News  

Penetapan 1 Syawal 1447 H Digelar 19 Maret, Ini Jadwal Sidang Isbat

Penetapan 1 Syawal 1447 H Digelar 19 Maret, Ini Jadwal Sidang Isbat
Penetapan 1 Syawal 1447 H Digelar 19 Maret (Dok : Ist).

KabarIndonesia.id — Kementerian Agama (Kemenag) menjadwalkan sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadhan 1447 H. Sidang akan digelar di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB.

Pelaksanaan sidang tahun ini kembali dipusatkan di Auditorium HM Rasjidi setelah sebelumnya sejumlah ruangan di area tersebut menjalani reformasi.

Pemilihan lokasi mempertimbangkan aspek teknis, mulai dari ketersediaan ruang representatif bagi tamu undangan hingga kondisi perumahan dan lalu lintas yang relatif lengang karena sebagian masyarakat telah memasuki masa mudik. Kondisi tersebut dinilai memudahkan pengaturan akses dan area parkir.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam), Abu Rokhmad menegaskan, persiapan sidang isbat telah dilakukan sesuai prosedur, baik dari sisi substansi maupun dukungan teknis.

“Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang pelaksanaannya, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik,” ujar Abu dalam keterangannya, dikutip Selasa (3/3/2026).

Sidang isbat akan melibatkan berbagai unsur, di antaranya pakar astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), planetarium, observatorium, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait lainnya.

“Karena melibatkan representasi yang luas, keputusan sidang isbat memiliki legitimasi keagamaan yang kuat,” tegasnya.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat , menambahkan bahwa kesiapan teknis terus dimatangkan, termasuk koordinasi pemantauan rukyatulhilal di berbagai titik di Indonesia.

“Dari sisi teknis, kami telah menyiapkan dukungan sarana dan prasarana sidang, sistem pelaporan rukyat, serta koordinasi dengan titik-titik pemantauan hilal di seluruh Indonesia. Harapannya, proses sidang dapat berjalan dengan tertib, akurat, dan informatif bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi pemerintah setelah seluruh rangkaian sidang selesai.

Rangkaian sidang isbat akan diawali dengan seminar posisi hilal, dilanjutkan verifikasi laporan rukyatulhilal dari berbagai daerah, kemudian pelaksanaan sidang isbat, dan diakhiri dengan pengumuman resmi penetapan 1 Syawal 1447 H oleh Menteri Agama.

Sebelumnya, Kemenag telah memastikan Rapat Persiapan Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H di Gedung Kemenag Thamrin pada 27 Februari 2026. Rapat tersebut berisi sejumlah pejabat terkait guna seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.