• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Waspada Antraks, Kenali Gejala dan Pencegahannya!

by Herlin Saddid
30 Desember 2023
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Baru-baru ini dikabarkan, kasus antraks merebah di Kabupaten Gunungkidul DIY, dimana sudah 3 orang dilaporkan meninggal.

Mereka adalah bagian dari warga yang terindikasi positif antraks usai mengonsumsi daging sapi yang tidak sehat atau mati karena sakit.

Antraks adalah suatu penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. Antraks umumnya menyerang hewan herbivora seperti sapi, kambing, domba, yang dapat menular ke manusia.

Bakteri penyebab antraks ini apabila kontak dengan udara akan membentuk spora yang sangat resisten terhadap kondisi lingkungan dan bahan kimia tertentu. Spora ini dapat bertahan sampai lebih dari 40 tahun di tanah.

Spora Antraks dapat menular ke hewan ternak, dan manusia bisa terinfeksi jika mengkonsumsi hewan ternak tersebut serta dapat dapat langsung masuk ke tubuh manusia lewat luka pada tubuh.

Direktur Kesehatan Hewan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, drh. Nuryani Zainuddin mengatakan gejala klinis antraks pada hewan gejala klinis antraks pada hewan berupa demam tinggi pada awal infeksi, gelisah, kesulitan bernapas, kejang, rebah, dan berujung kematian.

Gejala lain yang biasa terjadi seperti perdarahan di lubang hidung dan mulut hewan. 

Meski begitu, tidak jarang hewan ternak mengalami kematian mendadak tanpa menunjukkan gejala klinis.

“Hewan yang mati akibat penyakit ini perlu dibakar atau dikubur untuk mencegah penularan. Tidak boleh dibedah atau disembelih,” ucapnya.

Berikut Gejala Antraks Pada Hewan dilansir dari Kemenkes RI

Bentuk per akut (sangat mendadak)
Hewan akan berputar-putar, gigi gemertak dan mati hanya beberapa menit setelah darah keluar dari lubang-lubang kumlah tubuh (telinga, hidung, anus, kelamin).

Bentuk sub akut
Terlihat adanya pembengkakan pada kelenjar limfa daerah leher karena bakteri antraks terlokalisasi di daerah itu.

Bentuk akut
Pada sapi gejala umumnya adalah pembengkakan sangat cepat di daerah leher, dada, sisi perut, pinggang dan kelamin luar. Dari lubang kumlah keluar darah encer merah kehitaman.

Bentuk kronis
Terlihat luka pada lidah dan tenggorokan, pada sapi gejala ini akan berlangsung 2-3 bulan.

Gejala Antraks pada Manusia

Antraks Kulit
Muncul pada 2-7 hari setelah melakukan kontak dengan hewan yang sakit antraks maupun spora antraks. Gejalanya berupa kelainan kulit biasanya terjadi di bagian tubuh yang terbuka seperti kaki, tangan, leher, dan wajah, serta munculnya eschar atau jaringan hitam pada kulit.

Antraks Saluran Pencernaan
Antraks ini bisa menyebabkan kematian dan pada umumnya gejala akan muncul pada 2-5 hari, gejala seperti demam, gangguan menelan, mual, diare, muntah, pembengkakan pada leher dan dada, sakit perut hebat, muntah dan BAB darah serta perut bengkak.

Antraks Pernapasan
Antraks pernapasan juga bisa menyebabkan kematian, gejalanya yaitu demam, lemah, batuk kering, sesak nafas, dan denyut jantung cepat.

Penyakit antraks merupakan penyakit yang tidak dapat dibebaskan, tapi hanya dapat dikendalikan karena dia membentuk spora di tanah dan di lingkungan. 

Ada beberapa pencegahan yang dapat dilakukan terhadap hewan ternak, dianataranya vaksinasi. Ada juga kegiatan pengamatan dan identifikasi penyakit antraks melalui surveilans dan pengambilan sampel untuk melakukan deteksi dini.

Berikut pencegahan Antraks pada hewan:

1. Vaksinasi

Secara nasional Kementerian Pertanian (Kementan) sudah mengalokasikan kegiatan pencegahan antraks melalui penyediaan vaksin dan operasional sebanyak 96 ribu dosis setiap tahun termasuk tahun 2023.

“Kami menyediakan 110 ribu dosis vaksin untuk buffer stock pusat. Wabah penyakit hewan seperti yang terjadi di Gunung Kidul yang sebenarnya sudah ada alokasi vaksin sebelumnya, tetapi karena ada wabah maka perlu perluasan vaksinasi untuk daerah-daerah yang masih bebas,” ungkap drh. Nuryani.

2. Kontrol lalu lintas hewan ternak,

3. Tindakan disposal pada hewan terinfeksi.

Pencegahan Antraks Pada Manusia

1. Dilarang memotong/menyembelih dan mengonsumsi hewan ternak yang sakit/mati mendadak

2. jika mengalami gejala yang mengarah ke Antraks, masyarakat diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. 

Herlin Saddid

Next Post
KabarIndonesia.ID

Gelar Ratas, Jokowi Bahas Rancangan Pendanaan Murah Himbara

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Gelar Pertemuan Bisnis, Jokowi Tekankan Komitmen Indonesia Jaga Investasi

30 Desember 2023
KabarIndonesia.ID

Sekretariat Kabinet Siapkan Desain Besar Pembinaan Jabatan Fungsional Penerjemah

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

23 Oktober 2024
Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

13 Desember 2024
Ibu Rumah Tangga di Bekasi Bisa Punya Penghasilan, Caranya Bikin Onigiri dan Sushi yang Viral

Sandiaga Uno Dorong UMKM Bekasi Lewat Pelatihan Onigiri dan Sushi

9 November 2025
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Akhir Bulan di Angka Rp1.029.000 Per Gram

30 Desember 2023
Presiden Prabowo Lantik Ketua Harian dan Anggota Dewan Energi Nasional

Bahlil Lahadalia Jadi Ketua Harian, Ini Daftar Lengkap Dewan Energi Nasional

28 Januari 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version