KabarIndonesia.id — Presiden RI Prabowo Subianto melanjutkan agenda kunjungan resminya ke Jepang dengan melakukan pertemuan khusus bersama Naruhito di Istana Kekaisaran Jepang, Tokyo, Senin (30/3/2026). Pertemuan empat mata ini menjadi simbol penguatan hubungan bilateral Indonesia–Jepang di tingkat tertinggi.
Setibanya di Istana Kekaisaran, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Kaisar Naruhito. Keduanya kemudian menuju ruang Take-no-ma untuk melakukan sesi foto bersama sebelum melanjutkan pertemuan tertutup dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas sejumlah isu strategis yang menjadi kepentingan bersama kedua negara.
Selain itu, percakapan juga dialog dengan dialog ringan yang mencerminkan kedekatan pribadi antara Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito.
Tak hanya itu, Presiden Prabowo juga bertemu dengan Fumihito, yang merupakan adik Kaisar Naruhito. Pertemuan ini semakin memperkuat hubungan persahabatan Indonesia dan Jepang, tidak hanya pada tingkat pemerintahan, tetapi juga dalam lingkup keluarga pemerintahan.
Pertemuan Usai, Presiden Prabowo bersama Kaisar Naruhito dan Putra Mahkota Fumihito menghadiri jamuan santap siang kenegaraan yang digelar di kompleks Imperial Palace Tokyo .
Jamuan berlangsung dalam suasana hangat dan bersahabat, dengan latar pemandangan taman istana yang tertata indah. Presiden Prabowo tampak beberapa kali tersenyum dan terlibat percakapan santai, bahkan mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan lingkungan istana.
Kehangatan dalam pertemuan ini mencerminkan hubungan erat antara Indonesia dan Jepang yang tidak hanya dibangun atas strategi kepentingan, tetapi juga dilandasi rasa saling menghormati dan kepercayaan.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat, di antaranya Ragowo Hediprasetyo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kunjungan ini menjadi penegasan bahwa kemitraan Indonesia–Jepang terus bergerak maju, semakin erat, dan menyusun strategi, seiring meningkatnya kerja sama di berbagai bidang ke depan.












