik, layak secara bisnis, dan diterima masyarakat. Pendekatan ini menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga mitra aktif dalam setiap tahap penerapan teknologi.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, Ahmad Najib Burhani, menegaskan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor. Perguruan tinggi diharapkan menjadi motor penggerak pengetahuan, industri berperan memperkuat rantai pasok dan pasar, pemerintah daerah mendukung kebijakan lokal, dan masyarakat menjadi pengguna serta sumber inspirasi.

“Inovasi yang dihasilkan diharapkan benar-benar tepat guna dan berdampak ekonomi langsung mulai dari peningkatan mutu produk lokal hingga efisiensi rantai pasok dan perluasan akses pasar,” ujarnya.

Direktur Fasilitasi Riset LPDP, Ayom Widipaminto, menambahkan bahwa LPDP telah mengalokasikan dana sebesar Rp57,5 miliar untuk mendukung program Bestari Saintek. “Kami memberikan dukungan nyata terhadap penguatan ekosistem riset nasional. Melalui pendanaan ini, diharapkan muncul kolaborasi dan inovasi baru di berbagai bidang sains dan teknologi,” kata Ayom.

Sementara itu, Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Yudi Darma, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah konkret untuk membawa hasil riset keluar dari laboratorium dan menjadikannya solusi nyata bagi masyarakat.

“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan bergandeng tangan menjadikan Bestari Saintek sebagai ruang kolaborasi bersama, wadah bagi ide-ide lintas disiplin yang bermuara pada tujuan besar: mewujudkan ekosistem sains dan teknologi yang hidup, inklusif, dan menyejahterakan bangsa,” tutup Yudi.

Tags: Kemendiktisaintek

Firman Marlon

Next Post
Airlangga Hartarto Mundur, Begini Runmor Yang Beredar

Airlangga Hartarto Tegaskan Pencabutan Status PSN PIK 2 Hanya untuk Proyek Pariwisata, Bukan Propertinya

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Jokowi Ajak Masyarakat Bersatu Padu untuk Indonesia Maju

30 Desember 2023
“Kunjungi Uzbekistan, Megawati Ziarah ke Makam Imam Bukhari dan Terima Gelar Kehormatan

“Kunjungi Uzbekistan, Megawati Ziarah ke Makam Imam Bukhari dan Terima Gelar Kehormatan

20 September 2024

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version