Menkeu Purbaya Luncurkan Kanal “Lapor Pak Purbaya” untuk Aduan Pajak dan Bea Cukai via WhatsApp

purbaya yudhi sadewa

KabarIndonesia.id — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meluncurkan kanal pengaduan masyarakat berbasis layanan pesan instan WhatsApp untuk menampung laporan, keluhan, dan aspirasi publik terkait permasalahan pajak serta bea cukai. Kanal ini diberi nama “Lapor Pak Purbaya” dan dapat diakses langsung melalui nomor 0822-4040-6600.

Inisiatif tersebut, kata Purbaya, merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap institusi keuangan negara. “Komplain masalah khusus bea cukai dan pajak bisa Lapor Pak Purbaya nomornya 0822-4040-6600,” ujar Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/10/2025).

Layanan ini memungkinkan masyarakat di seluruh Indonesia untuk melaporkan langsung dugaan pelanggaran, penyalahgunaan wewenang, atau ketidakprofesionalan pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

“Ini buat publik yang punya keluhan terhadap masalah pajak atau pegawai pajak atau pegawai bea cukai yang ngaco, yang menurut mereka ngaco, atau masalah pajak apa pun,” jelasnya.

Dikelola Tim Khusus dan Melalui Proses Verifikasi

Menurut Purbaya, layanan ini dikelola oleh tim khusus di bawah koordinasinya langsung. Tim tersebut bertugas memantau pesan yang masuk, melakukan verifikasi, dan menentukan tindak lanjut terhadap laporan yang valid.

“Staf saya sudah ada yang standby, tapi nggak langsung jawab. Kita kumpulin dulu, kita sortir, dan pilih mana yang bisa ditindaklanjuti,” kata Purbaya.

Setiap laporan akan menerima balasan otomatis sebagai tanda bahwa pesan telah diterima. Selanjutnya, tim akan melakukan verifikasi dan validasi sebelum mengambil langkah lanjutan. “Tentu pasti dia akan divalidasi dulu kan, benar nggak nih? Atau cuma bikin capek saya aja. Begitu divalidasi oke, kita akan follow-up,” ujarnya.

Komitmen Bersih dan Tegas

Purbaya menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh aparatur Kementerian Keuangan, termasuk pegawai pajak dan bea cukai.

“Kita lihat apa masalahnya. Kalau petugasnya yang salah, kita sikat petugasnya. Kalau yang lapor yang salah, kita hajar yang lapornya,” tegasnya.

Respons Cepat dari Sistem

Uji coba yang dilakukan oleh sejumlah media, termasuk SINDOnews, menunjukkan bahwa sistem pengaduan tersebut merespons cepat. Ketika pesan “Selamat sore” dikirim, sistem langsung membalas secara otomatis:

“Makasih ya… Tolong tulis nama lengkap dan emailmu, serta keluhan/masukan/masalahmu tentang pajak atau bea cukai.”

Purbaya berharap, kanal “Lapor Pak Purbaya” ini dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dan pemerintah, sekaligus memperkuat budaya pelayanan publik yang transparan dan berintegritas.

“Kalau kita ingin membangun sistem yang bersih, maka rakyat juga harus punya akses langsung untuk melapor dan mengawasi. Itu yang saya ingin wujudkan,” pungkasnya.

Exit mobile version