• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Banggar DPR Soroti Subsidi Tak Tepat Sasaran, Kesalahan Penyaluran Capai 60–80 Persen

by Gusti Ridani
13 Maret 2026
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menyoroti masih tingginya ketidaktepatan target dalam penyaluran subsidi pemerintah. Ia menilai kebijakan subsidi perlu segera dibenahi agar benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan sekaligus tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurut Said, salah satu persoalan utama dalam sistem subsidi saat ini adalah tingginya tingkat kesalahan penyaluran, baik berupa kesalahan pengecualian maupun kesalahan penyertaan.

Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat yang berhak justru tidak menerima subsidi, sementara kelompok yang tidak berhak malah menikmatinya.

“Subsidi kita itu tingkat kesalahan penyalurannya masih cukup tinggi, baik dari sisi eksklusi maupun inklusi error. Bahkan bisa mencapai sekitar 60 sampai 80 persen,” ujar Said dalam keterangannya, dikutip Jumat (13/3/2026).

Ia menilai, perbaikan sistem verifikasi penerima subsidi menjadi langkah penting yang perlu segera dilakukan. Penggunaan teknologi memastikan pemberitahuan yang lebih akurat dapat membantu subsidi diterima oleh pihak yang tepat.

“Penyaluran subsidi seharusnya didukung dengan sistem verifikasi yang jelas, misalnya menggunakan sidik jari atau bahkan retina mata, sehingga penerima subsidi benar-benar terdata dengan baik,” jelasnya.

Selain itu, Said juga mendorong pemerintah untuk mengeluarkan kembali penerima subsidi, terutama bagi kelompok masyarakat yang secara ekonomi sudah tergolong mampu maupun sektor industri yang dinilai tidak lagi memerlukan dukungan subsidi dari negara.

Menurutnya, penyaluran subsidi kepada kelompok yang tidak tepat sasaran berpotensi menambah beban fiskal negara dan mengurangi efektivitas kebijakan tersebut.

“Subsidi untuk kelompok atas maupun industri sebaiknya segera dievaluasi, karena hal itu dapat menjadi beban tambahan bagi APBN,” tegas Legislator Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Said menambahkan bahwa sistem subsidi tidak hanya penting untuk meningkatkan efektivitas kebijakan, tetapi juga untuk menjaga kesehatan fiskal negara.

Dengan sistem yang lebih tepat sasaran, ruang fiskal pemerintah dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ia menegaskan, Banggar DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan fiskal pemerintah, termasuk memastikan program subsidi berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan dalam mendukung stabilitas ekonomi nasional.

Tags: Banggar DPRSaid Abdullahsubsidi APBNsubsidi pemerintah

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Di Tengah Ketegangan Global, Indonesia Perkuat Swasembada Energi dari Sawit hingga Singkong

Di Tengah Ketegangan Global, Indonesia Perkuat Swasembada Energi dari Sawit hingga Singkong

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Perdana Gunakan Skema Imbal Dagang, Kemendag Ekspor Kopi ke Mesir

30 Desember 2023
WHO Umumkan Darurat Ebola, Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Nasional

WHO Umumkan Darurat Ebola, Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Nasional

20 Mei 2026

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version