• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Bocah 12 Tahun di Sukabumi Meninggal dengan Luka Bakar

by Gusti Ridani
21 Februari 2026
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Tragedi yang memilukan menimpa seorang bocah laki-laki berinisial NS (12) di Sukabumi, Jawa Barat. Korban meninggal dunia setelah ditemukan mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh. 

Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah video penanganan korban di ruang instalasi gawat darurat RSUD Jampang Kulon tersebar luas di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, korban terlihat menjalani perawatan medis dengan luka bakar di beberapa bagian tubuh yang diduga akibat siraman air panas. Korban kemudian meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan.

Ayah korban, Anwar Satibi , menyatakan keinginannya agar dilakukan otopsi guna memastikan penyebab kematian anaknya.

“Maunya diautopsi itu keinginan saya menjadi ayah,” ujar Anwar di Sukabumi, Sabtu, 21 Februari 2026.

Anwar mengakui adanya dugaan keterlibatan istri yang merupakan ibu tiri korban. Namun ia menegaskan bahwa kepastian penyebab kematian harus melalui proses medis.

“Makanya saya mau melakukan otopsi, biar jelas nanti hasilnya,” ujar dia.

Ia menuturkan, peristiwa tersebut terjadi saat dirinya bekerja di Kota Sukabumi selama dua hari. Pada malam pertama Ramadhan, Anwar menerima telepon dari istrinya yang mengabarkan kondisi korban sakit parah sehingga ia segera pulang ke rumah.

“Pas saya pulang, (kondisinya) sangat jauh dengan saya berangkat. Sebelum berangkat belum terjadi apa-apa,” jelas dia.

Anwar juga mengungkapkan bahwa sekitar satu tahun yang lalu korban pernah mengalami konflik dengan istrinya saat masih duduk di kelas 6 SD dan kejadian itu sempat dilaporkan ke polisi.

“Saat itu istri saya mohon-mohon sujud untuk berubah,” kata dia.

Sementara itu, Kepala RS Bhayangkara Setukpa Sukabumi, Carles Siagian, menyampaikan hasil pemeriksaan awal menemukan luka bakar cukup luas di sejumlah bagian tubuh korban, antara lain lengan, kaki, punggung, area bibir dan hidung. Selain itu, paru-paru korban dilaporkan sedikit membengkak.

“Dokter forensik belum bisa menyimpulkan ini dari kta atau bukan, penyebab kematian masih belum bisa disimpulkan,” jelas dia.

Ia menambahkan, sejumlah sampel organ tubuh seperti jantung dan paru-paru telah diambil untuk pemeriksaan lanjutan. Sampel tersebut dikirim ke Jakarta guna analisis lebih mendalam.

“Kita sedang menunggu hasil apakah ada zat-zat lain di tubuh korban,” ujar Carles.

Kasus ini masih dalam penanganan pihak yang berwenang, sementara keluarga menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian serta mengungkap dugaan kekerasan yang menimpa korban.

Tags: Ibu tiriKasus PenganiayaanPenganiayaanSukabumi

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Riset DIR: Dedi Mulyadi Jadi Gubernur Paling Disorot Publik, Ungguli Gubernur Lain

Riset DIR: Dedi Mulyadi Jadi Gubernur Paling Disorot Publik, Ungguli Gubernur Lain

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Marc Marquez Terharu Berkaca-Kaca Menjuarai MotoGP Jerman 2021

30 Desember 2023
Pemprov Jateng Gencarkan Kampanye Lawan Rokok Ilegal Lewat Fun Run

Pemprov Jateng Gencarkan Kampanye Lawan Rokok Ilegal Lewat Fun Run

12 Desember 2024

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version