• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Di Balik Gempa M7,6 Sulut, Begini Cara Kerja Peringatan Dini BMKG

by Gusti Ridani
3 April 2026
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Gempa bumi berkekuatan 7,6 yang mengguncang wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara membuka perhatian masyarakat terhadap sistem peringatan dini tsunami di Indonesia. BMKG memastikan seluruh proses penyampaian informasi telah berjalan cepat, akurat, dan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa sistem peringatan dini tsunami memiliki tahapan waktu yang ketat dan diukur sejak gempa terjadi.

“Dalam waktu kurang dari tiga menit setelah gempa, BMKG harus menyampaikan informasi awal berupa parameter gempa, potensi tsunami, estimasi waktu tiba, dan tingkat ancaman,” ujarnya dalam rapat koordinasi di Gedung BNPB, Jakarta, dikutip Jumat (3/4/2026).

Pada kejadian ini, BMKG bahkan berhasil merilis informasi pertama hanya dalam 2 menit 45 detik setelah gempa terjadi. Selanjutnya, peringatan tahap kedua disampaikan dalam waktu kurang dari 10 menit, tidak menyarankan pembaruan informasi pada menit ke-30 hingga 60.

Seluruh rangkaian informasi tersebut ditutup maksimal 120 menit setelah estimasi waktu tiba tsunami pertama, untuk memberi ruang bagi pemerintah dan masyarakat melakukan langkah mitigasi.

Selain itu, BMKG juga mengirimkan data ke sistem internasional seperti Pusat Informasi Gempa Bumi ASEAN dan Sistem Peringatan Tsunami Samudera Hindia (IOTWS), sebagai bagian dari koordinasi global dalam mitigasi bencana.

Dalam proses pemantauan, BMKG menggunakan jaringan tide gauge untuk mendeteksi perubahan muka air laut. Hasilnya, terdeteksi ketinggian hingga 0,75 meter di beberapa wilayah.

Meski tergolong kecil, Faisal mengingatkan bahwa kondisi geografis wilayah kepulauan dapat memperbesar dampak gelombang tsunami.

“Kondisi topografi dapat menyebabkan amplifikasi gelombang, sehingga kewaspadaan tetap harus ditingkatkan,” tegasnya.

Hingga siang hari, BMKG mencatat 93 gempa susulan dengan magnitudo hingga 5,8, di mana beberapa di antaranya dirasakan masyarakat. Gempa ini termasuk jenis dangkal akibat aktivitas membekukan kerak bumi dengan mekanisme sesar naik.

Dampak gempa bumi dirasakan kuat di Ternate dengan intensitas V–VI MMI, sementara di Manado mencapai IV–V MMI, serta wilayah Gorontalo dan sekitarnya pada skala II–III MMI.

Di sisi lain, BMKG juga menerima laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi terkait peningkatan aktivitas gunung api yang diduga dipicu aktivitas tektonik pascagempa.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan hanya mengakses informasi resmi guna menghindari hoaks.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pastikan hanya dari sumber resmi BMKG,” ujar Faisal.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana , Suharyanto , mengapresiasi kecepatan informasi BMKG yang dinilai krusial dalam penanganan bencana berbasis data ilmiah.

“Informasi BMKG menjadi acuan penting agar masyarakat tidak panik dan tetap terarah,” ujarnya.

Senada, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno , menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap respons bencana.

“Jangan diingat setiap detik informasi peringatan dini.Semua tindakan harus berdasarkan data sains,” tegasnya.

Pemerintah juga menegaskan komitmen penuh dalam penanganan bencana, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto , dengan mengerahkan seluruh elemen terkait untuk mempercepat percepatan, pendataan, dan pemulihan.

Melalui sistem peringatan dini yang cepat dan terintegrasi, BMKG memastikan Indonesia terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, demi melindungi keselamatan masyarakat di tengah ancaman geologi yang tinggi.

Tags: BMKGgempa bumiGempa bumi Sulutmitigasi bencanaPeringatan diniPeringatan dini gempatsunami

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Dari Jepang dan Korsel, Prabowo Raup Investasi Rp574 Triliun

Dari Jepang dan Korsel, Prabowo Raup Investasi Rp574 Triliun

Recommended.

Kemenkes Larang RS Tolak Pasien BPJS Nonaktif Sementara, Berlaku Maksimal 3 Bulan

PBI BPJS Dicabut Tanpa Pemberitahuan, Pasien Gagal Ginjal Terjebak Administrasi

6 Februari 2026
Direktur Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro

Bareskrim Beri Asistensi ke Polda NTB dalam Kasus Kematian Brigadir MN

14 Juli 2025

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version