• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Industri dan Terapan
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • RUBRIK
  • TENTANG KAMI

Saham Gorengan Disorot Investor Asing, CIO Danantara Bongkar Ciri-cirinya

by Gusti
2 Februari 2026
Home Ekonomi
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Fenomena saham gorengan kembali menjadi perhatian serius di pasar modal Indonesia. Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, angkat bicara dan mengungkap sejumlah karakteristik saham gorengan yang dinilai merugikan serta berpotensi menjadi bentuk kejahatan di pasar modal.

Sorotan juga datang dari Morgan Stanley Capital International (MSCI), lembaga riset keuangan global yang indeks dan datanya menjadi rujukan investor dunia. MSCI mencermati adanya indikasi saham dengan pergerakan yang dinilai tidak wajar di Bursa Efek Indonesia.

“Kebanyakan dari sisi investor atau MSCI menyebutnya sebagai univestability atau tidak layak untuk diinvestasikan. Karena mungkin secara valuasi sangat tinggi,” ucap Pandu, Minggu (1/2/2026).

Menurut Pandu, salah satu ciri utama saham gorengan terlihat dari rasio nilai perusahaan terhadap penjualan (EV/Sales) yang tidak masuk akal.

Rasio ini membandingkan penilaian keseluruhan perusahaan dengan pendapatan dari aktivitas bisnisnya, yang biasanya digunakan untuk menilai apakah saham tergolong murah atau mahal.

Selain itu, indikator lain yang patut diperhatikan adalah Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) yang berada jauh di atas kisaran normal. EBITDA mencerminkan tingkat keuntungan perusahaan sebelum dipotong pajak, bunga, dan depresiasi.

Indikator berikutnya adalah Price to Earnings Ratio (PER) yang dinilai tidak lazim. PER membandingkan harga saham dengan laba bersih per lembar saham dan kerap menjadi acuan investor untuk menilai kewajaran harga saham.

“Contohnya, dari EV to Sales, EV to EBITDA atau Price to Earnings Ratio yang amat tinggi apakah itu masuk akal,” ujarnya.

Pandu menyebut, valuasi PER yang dinilai tidak wajar menjadi salah satu alasan investor asing menawarkan saham-saham tertentu.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya menjaga iklim pasar modal yang sehat tanpa saling menyalahkan.

Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun pasar modal Indonesia yang lebih kredibel, likuid, dan berkelanjutan.

“Kami hendak melakukan investasi, perusahaan-perusahaan mempunyai fundamental yang sangat baik, perusahaan yang sangat baik dengan valuasi menarik serta likuiditas yang bagus,” tuturnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa ke depan, pasar modal Indonesia diharapkan semakin menjanjikan, tidak hanya ramai oleh pergerakan harga, tetapi kuat secara fundamental dan dipercaya investor global.

Tags: DanantaraHarga Saham GabunganInvestasi sahamMSCISahamSaham goerengan

Gusti

Next Post
Efek Diskon Listrik 2025, Inflasi Januari 2026 Naik 3,55 Persen

Efek Diskon Listrik 2025, Inflasi Januari 2026 Naik 3,55 Persen

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Pemilu 2024, Presiden Jokowi Ingatkan Jaga Stabilitas Politik dan Keamanan

30 Desember 2023
KabarIndonesia.ID

Hingga Besok, Pendaftaran PPPK Guru Kebutuhan Khusus Diperpanjang

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

24 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • Kecerdasan Artifisial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Review
  • Photography
  • Security

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version