Nadiem Makarim Ditetapkan Tersangka dan Diperiksa 10 Jam di Kejagung Terkait Kasus Chromebook

Penetapan Tersangka Nadiem Makarim Diprotes, Kuasa Hukum Klaim Ada Cacat Hukum

KabarIndonesia.id — Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menjalani pemeriksaan maraton oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Senin (13/10/2025). Ia diperiksa terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek.

Nadiem tiba di Gedung Bundar Jampidsus sekitar pukul 11.30 WIB dan baru keluar pukul 22.02 WIB, setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 10 jam. Saat keluar, ia terlihat mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda bernomor 18 dan tangannya diborgol.

Meski dalam pengawalan ketat, Nadiem sempat menyampaikan pernyataan singkat kepada wartawan. Ia mengatakan bahwa proses pemeriksaan berjalan lancar dan optimistis kebenaran akan terungkap.

“Alhamdulillah lancar proses pemeriksaan hari ini. Saya yakin dalam kurun waktu ini kebenaran akan terbuka,” kata Nadiem kepada awak media.

Pendiri Gojek itu juga menyampaikan rasa terima kasih dan memohon doa agar proses hukum yang menjeratnya bisa segera selesai. “Saya ucapkan terima kasih atas mohon dukungannya dan mohon doa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan bahwa Nadiem diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka. “Dia diperiksa sebagai tersangka, tentunya pendalaman dari pemeriksaan-pemeriksaan sebelumnya,” ujar Anang.

Namun, Anang enggan membeberkan detail materi pemeriksaan maupun aliran dana dalam kasus tersebut. “Saya kurang tahu pasti, itu sudah menjadi materi penyidikan yang akan didalami oleh penyidik,” katanya.

Kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek ini sebelumnya mencuat setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan indikasi penyimpangan dalam proses pengadaan perangkat tersebut, yang disebut merugikan keuangan negara dalam jumlah signifikan.

Exit mobile version