• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Nanik Akan Evaluasi 63 Juta Penerima MBG, Program Difokuskan Lebih Tepat Sasaran

by Gusti Ridani
8 Juni 2026
Home Kabar Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dilantik, Nanik S. Deyang, akan melakukan evaluasi terhadap sekitar 63 juta penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan gizi pemerintah benar-benar diterima kelompok yang membutuhkan sekaligus meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran negara.

Bersama Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dan Trenggono, Nanik menegaskan fokus kepemimpinannya tidak hanya pada perluasan program, tetapi juga pada peningkatan kualitas, efisiensi, dan ketepatan sasaran penerima manfaat.

“Kami concern pada efisiensi anggaran agar bisa tidak membebani anggaran negara pada saat ini, tetapi dengan tidak mengubah target dari yang kita berikan gizi,” jelas Nanik usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Sebagai langkah awal, BGN akan melakukan moratorium sementara untuk mengkaji kebutuhan ideal jumlah dapur MBG yang saat ini beroperasi di berbagai daerah. Evaluasi tersebut bertujuan memastikan kapasitas dapur sesuai dengan jumlah penerima manfaat yang dilayani.

“Kita tata apakah dapur ini melayani, ini sudah bisa melayani sebetulnya dengan penerima manfaat yang ada atau sebetulnya berlebihan,” pungkasnya.

Selain penataan dapur, BGN juga akan melakukan refocusing atau penajaman sasaran penerima manfaat. Menurut Nanik, evaluasi terhadap data penerima menjadi penting agar program intervensi gizi lebih tepat sasaran dan menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan.

“Jadi kita akan arahkan nanti benar-benar pada anak-anak atau penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi. Ini kita akan refocusing sehingga apakah 63 juta yang sekarang ada ini bener tuh 63 juta ini butuh. Atau sebetulnya bisa dikurangi kemudian nanti kita tambah yang belum memperoleh,” jelasnya.

Nanik menegaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum penguatan kualitas pelaksanaan Program MBG. Karena itu, BGN akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dapur-dapur yang telah beroperasi untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai petunjuk teknis dan standar yang telah ditetapkan.

“Kami juga sudah sampaikan ke Presiden di tahun 2026 ini kita bukan mengejar kuantitas tapi pada kualitas. Sehingga kami akan mengecek apakah dapur-dapur yang sekarang ada ini sesuai dengan juknis atau tidak,” pungkasnya.

Di sisi lain, BGN juga menyiapkan strategi khusus untuk memperluas jangkauan program di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Salah satunya dengan membangun kolaborasi bersama perusahaan melalui program tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Menurut Nanik, skema kolaborasi tersebut dapat menjadi solusi untuk mendukung pelaksanaan program di daerah-daerah yang belum memiliki dukungan investasi atau infrastruktur yang memadai.

“Untuk wilayah-wilayah yang belum digarap oleh investor, kami akan coba kerjasamakan, atau kita bisa dibiayai dengan CSR-nya BUMN atau mungkin ada hibah dari luar negeri, atau mungkin juga kalau tempat itu ada perusahaan-perusahaan besar berinvestasi,” ucapnya.

Melalui berbagai langkah evaluasi, penataan, dan penguatan kualitas tersebut, BGN menegaskan komitmennya untuk menghadirkan Program Makan Bergizi Gratis yang lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

Pemerintah berharap program ini tidak hanya menjadi instrumen pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak dan kelompok rentan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat, kuat, dan unggul.

Tags: Badan Gizi NasionalKepala BGNMakan Bergizi GratisNanik S DeyangProgram MBGSPPG

Gusti Ridani

Jurnalis sejak 2020, bergabung ke Kabar Grup Indonesia mulai 2024 sebagai editor.

Next Post
Prabowo Tambah Bantuan Pangan Beras 10 Kg, Sasar 33,24 Juta Warga

Prabowo Tambah Bantuan Pangan Beras 10 Kg, Sasar 33,24 Juta Warga

Recommended.

Ilustrasi - Polda Kaltim Ungkap Kasus Narkoba, Sita 33 Kg Sabu dari Tiga Pelaku

Kurir 33 Kg Sabu Diringkus, Polisi Kaltim Terus Kembangkan Kasus

28 April 2025
Ilustrasi - Lapas Baubau

Provokasi Seorang Napi Picu Kerusuhan di Lapas Baubau, Situasi Berhasil Dikendalikan

1 Juli 2025

Subscribe.

Trending.

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

23 Oktober 2024
Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

13 Desember 2024
Ibu Rumah Tangga di Bekasi Bisa Punya Penghasilan, Caranya Bikin Onigiri dan Sushi yang Viral

Sandiaga Uno Dorong UMKM Bekasi Lewat Pelatihan Onigiri dan Sushi

9 November 2025
PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

PBB Rilis Laporan Ilmiah AI Pertama, Peringatkan Regulasi Tertinggal dan Ancaman Teknologi Makin Nyata

3 Juli 2026
Ancaman Hacker Meningkat, GovTech AI Nasional Didesak Terapkan Sistem Keamanan Zero Trust

Ancaman Hacker Meningkat, GovTech AI Nasional Didesak Terapkan Sistem Keamanan Zero Trust

16 Juli 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version