• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Data Kerusakan Pertanian Pascabencana di Sumatera Dinilai Tak Sesuai Fakta Lapangan

by Gusti Ridani
15 Januari 2026
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Akurasi data kerusakan sektor pertanian pascabencana di wilayah Sumatera dipersoalkan DPR RI. Data yang dipaparkan pemerintah dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di lapangan dan berpotensi berdampak pada kekeliruan perhitungan anggaran pemulihan.

Sorotan tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh dalam rapat kerja bersama Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Menteri Kehutanan di Ruang Rapat Komisi IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

“Pertama kami mengapresiasi para menteri yang sudah turun langsung ke daerah bencana dan melakukan aksi-aksi tanggap darurat. Bantuan beras dan minyak goreng dari Kementerian Pertanian itu benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Legislator Fraksi PKS itu.

Meski mengapresiasi langkah cepat pemerintah, Rahmat menegaskan bahwa persoalan mendasar yang perlu segera dibenahi adalah memperbaiki kerusakan data.

Menurutnya, data yang tidak akurat akan berimbas langsung pada kesalahan perhitungan kebutuhan anggaran pemulihan.

“Saya bisa memastikan, tanpa mengurangi rasa hormat kepada tim kementerian, data yang disampaikan ini tidak sesuai dengan kondisi lapangan. Dan efek dari data yang tidak akurat adalah salah dalam memprediksi anggaran yang dibutuhkan,” tegasnya.

Ia mencontohkan kondisi di Sumatera Barat, di mana dalam paparan pemerintah disebutkan tidak terdapat kerusakan pada sedimen dan jaringan irigasi.

Padahal, fakta di lapangan menunjukkan sejumlah infrastruktur vital pertanian mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Di data yang disampaikan, irigasi dan daratan tercatat tidak rusak. Ini tidak sesuai fakta. Bendungan Gunung Nago dan puluhan kawah lainnya rusak, tetapi tidak tercantum,” ungkap Rahmat.

Berdasarkan laporan pemerintah daerah, lanjut Rahmat, kebutuhan anggaran pemulihan sektor pertanian di Sumatera Barat saja diperkirakan mendekati Rp2 triliun. Angka tersebut dinilai jauh melampaui proyeksi anggaran pemerintah saat ini.

“Kalau hanya sekitar Rp1,4 triliun untuk tiga provinsi, menurut kami itu belum mencukupi,” katanya.

Komisi IV DPR RI pun mendorong pemerintah segera melakukan verifikasi ulang serta sinkronisasi data bersama pemerintah daerah. Langkah ini dinilai krusial agar kebijakan dan penganggaran pemulihan pascabencana benar-benar tepat sasaran.

Tags: Anggota DPR RIBencana sumateraDPR RIKerusakan lahan pertanianPascabencanaPenanganan BencanaPertanian

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi di Istana, Wamen Dikti: Momen Bersejarah

Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi di Istana, Wamen Dikti: Momen Bersejarah

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Dukung Program Kapolri, Inovasi DP Launching Tilang Elektronik ELTE

30 Desember 2023
38 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Akibat Banjir, KAI Berikan Refund Tiket 100 Persen

38 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Akibat Banjir, KAI Berikan Refund Tiket 100 Persen

18 Januari 2026

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version