News  

Sungai Cisadane Tercemar, DPR Desak Pemulihan Lingkungan Menyeluruh

Sungai Cisadane Tercemar, DPR Desak Pemulihan Lingkungan Menyeluruh
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi (Dok : Ist).

KabarIndonesia.id — Kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran pabrik di kawasan pergudangan Serpong, Kota Tangerang Selatan, mendapat sorotan serius dari DPR RI.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi mendesak pemerintah bergerak cepat agar dampak pencemaran yang sudah merusak ekosistem sungai dapat segera dikendalikan, sekaligus memastikan pemulihan lingkungan dilakukan secara menyeluruh.

“Kami mendengar katanya besok Pak Menteri akan melakukan kunjungan langsung ke perusahaan yang diduga terjadi kebocoran yang menyebabkan B3 itu mengalir ke daerah Cisadane. Mudah-mudahan Pak Menteri Kementerian Lingkungan Hidup bisa menyelesaikan dengan cepat,” katanya, dikutip Jumat (13/2/2026).

Berdasarkan informasi dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), pencemaran Sungai Cisadane dipicu kebocoran bahan berbahaya dan beracun (B3) yang mengalir ke aliran sungai.

Dampaknya, pencemaran dilaporkan meluas hingga 22,5 kilometer, mencakup wilayah Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.

Bambang menegaskan, Komisi XII DPR RI akan meminta penjelasan resmi dari kementerian terkait mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.

DPR juga menyatakan akan terus memantau penanganan di lapangan, termasuk memastikan langkah penegakan hukum berjalan, serta pemulihan lingkungan dilakukan tuntas agar kejadian serupa tidak terulang.

“Ya, secepatnya kami juga akan minta update kepada Kementerian,” ungkapnya.

Sebelumnya, KLH melaporkan dampak pencemaran telah memicu kematian berbagai biota akuatik di sepanjang aliran sungai, di antaranya ikan mas, ikan baung, ikan patin, ikan nila, dan ikan sapu-sapu.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran warga yang selama ini menggantungkan kebutuhan air dan mata pencaharian dari Sungai Cisadane.