Polri Diapresiasi atas Profesionalisme dalam Penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi

Saat ini Polri mengelola 672 unit SPPG Polri di seluruh Indonesia

KabarIndonesia.id — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai siap dan profesional dalam menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, Polri telah mengelola 672 unit SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan target pengelolaan mencapai 1.000 hingga 1.500 unit ke depan.

Semua dapur SPPG Polri telah dilengkapi dengan Standar Operasional dan Prosedur (SOP) sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN). Selain itu, setiap unit juga memiliki empat jenis uji laboratorium, yakni uji formalin, uji boraks, uji pewarna, dan uji biologi, guna memastikan keamanan bahan pangan yang disajikan.

“Pengalaman Polri dalam menyelenggarakan sejumlah layanan publik membuat Polri memiliki kesiapan yang cukup dalam penyelenggaraan SPPG ini,” ujar Analis Intelijen dan Keamanan, Ngasiman Djoyonegoro, dalam keterangannya, Sabtu (25/10/2025).

Simon, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa penerapan SOP dan sistem uji laboratorium menjamin setiap paket makanan yang diproduksi SPPG Polri aman dikonsumsi dan memenuhi standar gizi. Ia menilai pengalaman Polri dalam berbagai bidang pelayanan publik—mulai dari SIM, STNK, patroli keamanan, hingga tanggap bencana—membentuk karakter kelembagaan yang matang dan responsif terhadap risiko di lapangan.

“Polri terlihat memahami dan memperhitungkan berbagai risiko dan dampak yang mungkin muncul di lapangan sehingga dapat diantisipasi dengan baik sesuai ketentuan BGN,” ujarnya.

Lebih lanjut, Simon mengusulkan agar BGN menjadikan tata kelola SPPG Polri sebagai tolok ukur (benchmarking) dalam penyelenggaraan gizi nasional. “Saya mengusulkan agar tata kelola SPPG Polri dapat dijadikan salah satu acuan terbaik untuk penyelenggaraan SPPG yang akan datang. Ini semua untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik negara kepada masyarakatnya,” katanya.

Keberadaan SOP yang ketat serta fasilitas uji laboratorium di setiap SPPG Polri menjadi bukti profesionalisme, kepedulian, dan pengabdian Polri kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu mendukung pembangunan generasi unggul sebagai pilar utama menuju Indonesia Emas 2045.

Exit mobile version