• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Industri dan Terapan
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • RUBRIK
  • TENTANG KAMI

Tito Karnavian Bahas Peran Aktor Non-Negara di Global Security Forum Qatar

by Firman Marlon
5 Mei 2025
Home Berita Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndoneisa.id — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyoroti urgensi kerja sama internasional dalam menanggulangi ancaman dari aktor non-negara pada ajang Global Security Forum (GSF) 2025 yang berlangsung di Qatar. Dalam forum bergengsi tersebut, ia tampil sebagai pembicara utama, mengangkat isu krusial seputar stabilitas global dan dinamika geopolitik kontemporer.

Diselenggarakan pada 28 hingga 30 April 2025, forum ini resmi dibuka oleh Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdurahman Al Thani. Hadir pula Menteri Dalam Negeri Sheikh Khalima bin Hamad Al Thani, pendiri The Soufan Center Ali Soufan, serta lebih dari 1.400 peserta yang mewakili 60 negara terdiri atas pejabat tinggi negara, akademisi, kepala lembaga internasional, dan aktivis kemanusiaan.

Dalam sesi pemaparan hari pertama, Tito menyampaikan perspektif Indonesia terkait aktor non-negara yang kian memengaruhi peta keamanan global. Menurutnya, entitas ini terbagi ke dalam dua kelompok besar yang satu bersifat destruktif, lainnya konstruktif.

“Ada aktor hostile yang berpotensi mengoyak tatanan internasional dan kestabilan global, yang mutlak harus dinetralisasi. Sementara di sisi lain, terdapat aktor yang kooperatif dan dapat menjadi mitra strategis dalam merawat keamanan bersama,” ujar Tito.

Ia mengemukakan pengalaman konkret Indonesia dalam menanggulangi jaringan teroris lintas negara, seperti al Jamaah al Islamiyyah yang berafiliasi dengan Al Qaeda dan Jamaah Ansharut Daulah yang menjalin koneksi dengan ISIS. Tito juga menyinggung penanganan kelompok separatis bersenjata di Aceh dan Papua, serta upaya melawan kejahatan transnasional mulai dari perdagangan narkotika, perdagangan manusia, hingga kejahatan siber.

“Rangkaian aktivitas ilegal ini tak hanya mengguncang keamanan, tapi juga menyandera pembangunan ekonomi dalam jangka panjang,” ungkapnya.

Namun demikian, Tito menegaskan bahwa aktor non-negara tidak melulu menjadi ancaman. Dalam konteks damai, mereka bisa menjadi kekuatan penyeimbang. Ia merujuk pada keberhasilan proses perdamaian Aceh yang melibatkan Crisis Management Initiatives, sebuah LSM internasional yang dikomandoi oleh mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisaari dan Juha Christensen—tokoh penting yang kemudian berkiprah di Asian Peace and Reconciliation Center. Selain itu, lembaga think tank seperti International Crisis Group dan S. Rajaratnam School of International Studies di Singapura juga disebut berkontribusi dalam strategi kontra-radikalisasi di Indonesia.

Dengan mempertimbangkan skala ancaman yang bersifat transnasional, Tito mengajukan dua rekomendasi strategis. Pertama, perlunya penguatan sinergi antarnegara melalui skema bilateral maupun multilateral, yang tak berhenti di tataran kebijakan, melainkan menyentuh level teknis dan operasional aparat di lapangan. Kedua, membangun aliansi dengan LSM, think tank, media, dan elemen masyarakat lainnya sebagai upaya preventif dan kuratif terhadap pengaruh negatif aktor non-negara.

“Penanganan ancaman modern tidak bisa dilakukan secara insular. Kolaborasi adalah kunci,” tegas mantan Kapolri itu.

Tito juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan forum ini, yang menurutnya merupakan representasi konkret kerja sama lintas sektor dan lintas batas. Peran aktif pemerintah Qatar yang menggandeng aktor non-negara global menjadi sorotan positif.

“Sinergi semacam ini telah mempertemukan kita dalam satu ruang strategis untuk berbagi pandangan, menumbuhkan pemahaman, dan merajut jejaring global yang lebih tangguh,” pungkasnya.

Tags: Mandagri

Firman Marlon

Next Post
Ilustrasi - Surat Suara

KPU DKI Kembalikan Sisa Dana Hibah Pilgub Jakarta 2024 Senilai Rp448 Miliar

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Minimalisir Potensi Bahaya Preeklampsia pada Ibu Hamil dengan ‘Act Now, Screen Now’

30 Desember 2023
Pemerintah Akui Bencana Sumatra Bukan Soal Cuaca, Siap Jerat Aktor Perusak Hutan?

Pemerintah Akui Bencana Sumatra Bukan Soal Cuaca, Siap Jerat Aktor Perusak Hutan?

3 Desember 2025

Subscribe.

Trending.

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

24 Juni 2026
AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

26 Juni 2026
Tips Aman Menggunakan Memory ChatGPT untuk Kerja Digital

Benarkah ChatGPT Semakin “Mengenal” Kamu? Begini Cara Kerja Memory, Chat History, dan Privasi Data

24 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Media digital berteknologi AI di Indonesia yang andal dan akurat memberitakan informasi seputar AI untuk membangun ekosistem AI yang sehat.

Follow Us

Rubrik

  • Kecerdasan Artifisial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Manajemen

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Mega Kuningan, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Wilayah Jakarta Selatan

Email: info@kabarindonesia.id

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Review
  • Apple
  • Applications
  • Computers
  • Gaming
  • Gear
    • Audio
    • Camera
    • Smartphone
  • Microsoft
  • Photography
  • Security

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version