• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Banjir dan Longsor Hantam Peternak di Sumatra, DPR Minta Bantuan Diawasi Ketat

by Gusti Ridani
6 Januari 2026
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra tidak hanya merusak kelangsungan hidup manusia, tetapi juga berdampak buruk pada sektor peternakan. Ratusan ribu hewan ternak terdampak, membuat peternak kehilangan sumber penghidupan sekaligus modal usaha.

Anggota Komisi IV DPR RI, Hindun Anisah, mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam menyalurkan bantuan bagi peternak yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Menurutnya, kebijakan tersebut mencerminkan kehadiran negara bagi kelompok masyarakat yang sering mendapat perhatian dalam penanganan pascabencana.

“Kami menyambut bantuan baik ini. Selama ini peternak sering kali terabaikan, padahal saat ternak hanyut atau mati, mereka praktis kehilangan mata pencaharian. Dukungan pemerintah adalah kunci agar mereka bisa bangkit kembali. Kendati demikian harus ada pengawasan ketat dalam proses penyalurannya,” ujar Hindun dalam rilisnya dikutip, Selasa (6/1/2026).

Berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan) per 31 Desember 2025, jumlah hewan ternak yang terdampak banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut mencapai 778.922 ekor.

Rinciannya meliputi unggas sebanyak 622.154 ekor, dengan jumlah terbanyak di Aceh mencapai 454.543 ekor. Sementara ternak kambing dan domba tercatat 113.325 ekor, sebagian besar juga berada di Aceh sebanyak 110.159 ekor.

Untuk sapi dan kerbau, jumlah terdampak mencapai 38.393 ekor, dengan Aceh kembali menjadi wilayah paling terdampak sebanyak 36.337 ekor.

Hindun menegaskan, intervensi pemerintah menjadi sangat krusial karena peternak tidak hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga aset utama produksi seperti ternak dan kandang.

Ia menilai penyelamatan sektor peternakan bukan semata-mata bantuan sosial, melainkan bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional.

Ia mengingatkan, gangguan pada sektor peternakan berpotensi memicu kelangkaan serta kenaikan harga komoditas pangan seperti daging, telur, dan susu.

“Negara tidak boleh abai terhadap efek berantai ini. Jika peternak dibiarkan berjuang sendiri, dampaknya akan membebani masyarakat luas melalui kenaikan harga pangan,” tegas legislator asal Jawa Tengah tersebut.

Meski mengapresiasi pendataan yang dilakukan Kementan, Hindun mendorong agar penyaluran bantuan dilakukan secara cepat, transparan, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masing-masing peternak. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan ketat agar tidak terjadi penyimpangan di lapangan.

“Bantuan harus disesuaikan dengan jenis ternaknya karena kebutuhan peternak sapi berbeda dengan peternak unggas. Ke depan, pemerintah juga harus menyiapkan program pemulihan jangka panjang agar mereka kembali mandiri,” pungkas politisi Fraksi PKB itu.

Tags: Anggota DPR RIBanjirBanjir AcehBanjir SumateraBencana AlamKorban Bencana AlamPenanganan Bencana

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Produksi Jagung 2025 Naik 6,44 Persen, BPS Catat Tambahan Hampir 1 Juta Ton

Produksi Jagung 2025 Naik 6,44 Persen, BPS Catat Tambahan Hampir 1 Juta Ton

Recommended.

Ketua Komisi IV DPR RI: Kinerja Mentan Amran Luar biasa

Ketua Komisi IV DPR RI: Kinerja Mentan Amran Luar biasa

10 Juli 2024
BRI Insurance Edukasi Santri Sukabumi Tentang Asuransi Syariah

BRI Insurance Edukasi Santri Sukabumi Tentang Asuransi Syariah

18 November 2024

Subscribe.

Trending.

Ketua MPR RI Ahmad Muzan

Prabowo Fokus Tata Hukum Nasional, Respons Kasus Suap Hakim Jadi Sorotan

17 April 2025
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Hari Ini di Angka Rp1.020.000

30 Desember 2023
Belum Lapor SPT? Ini Cara Ajukan Perpanjangan hingga 2 Bulan

Menkeu Purbaya Akui Aktivasi Akun Coretax Mandiri Rumit, Minta DJP Perjelas Panduan

1 Januari 2026
BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

29 Januari 2026
Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

25 November 2024
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version