• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Industri dan Terapan
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • RUBRIK
  • TENTANG KAMI

Tupperware: Dari Kejayaan Hingga Kebangkrutan di Tahun 2024

by Firman Marlon
20 September 2024
Home Berita Pilihan
Share ke FBShare ke XShare di WA

kabarIndonesia.id — Tupperware, perusahaan asal Amerika yang telah mencatatkan sejarahnya sejak tahun 1940, kini sedang menghadapi tantangan besar berupa kebangkrutan. Melihat kembali perjalanan perusahaan alat dapur ikonik ini, keputusan untuk renungan mendalam terkait pemilik serta penyebab kebangkrutannya pada tahun 2024 adalah sangat relevan.

Pada masa pandemi Covid-19, Tupperware sempat menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Penjualan melonjak selama periode tersebut, ketika banyak orang mencari alternatif untuk memasak di rumah. Namun, memasuki tahun 2023, penurunan penjualan mulai terlihat, seperti yang dilaporkan oleh Business Insider. Saham Tupperware pada 10 April 2023 tercatat hanya setengah dari nilai penjualan yang biasanya mereka capai, sebuah indikasi yang memperingatkan bahwa perusahaan ini mungkin berada di ambang penutupan.

Pada periode akuntansi yang sama, Tupperware mengumumkan akan menunda laporan keuangan kuartal. Kebijakan tersebut disampaikan dalam pengajuan resmi ke SEC pada Agustus 2023. Dalam dokumen tersebut, Tupperware mengungkapkan, “Kami mengidentifikasi beberapa kesalahan penyajian pada periode sebelumnya dan kelemahan material dalam pengendalian internal atas pelaporan keuangan.” Penundaan ini meluas hingga triwulan keempat, dengan pengajuan yang berbeda pada September 2023.

Langkah-langkah tersebut mengindikasikan masalah mendalam di dalam struktur keuangan perusahaan. Pada 17 September 2024, Tupperware secara resmi mengumumkan ketidakmampuannya untuk bertahan dalam kondisi pasar yang menantang dan hasil kinerja yang minim selama setahun terakhir. CEO Tupperware, Laurie Ann Goldman, menegaskan, “Selama beberapa tahun terakhir, posisi keuangan perusahaan sangat dipengaruhi oleh lingkungan makroekonomi yang menantang.”

Pengajuan kebangkrutan Tupperware mencakup klaim aset antara 500 juta hingga 1 miliar dolar AS, serta klaim kewajiban yang berkisar antara 1 miliar hingga 10 miliar dolar AS. Informasi ini diungkap dalam surat pengajuan yang resmi.

Mengenai sejarahnya, pendiri Tupperware, Earl Silias Tupper, lahir di Amerika Serikat pada tahun 1907. Ia memulai karir bisnisnya pada usia 21 tahun, berkolaborasi dengan perusahaan berbasis inovasi dan riset. Karyanya dalam mengembangkan plastik yang tidak hanya kuat dan ringan, tetapi juga aman dan bening, menjadi fondasi awal bagi produk-produk Tupperware. Tupper mendirikan perusahaan bernama Poly-T pada tahun 1938 sebelum merilis produk Tupperware pertama pada tahun 1940-an. Bisnis ini melejit secara internasional hingga mencakup berbagai wilayah di Eropa, Amerika Tengah, dan Selatan pada tahun 1960-an.

Seiring berjalannya waktu, Tupperware mengalami beberapa perubahan kepemilikan. Perusahaan ini sempat diakuisisi oleh Kraft, sebuah perusahaan makanan, pada tahun 1980-an. Namun saat ini, Tupperware dimiliki oleh kombinasi saham dari berbagai investor, baik perorangan maupun perusahaan.

Dengan kebangkrutan yang saat ini dihadapi, banyak yang bertanya mengenai masa depan merek yang telah menjadi simbol inovasi di dunia dapur. Seperti yang terbukti, dinamika pasar dan perubahan perilaku konsumen dapat berdampak signifikan pada keberlangsungan sebuah perusahaan, termasuk Tupperware. Ke depannya, tantangan bagi Tupperware adalah untuk memangkas kerugian dan menemukan kembali relevansi di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Tags: Tupperware

Firman Marlon

Next Post
Pilot Susi Air Philip Mark Martein Dibebaskan OPM, Kapuspen TNI Pastikan Kondisi Stabil

Pilot Susi Air Philip Mark Martein Dibebaskan OPM, Kapuspen TNI Pastikan Kondisi Stabil

Recommended.

Prabowo Minta Riset Tak Sekadar Akademik, Anggaran Naik Rp4 Triliun

Prabowo Targetkan Beasiswa STEM Tembus 80 Persen, Jawab Tantangan SDM Nasional

17 Januari 2026
Lima Penerbangan dari Bali ke Timur Tengah Dibatalkan

Imbas Konflik AS-Iran, 5 Penerbangan dari Bali ke Timur Tengah Dibatalkan

1 Maret 2026

Subscribe.

Trending.

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

24 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • Kecerdasan Artifisial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Review
  • Photography
  • Security

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version