• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Aceh Surati UNDP dan UNICEF Terkait Bencana, Mendagri Tito Akui Belum Baca Suratnya

by Gusti Ridani
16 Desember 2025
Home Kabar Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Pemerintah Provinsi Aceh mengambil langkah-langkah penelitian dengan menyurati dua lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UNDP dan UNICEF, untuk meminta dukungan penanganan bencana pascabanjir bandang dan longsor. Namun, Menteri Dalam Negeri  (Mendagri) Tito Karnavian mengaku belum membaca surat tersebut.

Hal itu disampaikan Tito saat ditemui wartawan di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin malam, usai Sidang Kabinet Paripurna. Saat dimintai tanggapan terkait surat permintaan bantuan tersebut, Tito hanya menyampaikan akan menjelaskan lebih lanjut.

“Nanti kita pelajari,” kata Tito, dikutip dari Antara, Selasa (16/12/2025).

Dalam kesempatan yang sama, Tito mengaku belum mengetahui secara detail bentuk bantuan yang diminta Pemerintah Provinsi Aceh kepada dua badan PBB tersebut.

“Saya bantuan belum baca, saya belum tahu bentuknya seperti apa,” ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah Provinsi Aceh, Muhammad MTA, membenarkan bahwa ia telah mengirimkan surat resmi kepada United Nations Development Program (UNDP) dan United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF).

Ia menjelaskan, permintaan bantuan tersebut dilayangkan karena kedua lembaga PBB itu memiliki pengalaman panjang dalam proses pemulihan dan rehabilitasi pengungsi, khususnya pascabencana tsunami Aceh tahun 2004.

“Benar (sudah melayangkan surat, red.), (karena) mempertimbangkan mereka lembaga resmi PBB yang ada di Indonesia, maka meminta keterlibatan mereka dalam pemulihan. Kami rasa sangat dibutuhkan,” kata Muhammad MTA.

Menurutnya, hingga saat ini sudah ada sedikitnya 77 lembaga dan 1.960 relawan yang turun langsung ke wilayah terdampak bencana di Aceh. Mereka berasal dari organisasi non-pemerintah (NGO) lokal, nasional, hingga internasional, yang terlibat dalam penyaluran bantuan dan pendampingan pengungsi.

“Besar kemungkinan keterlibatan lembaga dan relawan akan terus meningkat dalam respon kebencanaan ini. Atas nama masyarakat Aceh dan korban, Gubernur sangat berterima kasih atas niat baik dan kontribusi yang sedang mereka berikan demi pemulihan Aceh,” ujarnya.

Gubernur yang dimaksud dalam pernyataan tersebut adalah Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Diketahui, bencana banjir bandang dan longsor melanda sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada tanggal 25 November 2025. Hingga Senin (15/12/2025), jumlah korban jiwa di tiga provinsi tersebut mencapai 1.030 orang, dengan 206 warga dilaporkan hilang.

Selain itu, berdasarkan data per 15 Desember 2025, jumlah pengungsi tercatat mencapai 608.940 jiwa. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah mencari dukungan lintas sektor, termasuk dari lembaga internasional, guna mempercepat pemulihan pascabencana.

Tags: AcehBencana AlamBencana di AcehBencana sumateraMendagriMenteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito KarnavianPBB

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Diskusi Reformasi Polri di Makassar: Kapolri Diminta Lepas dari Politik Praktis

Diskusi Reformasi Polri di Makassar: Kapolri Diminta Lepas dari Politik Praktis

Recommended.

Istimewa - Chris Smith Lamar ChatGPT, Kisahnya Viral di AS

Ketertarikan Emosional pada AI: Ketika Chatbot Dijadikan Pasangan Jiwa

23 Juni 2025
KabarIndonesia.ID

Ini Penerima Lengkap Tanda Kehormatan dari Negara Tahun 2021

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version