• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Industri dan Terapan
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • RUBRIK
  • TENTANG KAMI

Konflik Timur Tengah Picu Volatilitas Harga Minyak, APBN Disiapkan Jadi Peredam Gejolak

by Gusti
13 Maret 2026
Home Ekonomi
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Pemerintah menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap menjadi instrumen utama untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah gejolak global, termasuk volatilitas harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa hingga akhir Februari 2026 kinerja pendapatan negara menunjukkan tren positif.

Dalam pemaparan APBN KiTa, ia mengungkapkan bahwa penerimaan pajak mengalami pertumbuhan yang kuat seiring meningkatnya aktivitas perekonomian masyarakat.

Hingga 28 Februari 2026, realisasi penerimaan pajak tercatat mencapai Rp245,1 triliun. Secara khusus, pemerintah mencatat signifikan pada Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang meningkat hingga 97 persen.

“PPN dan PPnBM dibayar jika ada transaksi. (Lonjakan) ini menunjukkan bahwa di perekonomian kita transaksi berjalan terus, kegiatan ekonomi, aktivitas ekonomi itu berjalan terus,” ujar Suahasil dalam keterangannya, dikutip Jumat (13/3/2026).

Empat sektor utama masih menjadi kontributor terbesar penerimaan pajak, yakni industri pengolahan, perdagangan, sektor keuangan dan asuransi, serta pertambangan. Seperempat sektor tersebut menyumbang sekitar 74 persen dari total penerimaan pajak nasional.

Seiring dengan kuatnya pendapatan negara, pemerintah juga mempercepat realisasi belanja negara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama 2026.

Hingga akhir Februari, belanja negara telah mencapai Rp493,8 triliun, meningkat 41,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Salah satu program yang mendorong peningkatan belanja tersebut adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hingga 9 Maret 2026, program ini telah menjangkau 61,6 juta penerima manfaat, terdiri dari 50 juta siswa dan 10,5 juta penerima nonsiswa seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia.

Total anggaran yang telah terserap untuk program tersebut mencapai Rp44 triliun.

Selain itu, Kementerian Keuangan juga melaporkan perkembangan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur negara.

Hingga 10 Maret 2026, pemerintah telah menyalurkan Rp24,7 triliun atau sekitar 45 persen dari total alokasi sebesar Rp55 triliun untuk ASN, TNI, dan Polri.

“Kami mendorong seluruh K/L dan Pemerintah Daerah segera menuntaskan pembayaran THR agar tuntas sebelum hari raya,” tambahnya.

Di sisi lain, pemerintah terus memantau perkembangan harga minyak mentah dunia Harga Minyak Mentah Indonesia (ICP) yang dipengaruhi oleh eskalasi konflik di Timur Tengah. Harga minyak sempat menembus di atas US$100 per barel , namun pergerakannya masih sangat fluktuatif.

Suahasil menegaskan bahwa APBN akan berfungsi sebagai shock absorber atau peredam gejolak melalui skema subsidi dan pembaruan energi , sehingga dampaknya terhadap harga energi global tidak langsung membebani masyarakat.

Selain isu energi, pemerintah juga mencatat peningkatan penindakan terhadap rokok ilegal di sektor kepabeanan. Frekuensi penindakan meningkat dari 1.993 kasus pada tahun sebelumnya menjadi 2.872 penindakan pada tahun 2026, dengan jumlah rokok ilegal yang disita mencapai 369 juta batang, naik dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu, realisasi Transfer ke Daerah (TKD) hingga saat ini telah mencapai Rp147,7 triliun. Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada daerah-daerah yang terkena bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Untuk membantu pemulihan daerah tersebut, pemerintah menyiapkan dana tambahan sebesar Rp10,65 triliun yang akan disalurkan secara bertahap mulai Februari hingga April 2026.

Langkah-langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara penguatan fiskal dan perlindungan ekonomi masyarakat di tengah-tengah perekonomian global.

Tags: APBN Kita 2026ekonomi Indonesia 2026Harga minyak DuniaKonflik timur tengah

Gusti

Next Post
Banggar DPR Soroti Subsidi Tak Tepat Sasaran, Kesalahan Penyaluran Capai 60–80 Persen

Banggar DPR Soroti Subsidi Tak Tepat Sasaran, Kesalahan Penyaluran Capai 60–80 Persen

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Kemenkes Rancang Ketahanan Sistem Kesehatan Secara Global

30 Desember 2023
DPRD DKI Jakarta Dorong Perda Perlindungan Hewan Domestik

DPRD DKI Jakarta Dorong Perda Perlindungan Hewan Domestik

24 Januari 2025

Subscribe.

Trending.

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

24 Juni 2026
AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

AI Tak Bisa Gantikan Ulama dan Tradisi Talaqqi, Ini Penjelasan Kemenag

26 Juni 2026
Tips Aman Menggunakan Memory ChatGPT untuk Kerja Digital

Benarkah ChatGPT Semakin “Mengenal” Kamu? Begini Cara Kerja Memory, Chat History, dan Privasi Data

24 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • Kecerdasan Artifisial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Review
  • Photography
  • Security

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version