• Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Serambi Muslim
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Industri dan Terapan
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fasion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • RUBRIK
  • TENTANG KAMI

BGTC Undip 2024: Strategi Efektif Kelola Keuangan Pribadi

by Firman Marlon
3 Desember 2024
Home Ekonomi
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Program Bisnis Indonesia Goes to Campus (BGTC) kembali menyambangi kampus Universitas Diponegoro (Undip), Kota Semarang. Dalam rangkaian acara yang berlangsung pada Senin (2/12), literasi keuangan menjadi salah satu isu utama yang dibahas. Financial Planner sekaligus CEO Okefinansial, Eko Usriyono, berbagi wawasan tentang pentingnya perencanaan keuangan yang bijak untuk generasi muda.

Menurut Eko, pengelolaan keuangan sangat penting karena pendapatan individu umumnya terbatas, sedangkan kebutuhan dan keinginan terus bertambah. “Pendapatan keuangan kita itu terbatas, tetapi keinginan kita tidak terbatas. Solusinya, ternyata kita perlu untuk mengelola keuangan kita secara bijaksana. Sehingga semua tujuan keuangan tersebut bisa tercapai,” ujarnya dalam diskusi tersebut.

Eko memaparkan lima langkah sederhana dalam menyusun perencanaan keuangan yang efektif:

  1. Menentukan Tujuan Finansial
    Langkah pertama adalah memiliki tujuan keuangan yang jelas, baik jangka pendek maupun panjang. Tujuan ini menjadi panduan dalam menyusun strategi keuangan.
  2. Melakukan Pemeriksaan Finansial
    Mengevaluasi kondisi keuangan saat ini menjadi kunci untuk memahami apa yang dapat dicapai dan bagaimana mencapainya.
  3. Mengembangkan Strategi Finansial
    Setelah memahami situasi keuangan, langkah berikutnya adalah menyusun strategi yang realistis dan sesuai kebutuhan.
  4. Menerapkan Perencanaan Keuangan
    Implementasi perencanaan yang sudah disusun harus dilakukan secara konsisten.
  5. Melakukan Evaluasi Rutin
    Perencanaan keuangan tidak bersifat statis. Evaluasi secara berkala diperlukan untuk memastikan semua rencana berjalan sesuai target.

Eko menjelaskan bahwa ada tiga cara utama untuk mencapai tujuan keuangan, yakni:

  • Meningkatkan Pemasukan
    Langkah ini dapat dilakukan dengan mencari penghasilan tambahan atau meningkatkan produktivitas pekerjaan.
  • Menabung dan Berinvestasi
    Menabung menjadi dasar yang kokoh untuk keamanan finansial, sedangkan investasi menawarkan peluang untuk mengembangkan kekayaan.
  • Mengambil Utang secara Bijak
    Utang dapat menjadi alat yang bermanfaat jika digunakan untuk kebutuhan produktif, seperti pendidikan atau bisnis.

Namun, ia juga menyoroti kebiasaan buruk generasi muda yang kerap terjebak dalam utang konsumtif. “Permasalahannya, hari ini generasi muda banyak yang terjebak utang bukan karena benar-benar membutuhkan, tetapi demi memenuhi kebutuhan gaya hidup dan hobi,” ungkapnya.

Eko memberikan panduan praktis mengenai batasan dalam berutang. Ia menyarankan agar jumlah utang tidak melebihi 10%-35% dari pendapatan bersih bulanan. Dengan demikian, anggaran untuk kebutuhan lain tetap terjaga.

Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun dana darurat sebagai prioritas utama dalam keuangan. Dana darurat ini berfungsi sebagai perlindungan dalam situasi mendesak sehingga tidak perlu meminjam uang. “Dana darurat adalah tujuan keuangan pertama yang harus diwujudkan, baru yang lain. Karena kalau terjadi apa-apa, kita bisa mengambil uang itu. Tidak perlu mengambil pinjaman,” jelasnya.

Eko merekomendasikan bahwa dana darurat idealnya sebesar 3-6 kali pengeluaran bulanan. Hal ini memberikan fleksibilitas yang cukup untuk menghadapi risiko tak terduga.

Investasi merupakan langkah penting dalam membangun kekayaan. Namun, Eko mengingatkan bahwa pemahaman tentang risiko dan keuntungan dari sebuah produk investasi adalah hal utama sebelum mulai berinvestasi.

Bagi investor pemula, produk investasi seperti reksadana dinilai sangat cocok. “Salah satu produk investasi yang direkomendasikan untuk pemula adalah reksadana. Pasalnya, dengan produk itu masyarakat awam khususnya generasi muda bisa mencicipi keuntungan berinvestasi dengan risiko yang minim,” terang Eko.

Tidak kalah penting, Eko mengingatkan peserta untuk selalu mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran. Dengan catatan keuangan yang teratur, seseorang dapat memonitor kebiasaan belanja dan merencanakan pengeluaran dengan lebih efektif.

“Terakhir, pastikan teman-teman tahu pengeluarannya masing-masing. Harus punya catatan keuangan, itu penting. Teman-teman juga harus punya mimpi, setelah itu punya pendapatan, pengeluarannya seberapa, kalau ada risiko tahu bagaimana memitigasinya,” tutup Eko.

Acara BGTC di Undip 2024 ini memberikan wawasan penting mengenai literasi keuangan kepada mahasiswa sebagai generasi muda. Dengan pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan, generasi muda dapat membangun masa depan finansial yang lebih stabil dan mencapai tujuan hidup mereka dengan bijak.

Dengan berbagai tantangan keuangan yang dihadapi masyarakat, langkah-langkah yang disampaikan Eko Usriyono memberikan panduan praktis bagi siapa saja yang ingin memperbaiki kondisi keuangannya. Literasi keuangan bukan hanya tentang menabung atau berinvestasi, tetapi juga tentang pengelolaan risiko dan pengambilan keputusan finansial yang cerdas.

(Sumber: kabarjawa.com)

Tags: 2024BGTCKeuanganStrategiUndipa

Firman Marlon

Next Post
Kenaikan PPN Menjadi 12% Dapat Menambah Beban Masyarakat

Kenaikan PPN Menjadi 12% Dapat Menambah Beban Masyarakat

Recommended.

Istimewa - Menhub Dudy dan Kapolda Jatim Serahkan Jenazah Korban KMP Tunu Pratama di Ketapang

Menhub Serahkan Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya kepada Keluarga di Pelabuhan Ketapang

7 Juli 2025
KabarIndonesia.ID

Harkitnas, Gen-Sy Kunci Kebangkitan Ekonomi Keuangan Syariah Indonesia dan Dunia

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AI Premium Tak Lagi Mahal, Kabuzen AI Sasar Pelajar dan Mahasiswa

30 Juni 2026
Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

Google DeepMind Gandeng A24 Kembangkan AI untuk Produksi Film

25 Juni 2026
Prabowo Samakan Risiko AI dengan Nuklir, Sebut Bisa Mengancam Peradaban

Prabowo Soroti Fenomena Agen AI, Siapkan Penguatan SDM dan Riset Indonesia

30 Juni 2026
DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

DPR Usul AI Bantu Diagnosis di Daerah, Ini Tanggapan Menkes

25 Juni 2026
Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

Mulai 1 Juli 2026, Komisi Gojek dan Grab untuk Ojol Resmi Jadi 8 Persen

24 Juni 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • Kecerdasan Artifisial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Makassar
  • Kabar Jawa
  • Kabar Sunda
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Kalimantan
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Review
  • Photography
  • Security

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version