• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Menuju Ekonomi Hijau: Pentingnya Roadmap dan Regulasi yang Jelas

by Firman Marlon
4 November 2024
Home Ekonomi Bisnis
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Langkah Indonesia menuju ekonomi hijau memerlukan pengaturan yang matang dan roadmap yang terstruktur untuk mencapai target pengurangan emisi karbon,” kata Ferdy Hasiman, peneliti dari Alpha Research Database.

Ferdy Hasiman, menekankan pentingnya peta jalan yang jelas agar tujuan ambisius ini tidak hanya menjadi wacana.

“Jika serius, ekonomi hijau bisa membantu kita cepat mencapai target emisi karbon. Potensinya besar, tetapi tanpa roadmap yang jelas dan tahapan yang tegas, hasil yang diinginkan sulit tercapai.” Ia menyoroti pentingnya langkah-langkah yang sistematis untuk memastikan kemajuan di setiap tahap.

Saat ini, Indonesia menargetkan bauran energi baru terbarukan (EBT) sebesar 23 persen pada tahun 2025, namun pencapaian saat ini baru mencapai belasan persen. Menurut Ferdy, hambatan terbesar berasal dari tingginya biaya investasi untuk proyek energi, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).

Ferdy juga menyoroti kendala regulasi yang belum rampung di tingkat parlemen. Ia mengatakan, “Revisi undang-undang tentang energi baru terbarukan di DPR belum selesai. Hal ini memperlambat perkembangan energi hijau.” Ia menekankan bahwa regulasi yang kuat penting agar investor merasa yakin untuk berinvestasi.

Kepastian hukum menjadi kunci dalam menarik minat investor, terutama di sektor energi terbarukan yang berisiko tinggi dan memerlukan biaya besar. Ferdy menegaskan, “Tanpa kepastian, sulit mengundang investasi besar. Segalanya harus direncanakan dengan matang.”

Selain itu, insentif juga dianggap krusial untuk menarik investasi di sektor ini. Ferdy berharap pemerintah dapat segera menawarkan insentif yang menarik. “Saya yakin pemerintah memahami hal ini, tetapi kita perlu langkah konkret segera,” tambahnya.

Di sisi lain, pemerintah berencana untuk fokus pada investasi berkelanjutan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen, yang merupakan ambisi Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Menteri Investasi Rosan Roeslani menekankan bahwa investasi adalah kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Rosan juga mengungkapkan bahwa perusahaan global kini lebih selektif dalam memilih lokasi investasi, mencari komitmen negara terhadap keberlanjutan. Contohnya, Sembcorp, perusahaan energi terbarukan asal Singapura, yang telah mengembangkan 13 kawasan industri hijau di Vietnam dan ingin menarik investasi serupa ke Indonesia.

Pemerintah meyakini bahwa percepatan investasi berkelanjutan akan membantu mencapai target delapan persen. Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, menekankan bahwa transisi energi yang cepat dan terarah adalah kunci untuk memenuhi komitmen Indonesia dalam mengurangi suhu bumi.

Fabby mengusulkan beberapa langkah untuk mencapai transisi energi yang sukses, termasuk diversifikasi industri energi bersih, pembangunan infrastruktur hijau, dan inisiatif ekowisata yang ramah lingkungan. Ia juga menyerukan reformasi kebijakan untuk membuka peluang investasi di sektor energi terbarukan.

Terakhir, Fabby menegaskan bahwa transisi energi harus dilakukan secara adil dan inklusif untuk mengurangi kesenjangan ekonomi. Koordinator Riset Sosial Kebijakan dan Ekonomi IESR, Martha Jesica, menambahkan pentingnya kebijakan fiskal yang mendukung ekonomi rendah karbon, termasuk alokasi belanja untuk program energi terbarukan. (Sumber: KabarBursa.com/Dian Finka)

Tags: Ekonomi BerkelanjutanEkonomi HijauInvestasi Hijau

Firman Marlon

Next Post
Pencarian Jihad: Tim SAR Hadapi Terjangan Arus di Bendungan Benteng

Pencarian Jihad: Tim SAR Hadapi Terjangan Arus di Bendungan Benteng

Recommended.

Kunjungan Perdana Prabowo ke IKN Disebut Tegaskan Keberlanjutan Ibu Kota Baru

Kunjungan Perdana Prabowo ke IKN Disebut Tegaskan Keberlanjutan Ibu Kota Baru

13 Januari 2026
KabarIndonesia.ID

Presiden Perintahkan TNI dan Polri Kejar Anggota KKB

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

23 Oktober 2024
Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

13 Desember 2024
Ibu Rumah Tangga di Bekasi Bisa Punya Penghasilan, Caranya Bikin Onigiri dan Sushi yang Viral

Sandiaga Uno Dorong UMKM Bekasi Lewat Pelatihan Onigiri dan Sushi

9 November 2025
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Akhir Bulan di Angka Rp1.029.000 Per Gram

30 Desember 2023
Presiden Prabowo Lantik Ketua Harian dan Anggota Dewan Energi Nasional

Bahlil Lahadalia Jadi Ketua Harian, Ini Daftar Lengkap Dewan Energi Nasional

28 Januari 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version