• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

FER Jabar 2026: CEO KGI Dorong Budaya Jadi Penggerak Baru Perekonomian Daerah

by Gusti Ridani
23 Juni 2026
Home Kabar Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KABARINDONESIA.ID — Perubahan besar dalam struktur pemerintahan nasional yang menempatkan kebudayaan sebagai kementerian tersendiri dinilai menjadi penanda lahirnya paradigma baru pembangunan ekonomi Indonesia. Budaya tidak lagi diposisikan sebagai simbol pelestarian masa lalu semata, melainkan sebagai aset produktif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara nyata.

Pandangan tersebut disampaikan Founder dan CEO Kabar Grup Indonesia (KGI), Upi Asmaradhana, saat membuka Forum Ekonomi Regional Jawa Barat (FERJB) 2026 di Aula Tampomas, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026).

Menurut Upi, pembentukan Kementerian Kebudayaan merupakan momentum strategis yang harus ditangkap pemerintah daerah untuk mengubah kekayaan budaya menjadi instrumen ekonomi yang mampu meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita berdiri di ambang sejarah baru dalam tata kelola pemerintahan Indonesia. Restrukturisasi kementerian yang menempatkan kebudayaan sebagai entitas mandiri melalui Kementerian Kebudayaan menegaskan satu hal: budaya bukan lagi sekadar urusan pelestarian masa lalu, melainkan jangkar utama transformasi ekonomi masa depan,” ujar Upi dalam sambutannya.

Ia menilai Jawa Barat memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam forum tersebut, kontribusi sektor ekonomi kreatif Jawa Barat terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif nasional mencapai Rp310 triliun hingga akhir 2025 atau setara 20,73 persen dari total kontribusi nasional.

Besarnya kontribusi tersebut didukung oleh ekosistem sumber daya manusia kreatif yang kuat. Jawa Barat saat ini menjadi rumah bagi sekitar 6,24 juta tenaga kerja kreatif yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari industri digital hingga kriya.

“Jawa Barat merupakan lokomotif utama ekonomi kreatif berbasis budaya di tingkat nasional, menjadi tulang punggung industri digital dan kriya,” ungkap Upi.

Tantangan Sumedang: Budaya Harus Menjadi Sumber Pendapatan

Meski memiliki potensi besar, Upi menilai tantangan sesungguhnya berada pada tingkat implementasi di daerah. Kabupaten Sumedang menjadi salah satu contoh wilayah yang memiliki identitas budaya kuat, tetapi masih menghadapi tantangan dalam mengonversi kekayaan budaya menjadi sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan.

Data kinerja keuangan daerah menunjukkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumedang per Januari 2026 mencapai Rp525,42 miliar atau 76,03 persen dari target tahun 2025 sebesar Rp691,07 miliar.

Sebagian besar PAD tersebut masih ditopang oleh sumber konvensional berupa pajak daerah sebesar Rp267,94 miliar dan retribusi daerah Rp237,35 miliar.

Menurut Upi, kondisi tersebut menjadi ruang diskusi utama dalam FERJB 2026, yakni bagaimana menjadikan slogan “Sumedang Puseur Budaya Sunda” tidak berhenti sebagai identitas kultural, tetapi mampu direkayasa menjadi instrumen ekonomi modern yang berdampak langsung pada peningkatan PAD.

Creative Center dan Geo-Theater Jadi Motor Baru

Upaya tersebut mulai diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur kebudayaan. Salah satunya adalah Creative Center Sumedang yang berfungsi sebagai pusat pengembangan 16 subsektor ekonomi kreatif, mulai dari seni tari, seni lukis, hingga kriya.

Selain itu, proyek Geo-Theater di Rancakalong juga diproyeksikan menjadi kawasan ekonomi berbasis seni pertunjukan dan permainan tradisional.

Model pengembangan tersebut dinilai penting karena menempatkan masyarakat adat, seniman, dan budayawan sebagai pelaku utama dalam rantai ekonomi, bukan sekadar pelengkap kegiatan seremonial.

Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan rantai pasok ekonomi lokal yang kuat sekaligus menjadi solusi terhadap persoalan kemiskinan dan ketimpangan ekonomi di wilayah pedesaan.

KGI Siapkan Direktori Bisnis Halal

Dalam kesempatan yang sama, Upi juga mengungkapkan komitmen KGI untuk mendukung penguatan ekonomi kreatif daerah melalui pemanfaatan teknologi digital.

Melalui KabarBursa.com, KGI tengah mempersiapkan peluncuran Direktori Bisnis Halal yang dijadwalkan hadir pada Juli 2026.

Platform digital tersebut dirancang untuk memperluas akses pasar produk-produk lokal, khususnya sektor kriya, kuliner, dan jasa kreatif yang telah mengantongi sertifikasi halal.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap karya tangan perajin Sumedang dan setiap racikan kuliner tradisional kita memiliki visibilitas maksimal di layar ponsel konsumen di seluruh Indonesia,” tegas Upi.

Sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Upi menilai pengembangan ekonomi berbasis budaya hanya dapat berhasil jika seluruh pemangku kepentingan mampu membangun kolaborasi tanpa sekat antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan media.

Menurutnya, aset budaya bersejarah seperti Mahkota Binokasih maupun Museum Prabu Geusan Ulun harus mulai diposisikan sebagai aset ekonomi digital yang mampu bersaing di era ekonomi 5.0.

Dengan pengelolaan yang profesional, presisi, dan berbasis teknologi, kebudayaan diyakini dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang menghadirkan kesejahteraan nyata bagi masyarakat daerah.

“Dari kebudayaan yang dikelola secara presisi, digital, dan profesional, kesejahteraan riil masyarakat daerah bukan lagi sekadar target di atas kertas anggaran, melainkan realitas ekonomi yang terwujud di lapangan.”

Tags: Ekonomi KreatifFER Jabar 2026Forum Ekonomi halalForum Ekonomi JabarKGIUpi Asmaradhana

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Tips Aman Menggunakan Memory ChatGPT untuk Kerja Digital

Benarkah ChatGPT Semakin “Mengenal” Kamu? Begini Cara Kerja Memory, Chat History, dan Privasi Data

Recommended.

Megawati Mengunjungi Pimpinan MPR di Kompleks Parlemen Hari Ini

Megawati Mengunjungi Pimpinan MPR di Kompleks Parlemen Hari Ini

9 September 2024
Percepat Pemulihan Bencana Sumatra, Prabowo Naikkan Bantuan Daerah Bencana Jadi Rp4 Miliar per Kabupaten/Kota

Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Prabowo Naikkan Bantuan Daerah Bencana Jadi Rp4 Miliar per Kabupaten/Kota

15 Desember 2025

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version