• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Indonesia Tegaskan Kepemimpinan di Pasar Karbon Global melalui Peluncuran CGCM di Inggris

by Firman Marlon
26 Juni 2025
Home Kabar Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq menegaskan komitmen Indonesia sebagai pemimpin dalam pengembangan pasar karbon global dalam peluncuran Coalition to Grow Carbon Market (CGCM) di London Stock Exchange, Inggris, Selasa (24/6), sebagai bagian dari rangkaian London Climate Action Week.

“Indonesia memiliki potensi besar dalam perdagangan karbon, yang dapat dimaksimalkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus kontribusi terhadap pengendalian perubahan iklim global,” ujar Hanif dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta, Kamis (26/6).

Menteri Hanif menyampaikan bahwa Indonesia telah memulai perdagangan karbon domestik dan kini tengah membangun skema internasional yang berbasis pada prinsip TACCC (Transparan, Akurat, Konsisten, Lengkap, dan Komparabel). Hal ini dilakukan untuk menjamin integritas dan kredibilitas sistem perdagangan karbon nasional di kancah global.

CGCM merupakan inisiatif kolektif yang diprakarsai oleh Kenya, Singapura, dan Inggris, guna membangun pasar karbon sukarela (Voluntary Carbon Market) yang kredibel dan berintegritas tinggi. Indonesia, Panama, dan Peru diundang secara khusus sebagai mitra negara berkembang untuk menyampaikan pandangan strategisnya di hadapan para pemimpin global dari sektor publik, swasta, dan komunitas internasional.

Dalam pidato utamanya, Hanif menjadi wakil pertama yang menyampaikan arah kebijakan dan capaian Indonesia dalam pengembangan sistem nilai ekonomi karbon. Ia menegaskan bahwa pasar karbon bukan sekadar alat ekonomi, melainkan juga manifestasi komitmen moral dalam menjaga keberlanjutan Bumi, memperkuat kedaulatan nasional, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengungkapkan bahwa Indonesia melalui KLH/BPLH telah menandatangani Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan sejumlah lembaga penerbit kredit karbon internasional. Kesepakatan ini memperkuat posisi Indonesia dalam membangun sistem perdagangan karbon yang terstandar, selaras dengan target Nationally Determined Contributions (NDC) Indonesia dalam Persetujuan Paris.

Hanif menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antarnegara, baik dalam skala bilateral maupun multilateral, untuk memperkuat kepercayaan global terhadap mekanisme pasar karbon. Ia menyambut baik terbentuknya CGCM sebagai platform strategis yang mendukung keterlibatan negara-negara berkembang dalam arsitektur keuangan iklim global.

“Koalisi seperti CGCM penting untuk membangun kepercayaan global dan integritas dalam aksi iklim. Indonesia siap menjalin kolaborasi yang inklusif, seimbang, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya penguatan kapasitas pelaku lokal, termasuk sektor swasta dan masyarakat sipil, dalam mengimplementasikan aksi iklim. Dalam konteks ini, Voluntary Carbon Market (VCM) disebut mampu menjembatani kesenjangan kapasitas antar aktor sekaligus mempercepat transisi menuju sistem pasar karbon yang terintegrasi.

“VCM dapat memperkuat kemampuan para pelaksana aksi iklim di tingkat tapak. Kolaborasi antara pemerintah dan pasar karbon sukarela menjadi krusial dalam mendukung pencapaian target Persetujuan Paris,” pungkas Hanif.

Tags: Menteri Lingkungan Hidup

Firman Marlon

Next Post
Gedung OJK

OJK Dorong Pendalaman Pasar Keuangan Syariah untuk Perkuat Inklusi dan Daya Saing

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Ketua KPK Firli Bahuri Ditetapkan Sebagai Tersangka

30 Desember 2023
Menurut Survei 79 Persen Publik Puas Kinerja Prabowo, Mensesneg: Bukan Itu Target Kami

Menurut Survei 79 Persen Publik Puas Kinerja Prabowo, Mensesneg: Bukan Itu Target Kami

11 Februari 2026

Subscribe.

Trending.

Ketua MPR RI Ahmad Muzan

Prabowo Fokus Tata Hukum Nasional, Respons Kasus Suap Hakim Jadi Sorotan

17 April 2025
Belum Lapor SPT? Ini Cara Ajukan Perpanjangan hingga 2 Bulan

Menkeu Purbaya Akui Aktivasi Akun Coretax Mandiri Rumit, Minta DJP Perjelas Panduan

1 Januari 2026
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Hari Ini di Angka Rp1.020.000

30 Desember 2023
BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

29 Januari 2026
Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

25 November 2024
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version