• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Gelondongan Kayu di Banjir Sumatra Jadi Sorotan, KLHK Telusuri Jejak 8 Perusahaan

by Gusti Ridani
3 Desember 2025
Home Kabar Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Hantaman banjir bandang di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat tidak hanya menyisakan kerusakan, tapi juga sebuah misteri yang mengalir bersama arus: gelondongan kayu yang ikut hayut dan viral di media sosial. Pemandangan itu langsung memantik dugaan masyarakat tentang aktivitas pembukaan hutan di wilayah hulu yang selama ini luput dari sorotan.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Utara menilai potongan kayu tersebut kemungkinan besar berasal dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan Batang Toru. Beberapa nama yang muncul dalam diskusi publik antara lain PT Agincourt Resources, proyek PLTA Batang Toru, dan PT Toba Pulp Lestari (TPL).

Menurut WALHI, pola kerusakan yang tampak di lapangan konsisten dengan aktivitas industri yang menekan kawasan hutan Harangan Tapanuli, salah satu bentang alam tropis penting yang tersisa di provinsi itu.

KLHK Telusuri Jejak ke Delapan Perusahaan

Di sisi lain, pemerintah mulai membuka penyelidikan resmi. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyebut ada delapan perusahaan yang diduga berkontribusi memperparah banjir besar di Sumut.

Perusahaan-perusahaan itu, kata Hanif, bergerak di sektor industri tanaman, pertambangan emas, hingga perkebunan sawit dan semuanya beroperasi di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, wilayah rawan yang menjadi jalur utama aliran udara dari pegunungan.

“Batang Toru ini memang DAS jadi kotanya Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah ini ada di sisi lembahnya. Kemudian dia curam, sementara di curamnya itu ada aktivitas, saya mencatat ada delapan entitas,” katanya kepada wartawan, Selasa (2/12/2025).

Hanif menambahkan, dugaan tersebut diperkuat dengan analisis citra satelit. Deputi Penegakan Hukum KLHK telah melayangkan panggilan ke seluruh perusahaan terkait sejak Senin (1/12/2025).

Pemanggilan itu, kata dia, dilakukan untuk meminta keterangan mengenai asal-usul kayu-kayu yang terlihat hanyut bersama banjir.

“Kami minta mereka menjelaskan semua persoalannya termasuk menghadirkan citra satelit dengan resolusi sangat tinggi pada saat kejadian supaya bisa membuktikan ini kayu itu dari mana asalnya sehingga citra satelit itu harus dibawa ke kita untuk kita rumuskan,” tuturnya.

Harus Ada yang Bertanggung Jawab

Hanif menegaskan bahwa harus ada pihak yang bertanggung jawab atas bencana tersebut. Namun ia juga menyampaikan penyesalannya bahwa potensi risiko tidak terdeteksi lebih awal sehingga mengakibatkan jatuhnya korban.

“Bukan berarti kami tidak sedang berbela sungkawa, kami sangat berkeringat. Kami sangat menyesal tidak bisa memberitahukan hal ini lebih lanjut kepada pemerintah daerah sehingga menimbulkan korban jiwa,” katanya.

“Ini juga menandakan kita mendeteksi potensi bencana yang terjadi akibat perubahan iklim ini,” imbuhnya.

Tags: Banjir BandangBanjir SumateraBencana AlamBencana HidrometeorologiGelondongan Kayutanah longsorWaspada Potensi Bencana Alam

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Kemenkes Minta Daerah Siaga Penyakit Menular di Pengungsian

Dari Diare hingga ISPA, Kemenkes Antisipasi Penyakit Pascabencana di Sumatera dan Aceh

Recommended.

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Warga Diminta Jauhi Besuk Kobokan

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Warga Diminta Jauhi Besuk Kobokan

30 Januari 2026
OJK, Otoritas Jasa Keuangan

OJK Ungkap Alasan Maraknya Investasi dan Pinjol Ilegal

12 Januari 2024

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version