• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

29 Desa di Aceh-Sumut Dinyatakan Hilang Akibat Banjir dan Longsor

by Gusti Ridani
27 Januari 2026
Home Kabar Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Bencana banjir dan longsor meninggalkan luka mendalam di sejumlah wilayah Indonesia. Sebanyak 29 desa di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara dilaporkan hilang setelah terdampak bencana, bahkan sebagian wilayahnya berubah menjadi alur sungai.

Hal tersebut disampaikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto dalam rapat kerja Komisi V DPR RI bersama mitra kerja di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Yandri menjelaskan, desa-desa yang dinyatakan hilang merupakan wilayah yang terdampak bencana secara total, baik dari sisi wilayah kerja pemerintahan desa maupun sarana dan prasarana pelayanan publik.

“Desa-desanya ada yang menjadi sungai. Jadi banyak desa yang selama ini ada di sepadan sungai, ketika banjir, sungai berpindah ke desa itu. Jadi desanya benar-benar hilang,” kata Yandri.

Meski wilayah desa telah hilang, Yandri menegaskan penduduk desa tersebut masih ada. Kepala desa beserta perangkatnya pun tetap tercatat secara administratif dan saat ini berada di pengungsian.

“Tapi penduduknya, termasuk kepala desanya dan perangkat lainnya tetap ada, mengungsi. Jadi ini mungkin yang PR terberat di kami,” ujarnya.

Berdasarkan data hingga 12 Januari 2026, Yandri menyebutkan sebanyak 29 desa di enam kabupaten/kota kehilangan wilayahnya akibat bencana. Dari jumlah tersebut, 21 desa berada di Provinsi Aceh dan delapan desa di Sumatera Utara.

“Dilaporkan jumlah desa yang hilang wilayahnya sebanyak 29 desa di 6 kabupaten/kota, yaitu di Aceh ada 21 desa. Ini benar-benar hilang. Ada yang tadi saya bilang ada jadi sungai, ada yang tertimbun lumpur. Jadi sudah, desanya sudah tidak ada. Termasuk bangunannya dan sarana-prasarananya sudah tidak ada sama sekali,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yandri mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan terhadap desa-desa yang hilang tersebut melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Upaya yang dilakukan meliputi pemetaan dan pemutakhiran data desa terdampak, perencanaan perencanaan, hingga penyediaan lahan relokasi yang aman dan tidak rawan bencana.

“Kelima, rekonstruksi sarana dan prasarana dasar. Ini ada rumah, tentu ada kelengkapannya sarana air bersih, sarana pendidikan, kesehatan, dan sebagainya. Pemulihan ekonomi, ini penting di tingkat desa nanti. Ada desa tematik, UMKM, bumdes, kopdes, dan tentu ada pasar desa,” tuturnya.

Tags: BanjirBanjir AcehBanjir SumateraBencana AlamBencana di AcehBencana HidrometeorologiBencana sumatera

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Paripurna DPR Sahkan Hasil Uji Kelayakan 9 Anggota Ombudsman RI

Paripurna DPR Sahkan Hasil Uji Kelayakan 9 Anggota Ombudsman RI

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Makna Aksi Spontan Jokowi Kepada Orang Papua yang Tidak Tertangkap Kamera

30 Desember 2023
47.834 Jemaah Haji Tiba di Tanah Suci, Kemenhaj Pastikan Layanan Optimal

47.834 Jemaah Haji Tiba di Tanah Suci, Kemenhaj Pastikan Layanan Optimal

30 April 2026

Subscribe.

Trending.

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version