News  

Viral Video Aspal Hanyut Terbawa Banjir di Cirebon, Polisi: Video Lama

Viral Video Aspal Hanyut Terbawa Banjir di Cirebon Dipastikan Hoaks
Viral video aspal jalan hanyut terbawa banjir di Cirebon (Dok : Int).

KabarIndonesia.id — Sebuah video yang menampilkan aspal jalan terkelupas dan hanyut terbawa arus banjir di Cirebon banyak beredar di media sosial. Rekaman visual berdurasi singkat itu langsung memantik reaksi publik dan memicu tudingan soal buruknya kualitas infrastruktur serta lemahnya pengawasan pemerintah.

Namun, kepolisian memastikan video tersebut bukan peristiwa terbaru dan tidak terkait dengan banjir yang terjadi pada Desember 2025.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menegaskan, dia telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan menyusul video viralnya berdurasi 14 detik tersebut. Polisi bahkan melibatkan perangkat desa setempat untuk memastikan lokasi dan waktu kejadian.

“Ternyata video konten tersebut lama, tidak terjadi beberapa hari lalu,” kata AKBP Eko Iskandar, Senin (29/12/2025).

Dari hasil penelusuran, peristiwa dalam video itu diketahui terjadi pada Desember 2024. Polisi juga telah mengkonfirmasi langsung ke perangkat desa di lokasi kejadian.

“Kita sudah ketemu dengan perangkat desanya. Mereka menyebutkan bahwa kejadian itu terjadi pada Desember 2024 lalu,” ujar Eko.

Lokasi jalan aspal yang terekam dalam video viral tersebut berada di kawasan Perumahan Lobunta, Desa Banjarwangunan, Kabupaten Cirebon. Kepolisian memastikan seluruh informasi telah bekerja bersama pihak desa setempat.

Meski bukan kejadian baru, beredar ulangnya video tersebut bertepatan dengan musibah banjir di sejumlah wilayah Cirebon dinilai berpotensi menimbulkan kepanikan dan salah persepsi di tengah masyarakat.

Polres Cirebon Kota pun mengimbau warga agar lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial. Masyarakat diminta untuk tidak terburu-buru menyebarkan konten yang belum jelas kebenarannya dan selalu melakukan pengecekan melalui sumber resmi, seperti kanal kepolisian atau otoritas pemerintah terkait.

Exit mobile version