KABARINDONESIA.ID — Kapoksi Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya, meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat langkah mitigasi menghadapi potensi fenomena El Nino 2026 yang diprediksi dapat mencapai level sangat kuat.
Menurut Danang, BMKG memiliki peran strategis dalam menyediakan informasi cuaca dan iklim yang akurat, sekaligus memetakan wilayah yang berpotensi mengalami dampak paling besar akibat fenomena tersebut.
Langkah itu dinilai penting agar pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat dapat melakukan langkah antisipasi sejak dini guna mengurangi risiko bencana.
“BMKG harus melakukan mitigasi secara komprehensif dengan memetakan daerah-daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kekeringan, krisis air bersih, hingga kebakaran hutan dan lahan. Informasi tersebut harus disampaikan secara cepat dan mudah dipahami oleh seluruh pemangku kepentingan,” ujar Danang di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
El Nino Berpotensi Picu Kemarau Lebih Panjang
Danang menjelaskan fenomena El Nino 2026 telah aktif dan diperkirakan menyebabkan musim kemarau yang lebih kering serta berlangsung lebih lama di sebagian besar wilayah Indonesia.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), gangguan pada sektor pertanian, berkurangnya ketersediaan sumber daya air, hingga terganggunya aktivitas transportasi.
Sebagai mitra kerja BMKG di Komisi V DPR RI, Danang menilai koordinasi lintas kementerian dan lembaga perlu diperkuat agar upaya mitigasi berjalan lebih efektif.
Ia menekankan bahwa informasi dan peringatan dini dari BMKG harus menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun strategi penanganan sesuai karakteristik dan tingkat kerawanan masing-masing wilayah.
“Mitigasi tidak boleh hanya dilakukan ketika bencana sudah terjadi. Yang jauh lebih penting adalah memastikan seluruh daerah yang berpotensi terdampak telah memiliki peta risiko, rencana kontingensi, dan kesiapan sumber daya untuk menghadapi dampak El Nino,” tegasnya.
Dukung Arahan Presiden
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah III itu juga menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam mengantisipasi ancaman kemarau panjang.
Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Dalam rapat tersebut, Presiden menginstruksikan kementerian dan lembaga terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak kemarau yang beriringan dengan fenomena El Nino.
Arahan itu mencakup upaya menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat, mengantisipasi kekeringan di sektor pertanian, serta memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Danang berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bergerak secara terpadu agar dampak El Nino terhadap masyarakat dapat diminimalkan.
“Kesiapan menghadapi bencana dan berbagai situasi sulit menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan nasional, khususnya pada sektor infrastruktur, transportasi, sumber daya air, dan keselamatan masyarakat,” tutupnya.




